وَقَالَ الَّذِي اشْتَرَاهُ مِنْ مِصْرَ لِامْرَأَتِهِ أَكْرِمِي مَثْوَاهُ عَسَىٰ أَنْ يَنْفَعَنَا أَوْ نَتَّخِذَهُ وَلَدًا ۚ وَكَذَٰلِكَ مَكَّنَّا لِيُوسُفَ فِي الْأَرْضِ وَلِنُعَلِّمَهُ مِنْ تَأْوِيلِ الْأَحَادِيثِ ۚ وَاللَّهُ غَالِبٌ عَلَىٰ أَمْرِهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
Orang Mesir yang membelinya berkata kepada istrinya, “Muliakanlah tempat tinggalnya, semoga dia bermanfaat bagi kami atau kami menjadikannya anak.” Demikianlah Kami meneguhkan kedudukan Yusuf di bumi, dan agar Kami mengajarkan kepadanya sebagian dari takwil tuturan. Allah berkuasa penuh atas urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
Terjemahan bertahap (43 jeda)
- وَwa-dan
- قَالَqaalaberkata
- الَّذِيalladziiyang
- اشْتَرَاهُisytaraahumembelinya
- مِنْmindari
- مِصْرَMishraMesir
- لِli-kepada
- امْرَأَتِimra'atiistri
- هِ-hi-nya
- أَكْرِمِيakrimiimuliakanlah
- مَثْوَاهُmatswaahutempat tinggalnya
- عَسَىٰ'asaasemoga
- أَنْanbahwa
- يَنْفَعَنَاyanfa'anaadia bermanfaat bagi kami
- أَوْawatau
- نَتَّخِذَهُnattakhidzahukami menjadikannya
- وَلَدًاwaladananak
- وَwa-dan
- كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
- مَكَّنَّاmakkannaaKami meneguhkan kedudukan
- لِli-bagi
- يُوسُفَYuusufaYusuf
- فِيfiidi
- الْal-–
- أَرْضِardhibumi
- وَwa-dan
- لِli-agar
- نُعَلِّمَهُnu'allimahuKami mengajarkan kepadanya
- مِنْminsebagian dari
- تَأْوِيلِta'wiilitakwil
- الْal-–
- أَحَادِيثِahaadiitsituturan
- وَwa-dan
- اللَّهُAllaahuAllah
- غَالِبٌghaalibunberkuasa penuh
- عَلَىٰ'alaaatas
- أَمْرِهِamrihiurusan-Nya
- وَwa-dan
- لَٰكِنَّlaakinnatetapi
- أَكْثَرَaktsarakebanyakan
- النَّاسِan-naasimanusia
- لَاlaatidak
- يَعْلَمُونَya'lamuunamereka mengetahui
Terjemahan per kata (32 kata)
- وَقَالَwa-qaaladan berkata
- الَّذِيalladziiyang
- اشْتَرَاهُisytaraahumembelinya
- مِنْmindari
- مِصْرَMishraMesir
- لِامْرَأَتِهِli-imra'atihikepada istrinya
- أَكْرِمِيakrimiimuliakanlah
- مَثْوَاهُmatswaahutempat tinggalnya
- عَسَىٰ'asaaboleh jadi
- أَنْanbahwa
- يَنْفَعَنَاyanfa'anaabermanfaat bagi kami
- أَوْawatau
- نَتَّخِذَهُnattakhidzahukami menjadikannya
- وَلَدًاwaladananak
- وَكَذَٰلِكَwa-ka-dzaalikadan demikianlah
- مَكَّنَّاmakkannaaKami meneguhkan
- لِيُوسُفَli-Yuusufakepada Yusuf
- فِيfiidi
- الْأَرْضِal-ardhibumi
- وَلِنُعَلِّمَهُwa-li-nu'allimahudan agar Kami mengajarinya
- مِنْmindari
- تَأْوِيلِta'wiilitakwil
- الْأَحَادِيثِal-ahaadiitsicerita
- وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
- غَالِبٌghaalibunyang menang
- عَلَىٰ'alaaatas
- أَمْرِهِamrihiurusan-Nya
- وَلَٰكِنَّwa-laakinnatetapi
- أَكْثَرَaktsarakebanyakan
- النَّاسِan-naasimanusia
- لَاlaatidak
- يَعْلَمُونَya'lamuunamengetahui
Inti bacaan
Kebaikan yang ditunjukkan kepada Yusuf (diberi tempat dan perlakuan yang baik) meski asal-usulnya tidak diketahui, keramahan yang diberikan terlepas dari status sosial yang belum jelas. Konkretnya: memperlakukan orang lain dengan baik terlepas dari status atau asal-usul mereka yang belum jelas (bukan menunggu memastikan 'kelayakan' mereka terlebih dahulu) adalah kebaikan yang bisa membawa hasil baik yang tidak terduga di kemudian hari.
Penjelasan pilihan kata
Kata 'muliakanlah' (akrimii) memakai akar yang sama dengan 'mulia' (kariim) yang muncul lagi di 12:31 menggambarkan Yusuf sendiri: pembeli ini, tanpa mengetahui apa pun tentang asal-usul Yusuf, sudah memerintahkan dia diperlakukan mulia. 'Tempat tinggal' (matswaa) adalah kata yang sama yang dipakai Yusuf sendiri di 12:23 untuk menyebut bagaimana dia diperlakukan di rumah itu: dipertahankan konsisten di kedua ayat. Tentang 'tuturan' (bukan 'mimpi'), lihat penjelasan lengkap di 12:6: konvensi yang sama berlaku persis di sini.
Tafsiran
Ayat ini melompat dari penjualan Yusuf langsung ke penempatannya di rumah seorang pembesar Mesir, melewati detail transaksi. Dua hal ditetapkan sekaligus: kedudukan Yusuf di negeri itu, dan janji kemampuan menafsirkan tuturan yang sudah disebut di 12:6; keduanya baru akan terbukti manfaatnya bertahun-tahun kemudian. Frasa penutup, 'kebanyakan manusia tidak mengetahui', menandai jarak antara rencana Allah yang sedang bekerja dan apa yang tampak oleh mata manusia biasa: penjualan seorang anak sebagai budak, dilihat dari luar, tidak menunjukkan tanda apa pun bahwa itu adalah awal dari kedudukan tinggi.
Renungan dan Hikmah
- Perintah memuliakan Yusuf datang dari orang yang sama sekali tidak tahu masa depannya, kebaikan yang diberikan di sini bukan investasi sadar, melainkan kebiasaan baik yang kebetulan jatuh pada orang yang tepat. Pola ini mengulang 12:8-20: kebaikan dan kejahatan kecil yang tampak biasa saja ternyata punya konsekuensi jangka panjang yang tidak diduga pelakunya sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; orang-kedua ayat ini murni 2MS/2FS, '-mu/engkau' terjemahan lain SAH. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras). ilm=pengetahuan (kata serapan 'ilmu'); a'lam=elatif; allama=kausatif 'mengajar'.