وَاسْتَبَقَا الْبَابَ وَقَدَّتْ قَمِيصَهُ مِنْ دُبُرٍ وَأَلْفَيَا سَيِّدَهَا لَدَى الْبَابِ ۚ قَالَتْ مَا جَزَاءُ مَنْ أَرَادَ بِأَهْلِكَ سُوءًا إِلَّا أَنْ يُسْجَنَ أَوْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Dan keduanya berlomba ke pintu, dan perempuan itu merobek bajunya dari belakang, dan keduanya mendapati tuannya di depan pintu. Perempuan itu berkata, “Apakah balasan bagi orang yang bermaksud buruk terhadap keluargamu, selain dipenjarakan atau azab yang pedih?”
Terjemahan bertahap (29 jeda)
- وَwa-dan
- اسْتَبَقَاistabaqaakeduanya berlomba
- الْبَابَal-baabapintu
- وَwa-dan
- قَدَّتْqaddatdia merobek
- قَمِيصَqamiishabaju
- هُ-hu-nya
- مِنْmindari
- دُبُرٍduburinbelakang
- وَwa-dan
- أَلْفَيَاalfayaakeduanya mendapati
- سَيِّدَsayyidatuan
- هَا-haa-nya
- لَدَىladaadi
- الْبَابِal-baabipintu
- قَالَتْqaalatdia berkata
- مَاmaaapakah
- جَزَاءُjazaa'ubalasan
- مَنْmanorang yang
- أَرَادَaraadabermaksud
- بِأَهْلِbi-ahliterhadap keluarga
- كَ-ka-mu
- سُوءًاsuu'ankeburukan
- إِلَّاillaaselain
- أَنْanbahwa
- يُسْجَنَyusjanadia dipenjarakan
- أَوْawatau
- عَذَابٌ'adzaabunazab
- أَلِيمٌaliimunpedih
Terjemahan per kata (23 kata)
- وَاسْتَبَقَاwa-istabaqaadan keduanya berlomba
- الْبَابَal-baabapintu gerbang
- وَقَدَّتْwa-qaddatdan ia mengoyak
- قَمِيصَهُqamiishahubajunya
- مِنْmindari
- دُبُرٍduburinbelakang
- وَأَلْفَيَاwa-alfayaadan keduanya mendapati
- سَيِّدَهَاsayyidahaasuaminya
- لَدَىladaadi sisi
- الْبَابِal-baabipintu
- قَالَتْqaalatia berkata
- مَاmaaapa yang
- جَزَاءُjazaa'ubalasan
- مَنْmanorang yang
- أَرَادَaraadamaksudkan
- بِأَهْلِكَbi-ahlikadengan keluargamu
- سُوءًاsuu'ankeburukan
- إِلَّاillaakecuali
- أَنْanbahwa
- يُسْجَنَyusjanadipenjarakan
- أَوْawatau
- عَذَابٌ'adzaabunazab
- أَلِيمٌaliimunyang pedih
Inti bacaan
Bukti fisik yang objektif (posisi robekan baju) diusulkan sebagai cara menentukan kebenaran, pendekatan berbasis bukti untuk menyelesaikan tuduhan yang saling bertentangan, bukan sekadar mempercayai klaim siapa yang lebih meyakinkan.
Penjelasan pilihan kata
'Tuannya' (sayyid) di sini adalah kata yang berbeda dari 'tuanku' (rabb) di ayat sebelumnya, meski keduanya sama-sama merujuk pada suami perempuan itu: bahasa Arab punya lebih dari satu kata untuk kedudukan kepala rumah tangga, dan dua-duanya wajar diterjemahkan 'tuan' dalam bahasa Indonesia tanpa kehilangan makna penting apa pun di sini, karena teks sendiri tidak menekankan perbedaan antara keduanya di titik ini.
Tafsiran
Perempuan itu berbicara lebih dulu begitu suaminya muncul, mengajukan pertanyaan retoris yang seolah-olah menuntut keadilan, padahal dialah pihak yang bersalah. Kecepatan dan keberanian tuduhan balik ini adalah bagian dari taktik: mendahului momen di mana kebenaran sebenarnya bisa terungkap.
Renungan dan Hikmah
- Orang yang menuduh lebih dulu dan lebih lantang tidak otomatis menjadi pihak yang benar, kecepatan dan keyakinan sebuah tuduhan bukan bukti kebenarannya, sesuatu yang baru akan diuji lewat bukti fisik di ayat-ayat berikutnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar s-b-q, b-w-b, q-d-d, q-m-s, d-b-r, l-f-w, s-w-d, q-w-l, j-z-y, r-w-d, a-h-l, s-w-a, s-j-n, '-dz-b, a-l-m): istabaqaa diterjemahkan 'berlomba' (akar s-b-q); qaddat qamiisahu min dubur diterjemahkan 'menarik bajunya (koyak) dari belakang' (akar q-d-d + akar d-b-r); alfayaa diterjemahkan 'mendapati' (akar l-f-w); sayyid diterjemahkan 'tuan (suami)' (akar s-y-d); yusjana diterjemahkan 'dipenjarakan' (akar s-j-n). gloss '(Yusuf)/(hingga koyak)/(dihukum dengan)' dibuang.