فَلَمَّا رَأَىٰ قَمِيصَهُ قُدَّ مِنْ دُبُرٍ قَالَ إِنَّهُ مِنْ كَيْدِكُنَّ ۖ إِنَّ كَيْدَكُنَّ عَظِيمٌ
Maka ketika dia melihat bajunya robek dari belakang, dia berkata, “Sesungguhnya ini termasuk tipu daya kalian; sesungguhnya tipu daya kalian sungguh besar.”
Terjemahan bertahap (17 jeda)
- فَfa-maka
- لَمَّاlammaaketika
- رَأَىٰra'aadia melihat
- قَمِيصَهُqamiishahubajunya
- قُدَّquddarobek
- مِنْmindari
- دُبُرٍduburinbelakang
- قَالَqaaladia berkata
- إِنَّinnasesungguhnya
- هُ-huini
- مِنْmintermasuk
- كَيْدِkayditipu daya
- كُنَّ-kunnakalian
- إِنَّinnasesungguhnya
- كَيْدَkaydatipu daya
- كُنَّ-kunnakalian
- عَظِيمٌ'azhiimunbesar
Terjemahan per kata (13 kata)
- فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
- رَأَىٰra'aamelihat
- قَمِيصَهُqamiishahubajunya
- قُدَّquddakoyak
- مِنْmindari
- دُبُرٍduburinbelakang
- قَالَqaalaberkata
- إِنَّهُinnahusesungguhnya itu
- مِنْmindari
- كَيْدِكُنَّkaydikunnatipu daya kalian
- إِنَّinnasesungguhnya
- كَيْدَكُنَّkaydakunnatipu daya kalian
- عَظِيمٌ'azhiimunyang agung
Inti bacaan
Begitu bukti (robekan dari belakang) mengonfirmasi kebenaran, kesimpulan diterima langsung tanpa penyangkalan lebih lanjut, penerimaan terhadap bukti yang jelas, meski hasilnya mengungkap kesalahan pihak yang lebih berkuasa (istrinya).
Penjelasan pilihan kata
'Tipu daya' (kayd) di sini adalah kata yang sama dengan yang dipakai Ya'qub memperingatkan Yusuf soal saudara-saudaranya di 12:5, dan akan dipakai lagi di 12:33-34: dipertahankan konsisten di semua kemunculannya. Kata Arab azhiim mencakup rentang dari 'agung/mulia' (untuk sesuatu yang layak dihormati) sampai 'besar/dahsyat' dalam arti netral-cenderung-negatif (untuk sesuatu yang berskala besar tanpa unsur keluhuran): di sini dipilih 'besar' karena konteksnya menggambarkan sebuah tipu daya, bukan sesuatu yang dipuji.
Tafsiran
Begitu bukti fisik mengonfirmasi kebenaran (baju robek dari belakang, artinya Yusuf yang berusaha kabur), suami itu menerima kesimpulan itu tanpa menyangkalnya lebih jauh, meski itu berarti mengakui kesalahan pihak yang lebih dekat dan lebih berkuasa dalam rumah tangganya, istrinya sendiri. Tapi responsnya kemudian melompat dari satu peristiwa spesifik ('ini termasuk tipu daya kalian') ke generalisasi tentang perempuan secara umum ('tipu daya kalian sungguh besar'): lompatan dari satu data ke sebuah klaim umum yang jauh lebih luas dari yang dibenarkan oleh satu peristiwa ini saja.
Renungan dan Hikmah
- Kalimat 'tipu daya kalian sungguh besar' sering dibaca sebagai pernyataan umum Al-Qur'an tentang watak perempuan. Tapi ini adalah ucapan satu tokoh dalam kisah, dalam keadaan emosional setelah mendapati istrinya bersalah, sebuah generalisasi tergesa dari satu peristiwa, bukan pernyataan naratif atau ilahi yang berdiri di luar kisah. Membedakan siapa yang berbicara dari apa yang diafirmasi oleh keseluruhan teks adalah bagian penting dari membaca kisah dengan cermat.
- Menerima bukti yang jelas meski hasilnya mengungkap kesalahan pihak yang lebih dekat atau lebih berkuasa adalah bentuk integritas, tapi generalisasi yang lahir dari kemarahan sesaat setelah satu peristiwa buruk layak diwaspadai sebagai kesimpulan yang terlalu jauh melampaui buktinya sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.