وَكَذَٰلِكَ مَكَّنَّا لِيُوسُفَ فِي الْأَرْضِ يَتَبَوَّأُ مِنْهَا حَيْثُ يَشَاءُ ۚ نُصِيبُ بِرَحْمَتِنَا مَنْ نَشَاءُ ۖ وَلَا نُضِيعُ أَجْرَ الْمُحْسِنِينَ
Demikianlah Kami meneguhkan kedudukan Yusuf di negeri itu, dia menempati di mana saja yang dia kehendaki. Kami limpahkan rahmat Kami kepada siapa yang Kami kehendaki, dan Kami tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.
Terjemahan bertahap (16 jeda)
- وَwa-dan
- كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
- مَكَّنَّاmakkannaaKami meneguhkan kedudukan
- لِيُوسُفَli-Yuusufabagi Yusuf
- فِي الْأَرْضِfii l-ardhidi negeri itu
- يَتَبَوَّأُyatabawwa'udia menempati
- مِنْهَاminhaadarinya
- حَيْثُhaytsudi mana
- يَشَاءُyasyaa'udia kehendaki
- نُصِيبُnushiibuKami limpahkan
- بِرَحْمَتِنَاbi-rahmatinaadengan rahmat Kami
- مَنْmankepada siapa
- نَشَاءُnasyaa'uKami kehendaki
- وَلَا نُضِيعُwa-laa nudhii'udan Kami tidak menyia-nyiakan
- أَجْرَajrapahala
- الْمُحْسِنِينَal-muhsiniinaorang-orang yang berbuat baik
Terjemahan per kata (17 kata)
- وَكَذَٰلِكَwa-ka-dzaalikadan demikianlah
- مَكَّنَّاmakkannaaKami meneguhkan
- لِيُوسُفَli-Yuusufakepada Yusuf
- فِيfiidi
- الْأَرْضِl-ardhibumi
- يَتَبَوَّأُyatabawwa'umenempati
- مِنْهَاminhaadarinya
- حَيْثُhaytsudi mana saja
- يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
- نُصِيبُnushiibuKami timpakan
- بِرَحْمَتِنَاbi-rahmatinaadengan rahmat Kami
- مَنْmanorang yang
- نَشَاءُnasyaa'uKami kehendaki
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- نُضِيعُnudhii'uKami menyia-nyiakan
- أَجْرَajrapahala
- الْمُحْسِنِينَal-muhsiniinaorang-orang yang berbuat kebaikan
Inti bacaan
Prinsip 'tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik' terbukti nyata dalam kisah Yusuf, dari penjara hingga kedudukan tinggi, perjalanan panjang penderitaan akhirnya berujung pada pengakuan dan kedudukan yang layak.
Penjelasan pilihan kata
'Kami meneguhkan kedudukan' (makkannaa) kata yang sama persis dengan 12:21, saat Yusuf baru tiba di rumah al-Aziz sebagai budak yang dibeli: kini dipakai lagi untuk menandai kedudukannya yang sudah sepenuhnya berbalik, dari budak menjadi pemegang kendali penuh atas negeri itu.
Tafsiran
Ayat ini menutup lingkaran panjang yang dimulai dari 12:21: kata yang sama menandai dua titik yang sangat jauh berbeda dalam perjalanan Yusuf, dari kedudukan sebagai budak yang baru dibeli sampai kebebasan penuh menentukan sendiri di mana dia tinggal di negeri itu.
Renungan dan Hikmah
- Kata 'meneguhkan kedudukan' yang menandai awal perbudakan Yusuf di 12:21 kini menandai puncak kekuasaannya di sini, pembalikan penuh yang hanya terlihat jelas kalau kedua ayat ini dibaca bersama, jarak 35 ayat yang memisahkannya menandai betapa panjang perjalanan di antara keduanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…endaki. Kami melimpahkan rahmat Kami kepada siapa yang K…”. Dalam ayat ini, 'rahmah' tanpa kata sandang al-.