وَقَالَ الْمَلِكُ ائْتُونِي بِهِ ۖ فَلَمَّا جَاءَهُ الرَّسُولُ قَالَ ارْجِعْ إِلَىٰ رَبِّكَ فَاسْأَلْهُ مَا بَالُ النِّسْوَةِ اللَّاتِي قَطَّعْنَ أَيْدِيَهُنَّ ۚ إِنَّ رَبِّي بِكَيْدِهِنَّ عَلِيمٌ
Raja berkata, “Bawalah dia kepadaku.” Maka ketika utusan itu datang kepadanya, Yusuf berkata, “Kembalilah kepada tuanmu, lalu tanyakan kepadanya, apa urusan perempuan-perempuan yang melukai tangan mereka sendiri itu. Sesungguhnya Tuhanku berilmu akan tipu daya mereka.”
Terjemahan bertahap (22 jeda)
- وَwa-dan
- قَالَqaalaberkata
- الْمَلِكُal-malikuraja
- ائْتُونِيiituuniibawalah kepadaku
- بِهِbihidia
- فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
- جَاءَهُjaa'ahudatang kepadanya
- الرَّسُولُar-rasuuluutusan itu
- قَالَqaalaYusuf berkata
- ارْجِعْirji'kembalilah
- إِلَىٰilaakepada
- رَبِّكَrabbikatuanmu
- فَاسْأَلْهُfa-s'alhulalu tanyakan kepadanya
- مَا بَالُmaa baaluapa urusan
- النِّسْوَةِan-niswatiperempuan-perempuan
- اللَّاتِيllaatiiyang
- قَطَّعْنَqaththa'namelukai
- أَيْدِيَهُنَّaydiyahunnatangan mereka
- إِنَّinnasesungguhnya
- رَبِّيrabbiiTuhanku
- بِكَيْدِهِنَّbi-kaydihinnaakan tipu daya mereka
- عَلِيمٌ'aliimunberilmu
Terjemahan per kata (22 kata)
- وَقَالَwa-qaaladan berkata
- الْمَلِكُal-malikuSang Raja
- ائْتُونِيiituuniidatangkanlah kepadaku
- بِهِbihipadanya
- فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
- جَاءَهُjaa'ahudatang kepadanya
- الرَّسُولُar-rasuuluRasul
- قَالَqaalaberkata
- ارْجِعْirji'kembalilah
- إِلَىٰilaakepada
- رَبِّكَrabbikaTuhanmu
- فَاسْأَلْهُfa-s'alhumaka tanyakanlah kepadanya
- مَاmaaapa yang
- بَالُbaalukeadaan
- النِّسْوَةِan-niswatiperempuan-perempuan
- اللَّاتِيllaatiiyang
- قَطَّعْنَqaththa'namereka melukai
- أَيْدِيَهُنَّaydiyahunnatangan mereka
- إِنَّinnasesungguhnya
- رَبِّيrabbiiTuhanku
- بِكَيْدِهِنَّbi-kaydihinnadengan tipu daya mereka
- عَلِيمٌ'aliimunberilmu
Inti bacaan
Yusuf menolak menerima kebebasan sebelum namanya benar-benar dipulihkan, memilih menuntut klarifikasi kebenaran daripada sekadar menerima jalan keluar yang nyaman dari penjara. Konkretnya: menuntut pemulihan nama baik secara penuh (bukan sekadar menerima kebebasan praktis) sebelum melanjutkan hidup adalah keteguhan pada integritas yang layak dihargai, kadang kebenaran yang terungkap penuh lebih penting daripada sekadar keluar dari situasi sulit secepatnya.
Penjelasan pilihan kata
Yusuf tidak langsung menerima pembebasan yang ditawarkan raja: dia meminta penyelidikan lebih dulu atas peristiwa lama yang belum pernah diklarifikasi secara terbuka (12:31). 'Tipu daya' (kayd) di sini kata yang sama dengan yang dipakai di 12:5, 12:28, 12:33-34: dipertahankan konsisten.
Tafsiran
Ini keputusan yang mengejutkan: ditawari kebebasan langsung dari penjara, Yusuf justru menahan diri dan meminta agar kasus lama diselidiki lebih dulu. Dia tidak ingin dibebaskan dengan status yang masih diselimuti tuduhan lama yang belum diklarifikasi: kebebasan yang datang dengan nama baik yang masih tercemar bukanlah kebebasan penuh baginya.
Renungan dan Hikmah
- Yusuf memilih menunda kebebasannya sendiri demi memastikan namanya benar-benar bersih terlebih dahulu, sebuah pilihan yang menempatkan kejelasan dan integritas di atas kenyamanan segera. Menerima pemulihan status tanpa menyelesaikan tuduhan yang menggantung bisa jadi lebih cepat, tapi meninggalkan keraguan yang tidak pernah benar-benar hilang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').