فَاسْتَجَابَ لَهُ رَبُّهُ فَصَرَفَ عَنْهُ كَيْدَهُنَّ ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Maka Tuhannya memperkenankannya, lalu memalingkan darinya tipu daya mereka. Sesungguhnya Dialah Yang Mendengar, Sang Berilmu.

Terjemahan bertahap (12 jeda)

  1. فَfa-maka
  2. اسْتَجَابَistajaabamemperkenankan
  3. لَهُlahubaginya
  4. رَبُّهُrabbuhuTuhannya
  5. فَfa-lalu
  6. صَرَفَsharafamemalingkan
  7. عَنْهُ'anhudarinya
  8. كَيْدَهُنَّkaydahunnatipu daya mereka
  9. إِنَّهُinnahusesungguhnya Dia
  10. هُوَhuwaDialah
  11. السَّمِيعُas-samii'uYang Mendengar
  12. الْعَلِيمُal-'aliimuSang Berilmu

Terjemahan per kata (10 kata)

  1. فَاسْتَجَابَfa-stajaabamaka memperkenankan
  2. لَهُlahubaginya
  3. رَبُّهُrabbuhuTuhannya
  4. فَصَرَفَfa-sharafamaka Allah memalingkan
  5. عَنْهُ'anhudarinya
  6. كَيْدَهُنَّkaydahunnatipu daya mereka
  7. إِنَّهُinnahusesungguhnya
  8. هُوَhuwaDialah
  9. السَّمِيعُas-samii'uYang Mendengar
  10. الْعَلِيمُal-'aliimuSang Berilmu

Inti bacaan

Doa yang tulus dan jujur tentang keterbatasan diri dijawab, permohonan bantuan yang genuine, bukan klaim kemandirian penuh, mendapat respons yang nyata.

Penjelasan pilihan kata

'Memalingkan' dan 'tipu daya' di sini adalah jawaban langsung atas permohonan Yusuf sendiri di ayat sebelumnya: kata yang sama dipakai untuk permohonan dan pengabulannya. 'Yang Mendengar, Sang Berilmu' memakai bentuk makrifat, konsisten dengan cara kedua sifat ini diterjemahkan di ayat-ayat lain di seluruh terjemahan ini.

Tafsiran

Doa Yusuf yang jujur mengakui kerentanannya sendiri dijawab secara langsung, bukan setelah penundaan, bukan dengan syarat. Permohonan yang tulus tentang keterbatasan diri, bukan klaim kemandirian penuh, mendapat respons yang nyata.

Renungan dan Hikmah

  • Permohonan yang jujur mengakui kerentanan diri sendiri, bukan klaim mampu menghadapi segalanya sendirian, di sini yang mendapat jawaban, sebuah pola yang mengafirmasi kejujuran di ayat sebelumnya alih-alih menuntut tampilan kekuatan yang dibuat-buat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').