وَرَاوَدَتْهُ الَّتِي هُوَ فِي بَيْتِهَا عَنْ نَفْسِهِ وَغَلَّقَتِ الْأَبْوَابَ وَقَالَتْ هَيْتَ لَكَ ۚ قَالَ مَعَاذَ اللَّهِ ۖ إِنَّهُ رَبِّي أَحْسَنَ مَثْوَايَ ۖ إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الظَّالِمُونَ
Perempuan yang dia tinggal di rumahnya menggodanya, dan menutup rapat pintu-pintu, dan berkata, “Marilah kepadaku.” Yusuf berkata, “Aku berlindung kepada Allah; sesungguhnya dia, tuanku, telah berbuat baik atas tempat tinggalku; sesungguhnya orang-orang zalim tidak beruntung.”
Terjemahan bertahap (33 jeda)
- وَwa-dan
- رَاوَدَتْraawadatmenggoda
- هُ-hu-nya
- الَّتِيallatiiyang
- هُوَhuwadia
- فِيfiidi
- بَيْتِbaytirumah
- هَا-haa-nya
- عَنْandari
- نَفْسِnafsidiri
- هِ-hi-nya
- وَwa-dan
- غَلَّقَتِghallaqatidia menutup rapat
- الْal-–
- أَبْوَابَabwaabapintu-pintu
- وَwa-dan
- قَالَتْqaalatdia berkata
- هَيْتَhaytamarilah
- لَكَlakakepadamu
- قَالَqaaladia berkata
- مَعَاذَma'aadzaaku berlindung
- اللَّهِAllaahikepada Allah
- إِنَّinnasesungguhnya
- هُ-hudia
- رَبِّيrabbiituanku
- أَحْسَنَahsanatelah berbuat baik atas
- مَثْوَايَmatswaayatempat tinggalku
- إِنَّinnasesungguhnya
- هُ-hu–
- لَاlaatidak
- يُفْلِحُyuflihuberuntung
- الْal-–
- ظَّالِمُونَzhaalimuunaorang-orang zalim
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar r-w-d, b-y-t, n-f-s, gh-l-q, b-w-b, q-w-l, h-y-t, '-w-dz, a-l-h, r-b-b, h-s-n, ts-w-y, f-l-h, zh-l-m): raawadat diterjemahkan 'menggoda (membujuk)' (akar r-w-d); ghallaqat diterjemahkan 'menutup rapat' (akar gh-l-q); ma'aadha llaah diterjemahkan 'aku berlindung kepada Allah' (akar '-w-dz); rabbii diterjemahkan 'tuanku' (akar r-b-b, di sini rabb=majikan/tuan rumah); ahsana mathwaay diterjemahkan 'memperlakukanku dengan baik' (akar h-s-n + akar ts-w-y). gloss '(suamimu)' dibuang.
Aplikasi
Penolakan Yusuf terhadap godaan besar berlandaskan dua hal: loyalitas relasional ('dia tuanku, telah memperlakukanku dengan baik') dan prinsip moral yang lebih besar ('orang-orang zalim tidak beruntung'). Konkretnya: menahan diri dari godaan besar lebih kokoh saat dilandasi dua fondasi sekaligus, kesetiaan terhadap hubungan kepercayaan yang sudah dibangun DAN prinsip moral yang lebih luas, mengandalkan hanya satu dari keduanya sering kurang cukup menghadapi tekanan yang sangat kuat.