Ayat 12:41

يَا صَاحِبَيِ السِّجْنِ أَمَّا أَحَدُكُمَا فَيَسْقِي رَبَّهُ خَمْرًا ۖ وَأَمَّا الْآخَرُ فَيُصْلَبُ فَتَأْكُلُ الطَّيْرُ مِنْ رَأْسِهِ ۚ قُضِيَ الْأَمْرُ الَّذِي فِيهِ تَسْتَفْتِيَانِ

Wahai dua penghuni penjara, adapun salah satu dari kalian berdua, dia akan menuangkan anggur bagi tuannya. Dan adapun yang lain, dia akan disalib, lalu burung memakan dari kepalanya. Telah diputuskan perkara yang kalian berdua tanyakan tentangnya.”

Terjemahan bertahap (25 jeda)
  1. يَاyaawahai
  2. صَاحِبَيِsaahibayidua penghuni
  3. السِّجْنِas-sijnipenjara
  4. أَمَّاammaaadapun
  5. أَحَدُahadusalah satu
  6. كُمَا-kumaadari kalian berdua
  7. فَfa-maka
  8. يَسْقِيyasqiidia akan menuangkan minuman
  9. رَبَّهُrabbahubagi tuannya
  10. خَمْرًاkhamrananggur
  11. وَwa-dan
  12. أَمَّاammaaadapun
  13. الْآخَرُal-aakharuyang lain
  14. فَfa-maka
  15. يُصْلَبُyuslabudia akan disalib
  16. فَfa-lalu
  17. تَأْكُلُta'kulumemakan
  18. الطَّيْرُat-tayruburung
  19. مِنْmindari
  20. رَأْسِهِra'sihikepalanya
  21. قُضِيَqudiyatelah diputuskan
  22. الْأَمْرُal-amruperkara
  23. الَّذِيalladziiyang
  24. فِيهِfiihitentangnya
  25. تَسْتَفْتِيَانِtastaftiyaanikalian berdua tanyakan
Aplikasi

Takwil mimpi disampaikan langsung dan tanpa basa-basi, meski salah satu bagiannya adalah berita buruk bagi salah satu pendengarnya, kejujuran menyampaikan kebenaran meski tidak menyenangkan, tanpa menunda atau menyamarkannya.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar s-h-b, s-j-n, a-h-d, s-q-y, r-b-b, kh-m-r, a-kh-r, s-l-b, a-k-l, t-y-r, r-a-s, q-d-y, a-m-r, f-t-y): yasqii rabbahu diterjemahkan 'menuangkan (minuman) bagi tuannya' (akar s-q-y + akar r-b-b, rabb=majikan); yuslabu diterjemahkan 'disalib' (akar s-l-b); qudiya l-amr diterjemahkan 'perkara diputuskan' (akar q-d-y); tastaftiyaan diterjemahkan 'kalian tanyakan (minta fatwa)' (akar f-t-y). Selaras.

Ayat 12:42

وَقَالَ لِلَّذِي ظَنَّ أَنَّهُ نَاجٍ مِنْهُمَا اذْكُرْنِي عِنْدَ رَبِّكَ فَأَنْسَاهُ الشَّيْطَانُ ذِكْرَ رَبِّهِ فَلَبِثَ فِي السِّجْنِ بِضْعَ سِنِينَ

Dan Yusuf berkata kepada orang yang diperkirakannya akan selamat di antara keduanya, “Sebutkanlah aku kepada tuanmu.” Maka setan membuatnya lupa menyebutkannya kepada tuannya, sehingga Yusuf tinggal di penjara beberapa tahun.

Terjemahan bertahap (21 jeda)
  1. وَwa-dan
  2. قَالَqaaladia berkata
  3. لِلَّذِيlilladziikepada orang yang
  4. ظَنَّzhannadia perkirakan
  5. أَنَّهُannahubahwa dia
  6. نَاجٍnaajinakan selamat
  7. مِنْهُمَاminhumaadari keduanya
  8. اذْكُرْنِيudzkurniisebutkanlah aku
  9. عِنْدَindakepada
  10. رَبِّكَrabbikatuanmu
  11. فَfa-maka
  12. أَنْسَاهُansaahumembuatnya lupa
  13. الشَّيْطَانُash-shaytaanusetan
  14. ذِكْرَdzikramenyebutkannya
  15. رَبِّهِrabbihikepada tuannya
  16. فَfa-maka
  17. لَبِثَlabitsadia tinggal
  18. فِيfiidi
  19. السِّجْنِas-sijnipenjara
  20. بِضْعَbid'abeberapa
  21. سِنِينَsiniinatahun
Aplikasi

Permintaan wajar Yusuf untuk diingat dan dibantu setelah dibebaskan ('Sebutkanlah aku kepada tuanmu') tidak terpenuhi karena kelupaan, usaha manusiawi yang masuk akal bisa gagal karena faktor di luar kendali, memperpanjang penderitaan yang tidak pantas diterima. Konkretnya: usaha yang wajar dan masuk akal untuk meminta bantuan tidak selalu berhasil karena faktor di luar kendali (kelupaan, kelalaian orang lain), ini bukan kegagalan pribadi, dan kesabaran menghadapi penundaan yang tidak disengaja semacam ini adalah bagian dari menerima keterbatasan usaha manusia.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, zh-n-n, n-j-w, dz-k-r, '-n-d, r-b-b, n-s-y, sh-t-n, l-b-ts, s-j-n, b-d-', s-n-w): naajin diterjemahkan 'selamat' (akar n-j-w); udhkurnii inda rabbik diterjemahkan 'sebutkan aku kepada tuanmu' (akar dz-k-r + akar r-b-b, tuan=raja); ansaahu…dhikr diterjemahkan 'menjadikannya lupa menyebut' (akar n-s-y NSY + akar dz-k-r); labitha diterjemahkan 'tinggal' (akar l-b-ts). gloss '(Yusuf)/(keadaanku)/(keadaan Yusuf)' dibuang.