فَلَمَّا سَمِعَتْ بِمَكْرِهِنَّ أَرْسَلَتْ إِلَيْهِنَّ وَأَعْتَدَتْ لَهُنَّ مُتَّكَأً وَآتَتْ كُلَّ وَاحِدَةٍ مِنْهُنَّ سِكِّينًا وَقَالَتِ اخْرُجْ عَلَيْهِنَّ ۖ فَلَمَّا رَأَيْنَهُ أَكْبَرْنَهُ وَقَطَّعْنَ أَيْدِيَهُنَّ وَقُلْنَ حَاشَ لِلَّهِ مَا هَٰذَا بَشَرًا إِنْ هَٰذَا إِلَّا مَلَكٌ كَرِيمٌ
Maka ketika dia mendengar tentang muslihat mereka, dia mengirim utusan kepada mereka, dan menyediakan bagi mereka tempat bersandar, dan memberikan kepada setiap orang dari mereka sebuah pisau, dan berkata, “Keluarlah kepada mereka.” Maka ketika mereka melihatnya, mereka takjub kepadanya, dan melukai tangan mereka sendiri, dan berkata, “Mahasuci Allah, ini bukanlah manusia; ini tidak lain kecuali malaikat yang mulia.”
Terjemahan bertahap (40 jeda)
- فَfa-maka
- لَمَّاlammaaketika
- سَمِعَتْsami'atdia mendengar
- بِمَكْرِbi-makritentang muslihat
- هِنَّ-hinnamereka
- أَرْسَلَتْarsalatdia mengirim utusan
- إِلَيْهِنَّilayhinnakepada mereka
- وَwa-dan
- أَعْتَدَتْa'tadatdia menyediakan
- لَهُنَّlahunnabagi mereka
- مُتَّكَأًmuttaka'antempat bersandar
- وَwa-dan
- آتَتْaatatdia memberikan
- كُلَّkullasetiap
- وَاحِدَةٍwaahidatinsatu orang
- مِنْهُنَّminhunnadari mereka
- سِكِّينًاsikkiinanpisau
- وَwa-dan
- قَالَتِqaalatidia berkata
- اخْرُجْukhrujkeluarlah
- عَلَيْهِنَّalayhinnakepada mereka
- فَfa-maka
- لَمَّاlammaaketika
- رَأَيْنَهُra'aynahumereka melihatnya
- أَكْبَرْنَهُakbarnahumereka takjub kepadanya
- وَwa-dan
- قَطَّعْنَqatta'namereka melukai
- أَيْدِيَهُنَّaydiyahunnatangan mereka
- وَwa-dan
- قُلْنَqulnamereka berkata
- حَاشَhaashamahasuci
- لِلَّهِli-llaahiAllah
- مَاmaabukanlah
- هَٰذَاhaadzaaini
- بَشَرًاbasharanmanusia
- إِنْintidak lain
- هَٰذَاhaadzaaini
- إِلَّاillaakecuali
- مَلَكٌmalakunmalaikat
- كَرِيمٌkariimunmulia
Catatan pilihan kata (ringkas)
ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: passthrough terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (probe 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (-amandemen: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = passthrough (cabang mata-hati didokumentasi). ⚠ Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. Lih.. of dariir'; glos ilahi: 'He who sees all things, both what are apparent and what are occult, WITHOUT ANY ORGAN'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.
Aplikasi
Skenario dramatis: wanita-wanita yang menggosip begitu terpesona oleh ketampanan Yusuf hingga tanpa sadar melukai tangan mereka sendiri, ilustrasi vivid tentang bagaimana stimulus yang kuat bisa benar-benar mengganggu kesadaran dan penilaian dasar seseorang. Konkretnya: pengalaman ini menunjukkan bahwa daya tarik atau godaan yang sangat kuat memang bisa secara nyata mengganggu penilaian dan kesadaran dasar seseorang (bukan sekadar dilebih-lebihkan), memahami hal ini membantu bersikap lebih realistis (bukan sinis) terhadap kesulitan menahan godaan besar, sambil tetap tidak membenarkan tindakan yang salah setelahnya.