قَالَتْ فَذَٰلِكُنَّ الَّذِي لُمْتُنَّنِي فِيهِ ۖ وَلَقَدْ رَاوَدْتُهُ عَنْ نَفْسِهِ فَاسْتَعْصَمَ ۖ وَلَئِنْ لَمْ يَفْعَلْ مَا آمُرُهُ لَيُسْجَنَنَّ وَلَيَكُونًا مِنَ الصَّاغِرِينَ

Istri al-Aziz berkata, “Itulah orang yang karenanya kalian mencelaku. Sungguh, aku telah menggodanya, tetapi Yusuf menjaga diri. Dan sungguh, jika dia tidak melakukan apa yang aku perintahkan kepadanya, pasti dia akan dipenjarakan dan termasuk orang-orang yang hina.”

Terjemahan bertahap (29 jeda)

  1. قَالَتْqaalatdia berkata
  2. فَfa-maka
  3. ذَٰلِكُنَّdzaalikunnaitulah
  4. الَّذِيalladziiorang yang
  5. لُمْتُنَّlumtunnakalian mencela
  6. نِي-niiaku
  7. فِيهِfiihikarenanya
  8. وَwa-dan
  9. لَla-sungguh
  10. قَدْqadtelah
  11. رَاوَدْتُهُraawadtuhuaku menggodanya
  12. عَنْ'andari
  13. نَفْسِهِnafsihidirinya
  14. فَfa-maka
  15. اسْتَعْصَمَista'shamadia menjaga diri
  16. وَwa-dan
  17. لَla-sungguh
  18. ئِنْinjika
  19. لَمْlamtidak
  20. يَفْعَلْyaf'aldia melakukan
  21. مَاmaaapa yang
  22. آمُرُهُaamuruhuaku perintahkan kepadanya
  23. لَla-pasti
  24. يُسْجَنَنَّyusjanannadia akan dipenjarakan
  25. وَwa-dan
  26. لَla-dan pasti
  27. يَكُونًاyakuunandia akan termasuk
  28. مِنَminadari
  29. الصَّاغِرِينَash-shaaghiriinaorang-orang yang hina

Terjemahan per kata (19 kata)

  1. قَالَتْqaalatia berkata
  2. فَذَٰلِكُنَّfa-dzaalikunnamaka itulah
  3. الَّذِيlladziiyang
  4. لُمْتُنَّنِيlumtunnaniikalian mencelaku
  5. فِيهِfiihikarenanya
  6. وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
  7. رَاوَدْتُهُraawadtuhuaku membujuknya
  8. عَنْ'andari
  9. نَفْسِهِnafsihidirinya
  10. فَاسْتَعْصَمَfa-ista'shamamaka ia menolak
  11. وَلَئِنْwa-la-indan sungguh jika
  12. لَمْlamtidak
  13. يَفْعَلْyaf'almelakukan
  14. مَاmaaapa yang
  15. آمُرُهُaamuruhuaku memerintahkannya
  16. لَيُسْجَنَنَّla-yusjanannasungguh dia akan dipenjarakan
  17. وَلَيَكُونًاwa-la-yakuunandan sungguh ia akan menjadi
  18. مِنَminadari
  19. الصَّاغِرِينَash-shaaghiriinaorang-orang yang hina

Inti bacaan

Pengakuan terbuka disertai ancaman: 'sungguh aku telah menggodanya, tetapi ia menjaga diri. jika ia tidak melakukan apa yang aku perintahkan, pasti ia dipenjarakan', kekuasaan digunakan untuk memaksa meski kebenaran/ketidakbersalahan sudah terbukti. Konkretnya: kekuasaan yang disalahgunakan untuk memaksa seseorang meski kebenaran sudah jelas terbukti menyingkap bagaimana ketidakadilan bisa berlanjut bukan karena kurangnya bukti, melainkan karena ketimpangan kekuasaan, mengenali pola ini penting untuk memahami bagaimana ketidakadilan struktural bisa bertahan meski faktanya sudah jelas.

Penjelasan pilihan kata

Perempuan ini mengulang kata kerja yang sama persis yang dipakai narator di 12:23 ('raawadtuhu', aku menggodanya): sebuah pengakuan terbuka tanpa menyangkal apa yang sebenarnya terjadi, berbeda dari tuduhan baliknya yang keliru di 12:25.

Tafsiran

Ayat ini berisi dua hal yang bertentangan dalam satu napas: pengakuan jujur dan terbuka bahwa dialah yang menggoda, sekaligus ancaman terang-terangan untuk memenjarakan Yusuf jika dia tidak tunduk pada apa yang diperintahkan. Kejujuran mengakui perbuatannya sendiri tidak diikuti kesediaan menerima akibatnya: ia justru memakai kekuasaannya untuk memaksakan hasil yang tidak bisa dicapai lewat godaan.

Renungan dan Hikmah

  • Ancaman penjara di sini terjadi setelah kebersalahannya sendiri sudah terbukti lewat bukti fisik di ayat-ayat sebelumnya, bukan sebelum, bukan karena keraguan. Ini bukan kisah tentang pembuktian yang belum selesai, melainkan tentang kekuasaan yang dipakai memaksa meski kebenaran sudah jelas, sebuah pola penyalahgunaan kekuasaan yang berbeda dari sekadar 'godaan yang gagal'.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, l-w-m, r-w-d, n-f-s, '-s-m, f-'-l, a-m-r, s-j-n, k-w-n, s-gh-r): lumtunnanii diterjemahkan 'kalian mencela aku' (akar l-w-m); raawadtuhu diterjemahkan 'menggodanya' (akar r-w-d); ista'sam diterjemahkan 'menjaga diri (berlindung)' (akar '-s-m, seakar aasim/ya'sim 5:67); yusjananna diterjemahkan 'dipenjarakan' (akar s-j-n); saaghiriin diterjemahkan 'orang-orang yang hina' (akar s-gh-r). gloss '(istri al-Aziz)/(aku tertarik)' dibuang.