وَلَقَدْ هَمَّتْ بِهِ ۖ وَهَمَّ بِهَا لَوْلَا أَنْ رَأَىٰ بُرْهَانَ رَبِّهِ ۚ كَذَٰلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاءَ ۚ إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ
Sungguh, perempuan itu berkehendak kepadanya, dan Yusuf pun berkehendak kepadanya, sekiranya dia tidak melihat dalil dari Tuhannya. Demikianlah, agar Kami memalingkan darinya keburukan dan kekejian. Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih.
Terjemahan bertahap (29 jeda)
- وَwa-dan
- لَla-sungguh
- قَدْqadtelah
- هَمَّتْhammatdia berkehendak
- بِهِbihikepadanya
- وَwa-dan
- هَمَّhammadia berkehendak
- بِهَاbihaakepadanya
- لَوْلَاlawlaasekiranya tidak
- أَنْanbahwa
- رَأَىٰra'aadia melihat
- بُرْهَانَburhaanadalil
- رَبِّهِrabbihiTuhannya
- كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
- لِli-agar
- نَصْرِفَnashrifaKami memalingkan
- عَنْهُ'anhudarinya
- الal-–
- سُّوءَsuu'akeburukan
- وَwa-dan
- الْal-–
- فَحْشَاءَfahsyaa'akekejian
- إِنَّinnasesungguhnya
- هُ-hudia
- مِنْmintermasuk
- عِبَادِ'ibaadihamba-hamba
- نَا-naaKami
- الْal-–
- مُخْلَصِينَal-mukhlashiinayang terpilih
Terjemahan per kata (19 kata)
- وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
- هَمَّتْhammatbertekad
- بِهِbihipadanya
- وَهَمَّwa-hammadan bertekad
- بِهَاbihaakepadanya
- لَوْلَاlawlaamengapa tidak
- أَنْanbahwa
- رَأَىٰra'aamelihat
- بُرْهَانَburhaanabukti
- رَبِّهِrabbihiTuhannya
- كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
- لِنَصْرِفَli-nashrifaagar Kami memalingkan
- عَنْهُ'anhudarinya
- السُّوءَs-suu'akeburukan
- وَالْفَحْشَاءَwa-al-fahsyaa'adan perbuatan keji
- إِنَّهُinnahusesungguhnya ia
- مِنْmindari
- عِبَادِنَا'ibaadinaahamba-hamba Kami
- الْمُخْلَصِينَl-mukhlashiinayang dimurnikan
Inti bacaan
Momen krusial: kejernihan pikiran ('burhan Tuhannya', bukti terang, istilah kunci yang sama dengan prinsip dasar 'haatuu burhaanakum' proyek ini) menjadi yang menyelamatkannya dari tergelincir dalam godaan luar biasa besar. Konkretnya: dalam momen tergoda oleh sesuatu yang sangat kuat, kejernihan berpikir dan mengingat kembali bukti/prinsip yang sudah diyakini (bukan sekadar mengandalkan kekuatan kemauan semata) adalah yang benar-benar menyelamatkan dari tergelincir, melatih diri mengingat kembali dasar keyakinan di momen-momen genting adalah pertahanan yang lebih kuat daripada sekadar niat baik.
Penjelasan pilihan kata
Kata 'berkehendak' (hamma) mencakup rentang dari sekadar niat/kecenderungan sampai hasrat yang kuat: dipilih kata yang lebih netral karena kata Arabnya sendiri tidak menentukan seberapa jauh kecenderungan itu berkembang, hanya bahwa keduanya sama-sama mengalaminya sebelum peristiwa berikutnya menghentikannya. 'Bukti nyata' (burhaan) bukan sekadar bukti biasa: kata Arabnya secara khusus menandai bukti yang terang-benderang dan tak berselubung, beda dari bukti yang lemah atau samar-samar. Yang menghentikan Yusuf pada momen paling genting bukan sekadar keraguan atau rasa takut, melainkan sesuatu yang dilihatnya sebagai bukti yang jelas dan meyakinkan.
Tafsiran
Ini titik paling genting dalam seluruh babak godaan: ayat mengakui secara terbuka bahwa Yusuf pun mengalami semacam kecenderungan, tidak digambarkan sebagai sosok yang sama sekali tidak tergoda. Yang menyelamatkannya bukan ketiadaan godaan, melainkan sesuatu yang dilihatnya: dalil dari Tuhannya, yang membuatnya berpaling. Ayat ini menolak dua gambaran ekstrem sekaligus: Yusuf bukan manusia tanpa hasrat, dan godaan bukan sesuatu yang bisa dikalahkan tanpa sandaran apa pun di luar diri sendiri.
Renungan dan Hikmah
- Ayat ini tidak menggambarkan Yusuf sebagai sosok yang secara ajaib tak tersentuh godaan, kecenderungannya sendiri diakui secara terbuka. Ketahanan moral di sini bukan soal tidak pernah tergoda, melainkan punya sesuatu yang mampu menghentikan langkah sebelum kecenderungan itu berubah jadi tindakan.
- Dalam momen tergoda oleh sesuatu yang sangat kuat, yang menyelamatkan bukan kekuatan kehendak semata, melainkan mengingat kembali sesuatu yang sudah diyakini sebagai bukti dan pegangan; sebuah rujukan di luar dorongan sesaat itu sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar h-m-m, r-a-y, b-r-h-n, r-b-b, s-r-f, s-w-a, f-h-sh, '-b-d, kh-l-s): hammat/hamma diterjemahkan 'berkehendak (berhasrat)' (akar h-m-m); burhaana rabbih diterjemahkan 'burhan (bukti terang) Tuhannya', akar b-r-h-n (putaran BRHN; akar judul proyek haatuu burhaanakum, Yusuf melihat burhan Tuhannya); nasrifa diterjemahkan 'memalingkan' (akar s-r-f); mukhlasiin diterjemahkan 'yang terpilih (dimurnikan)' (akar kh-l-s). footnote-marker dibuang.