يَا صَاحِبَيِ السِّجْنِ أَمَّا أَحَدُكُمَا فَيَسْقِي رَبَّهُ خَمْرًا ۖ وَأَمَّا الْآخَرُ فَيُصْلَبُ فَتَأْكُلُ الطَّيْرُ مِنْ رَأْسِهِ ۚ قُضِيَ الْأَمْرُ الَّذِي فِيهِ تَسْتَفْتِيَانِ
Wahai dua penghuni penjara, adapun salah satu dari kalian berdua, dia akan menuangkan anggur bagi tuannya. Dan adapun yang lain, dia akan disalib, lalu burung memakan dari kepalanya. Telah diputuskan perkara yang kalian berdua tanyakan tentangnya.”
Terjemahan bertahap (25 jeda)
- يَاyaawahai
- صَاحِبَيِshaahibayidua penghuni
- السِّجْنِas-sijnipenjara
- أَمَّاammaaadapun
- أَحَدُahadusalah satu
- كُمَا-kumaadari kalian berdua
- فَfa-maka
- يَسْقِيyasqiidia akan menuangkan minuman
- رَبَّهُrabbahubagi tuannya
- خَمْرًاkhamrananggur
- وَwa-dan
- أَمَّاammaaadapun
- الْآخَرُal-aakharuyang lain
- فَfa-maka
- يُصْلَبُyushlabudia akan disalib
- فَfa-lalu
- تَأْكُلُta'kulumemakan
- الطَّيْرُath-thayruburung
- مِنْmindari
- رَأْسِهِra'sihikepalanya
- قُضِيَqudhiyatelah diputuskan
- الْأَمْرُal-amruperkara
- الَّذِيalladziiyang
- فِيهِfiihitentangnya
- تَسْتَفْتِيَانِtastaftiyaanikalian berdua tanyakan
Terjemahan per kata (20 kata)
- يَاyaawahai
- صَاحِبَيِshaahibayidua penghuni
- السِّجْنِas-sijnipenjara
- أَمَّاammaaadapun
- أَحَدُكُمَاahadukumaasalah seorang kalian berdua
- فَيَسْقِيfa-yasqiimaka memberi minum
- رَبَّهُrabbahuTuhannya
- خَمْرًاkhamrankhamar
- وَأَمَّاwa-ammaadan adapun
- الْآخَرُal-aakharuyang lain
- فَيُصْلَبُfa-yushlabumaka disalib
- فَتَأْكُلُfa-ta'kulumaka memakan
- الطَّيْرُath-thayruburung
- مِنْmindari
- رَأْسِهِra'sihikepalanya
- قُضِيَqudhiyadiputuskan
- الْأَمْرُal-amruurusan
- الَّذِيalladziiyang
- فِيهِfiihidi dalamnya
- تَسْتَفْتِيَانِtastaftiyaanikalian berdua meminta penjelasan
Inti bacaan
Takwil mimpi disampaikan langsung dan tanpa basa-basi, meski salah satu bagiannya adalah berita buruk bagi salah satu pendengarnya, kejujuran menyampaikan kebenaran meski tidak menyenangkan, tanpa menunda atau menyamarkannya.
Penjelasan pilihan kata
'Anggur' (khamran) di sini kata yang sama dengan di 12:36, dipertahankan konsisten meski di sana menggambarkan sesuatu yang sedang diperas (proses) dan di sini sesuatu yang sudah dituangkan (hasil): kata Arabnya sama persis di kedua tempat. 'Tuannya' (rabbahu) memakai akar yang sama dengan 'tuhan-tuhan' di 12:39: di sana merujuk objek ibadah, di sini kembali ke makna majikan/tuan manusia sehari-hari, sama seperti dipakai Yusuf sendiri di 12:23.
Tafsiran
Yusuf akhirnya menjawab pertanyaan yang diajukan sejak 12:36: tapi baru setelah menyampaikan dasar keyakinannya lebih dulu di ayat-ayat sebelumnya. Jawabannya singkat dan tegas, tanpa basa-basi meski salah satu dari dua nasibnya sangat mengerikan: satu akan kembali melayani tuannya, satu akan mati secara mengenaskan. Yusuf tidak melunakkan kabar buruk itu atau menunda menyampaikannya.
Renungan dan Hikmah
- Sapaan يَا صَاحِبَيِ السِّجْنِ dipakai dua kali, dan dua-duanya di surah ini saja, 12:39 dan ayat ini. Di antara keduanya Yusuf tak menjawab pertanyaan mereka: 12:39 justru balik bertanya, mana yang lebih baik, tuhan-tuhan yang berpecah atau Allah Yang Esa. Sapaan yang sama membingkai dua hal berbeda, yang pertama membuka perkara yang tidak ditanyakan, yang kedua menutup perkara yang ditanyakan. Kata kerja تَسْتَفْتِيَانِ untuk “kalian berdua tanyakan” pun tak ada duanya.
- Mimpi tentang memeras anggur (12:36) terbukti bernubuat tepat menjadi 'menuangkan anggur bagi tuannya' di sini, pola nubuat-lewat-mimpi yang sama akan berulang pada skala jauh lebih besar saat mimpi Yusuf sendiri di 12:4 akhirnya terwujud di akhir kisah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar s-h-b, s-j-n, a-h-d, s-q-y, r-b-b, kh-m-r, a-kh-r, s-l-b, a-k-l, t-y-r, r-a-s, q-d-y, a-m-r, f-t-y): yasqii rabbahu diterjemahkan 'menuangkan (minuman) bagi tuannya' (akar s-q-y + akar r-b-b, rabb=majikan); yuslabu diterjemahkan 'disalib' (akar s-l-b); qudiya l-amr diterjemahkan 'perkara diputuskan' (akar q-d-y); tastaftiyaan diterjemahkan 'kalian tanyakan (minta fatwa)' (akar f-t-y). Selaras.