وَلَمَّا بَلَغَ أَشُدَّهُ آتَيْنَاهُ حُكْمًا وَعِلْمًا ۚ وَكَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ

Ketika dia mencapai usia kematangannya, Kami berikan kepadanya kebijaksanaan dan ilmu. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

Terjemahan bertahap (15 jeda)

  1. وَwa-dan
  2. لَمَّاlammaaketika
  3. بَلَغَbalaghadia mencapai
  4. أَشُدَّasyuddausia kematangan
  5. هُ-hu-nya
  6. آتَيْنَاaataynaaKami memberikan
  7. هُ-hukepadanya
  8. حُكْمًاhukmankebijaksanaan
  9. وَwa-dan
  10. عِلْمًا'ilmanilmu
  11. وَwa-dan
  12. كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
  13. نَجْزِيnajziiKami memberi balasan
  14. الْal-
  15. مُحْسِنِينَmuhsiniinaorang-orang yang berbuat baik

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. وَلَمَّاwa-lammaadan ketika
  2. بَلَغَbalaghamencapai
  3. أَشُدَّهُasyuddahukedewasaannya
  4. آتَيْنَاهُaataynaahuKami memberinya
  5. حُكْمًاhukmanhikmah
  6. وَعِلْمًاwa-'ilmandan pengetahuan
  7. وَكَذَٰلِكَwa-ka-dzaalikadan demikianlah
  8. نَجْزِيnajziiKami membalas
  9. الْمُحْسِنِينَl-muhsiniinaorang-orang yang berbuat kebaikan

Inti bacaan

Kematangan (kedewasaan) dipasangkan dengan pemberian kebijaksanaan dan ilmu, sebuah pola perkembangan yang menghubungkan usia/pengalaman dengan pemberian kapasitas yang lebih besar, ditutup prinsip 'Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik'.

Penjelasan pilihan kata

Kata yang di sini diterjemahkan 'kebijaksanaan' (hukm) satu akar dengan kata untuk memutuskan perkara atau menjatuhkan putusan: makna dasarnya adalah kapasitas menilai dan memutuskan dengan tepat. Di ayat ini ia dipasangkan dengan 'ilmu' sebagai dua kapasitas pribadi yang diberikan bersamaan, bukan sebagai putusan hukum atas suatu perkara tertentu: karena itu dipilih 'kebijaksanaan', bukan 'putusan', untuk pemakaian khusus ini. Ayat-ayat lain yang memakai akar yang sama dalam konteks memutuskan perkara akan memakai kata yang berbeda sesuai konteksnya.

Tafsiran

Ayat ini menandai lompatan waktu: dari bocah yang dibeli sebagai budak ke seorang dewasa yang sudah diberi kebijaksanaan dan ilmu. Urutannya penting: kapasitas ini diberikan pada titik kematangan usia, sebelum ujian godaan besar yang akan menyusul di ayat berikutnya, bukan sebagai upah setelah dia berhasil melewatinya. Ini bukan hadiah atas kebajikan yang sudah terbukti, melainkan bekal yang diberikan lebih dulu untuk kebajikan yang akan datang.

Renungan dan Hikmah

  • Kebijaksanaan dan ilmu Yusuf diberikan sebelum, bukan sesudah, ujian moral terbesarnya; pembacaan yang menempatkan kapasitas batin sebagai bekal menghadapi godaan, bukan sekadar ganjaran setelah lulus dari godaan itu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

hukm utk Yusuf, terjemahan lain 'kearifan' (belahan hukm ke-4); pemakaian diteruskan + didokumentasikan (sub-putusan hukm menunggu). Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU terjemahan: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. hukm = pemakaian diteruskan terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:5712:4012:67 tiga terjemahan).