وَشَرَوْهُ بِثَمَنٍ بَخْسٍ دَرَاهِمَ مَعْدُودَةٍ وَكَانُوا فِيهِ مِنَ الزَّاهِدِينَ

Dan mereka menjualnya dengan harga yang murah, beberapa dirham saja; dan mereka termasuk orang-orang yang tidak tertarik kepadanya.

Terjemahan bertahap (12 jeda)

  1. وَwa-dan
  2. شَرَوْهُsyarawhumereka menjualnya
  3. بِbi-dengan
  4. ثَمَنٍtsamaninharga
  5. بَخْسٍbakhsinyang murah
  6. دَرَاهِمَdaraahimadirham
  7. مَعْدُودَةٍma'duudatinyang sedikit terhitung
  8. وَwa-dan
  9. كَانُواkaanuumereka adalah
  10. فِيهِfiihiterhadapnya
  11. مِنَminatermasuk
  12. الزَّاهِدِينَaz-zaahidiinaorang-orang yang tidak tertarik

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. وَشَرَوْهُwa-syarawhudan mereka menjualnya
  2. بِثَمَنٍbi-tsamanindengan harga
  3. بَخْسٍbakhsinyang murah
  4. دَرَاهِمَdaraahimadirham
  5. مَعْدُودَةٍma'duudatinyang terhitung
  6. وَكَانُواwa-kaanuudan mereka selalu
  7. فِيهِfiihidi dalamnya
  8. مِنَminadari
  9. الزَّاهِدِينَaz-zaahidiinaorang-orang yang tidak tertarik

Inti bacaan

Detail yang ironis: Yusuf dijual dengan 'harga murah' dan penjualnya 'tidak tertarik kepadanya', nilai sesungguhnya seseorang/sesuatu sering sangat berbeda dari nilai yang diberikan orang lain yang tidak mengenali nilainya. Konkretnya: nilai sejati seseorang atau sesuatu tidak selalu dikenali oleh pihak yang kebetulan memilikinya saat itu, penilaian pasar/orang lain terhadap nilai seseorang tidak selalu mencerminkan nilai sesungguhnya, sebuah pengingat untuk tidak mengukur harga diri semata dari bagaimana orang lain menilai.

Penjelasan pilihan kata

Kata 'yang tidak tertarik' (zaahidiin) berasal dari akar yang sama dengan konsep zuhud: sikap melepaskan diri dari keinginan terhadap sesuatu. Di sini dipakai secara ironis: sikap yang biasanya dipuji sebagai kebajikan justru menandai kegagalan mengenali nilai sesungguhnya dari apa yang mereka jual.

Tafsiran

Ayat penutup babak pertama ini menandai betapa rendahnya Yusuf dinilai oleh mereka yang kebetulan memilikinya saat itu: dijual murah oleh orang-orang yang bahkan tidak berminat mempertahankannya. Kontras ini akan terbalik total pada bagian akhir surah, ketika Yusuf memegang kedudukan tertinggi di Mesir.

Renungan dan Hikmah

  • Nilai sejati seseorang atau sesuatu tidak selalu dikenali oleh pihak yang kebetulan memilikinya pada suatu waktu, harga murah dan ketidaktertarikan penjual bukan cerminan nilai sesungguhnya dari apa yang diperjualbelikan, melainkan cerminan keterbatasan pandangan penjual itu sendiri.
  • Penilaian rendah terhadap Yusuf di titik ini, dijual murah, tak diminati; membingkai keseluruhan arc kisah menuju bagian pertengahan surah, ketika penguasa Mesir sendiri akan mengenali dan mengangkatnya ke kedudukan tertinggi. Jarak antara kedua titik ini adalah inti dramatis Surah Yusuf.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar sh-r-y, ts-m-n, b-kh-s, d-r-h-m, '-d-d, k-w-n, z-h-d): sharaw diterjemahkan 'menjual' (akar sh-r-y); thaman bakhs diterjemahkan 'harga murah' (akar b-kh-s); zaahidiin diterjemahkan 'yang tidak tertarik (zuhud)' (akar z-h-d). footnote-marker dibuang.