قَالَ لَنْ أُرْسِلَهُ مَعَكُمْ حَتَّىٰ تُؤْتُونِ مَوْثِقًا مِنَ اللَّهِ لَتَأْتُنَّنِي بِهِ إِلَّا أَنْ يُحَاطَ بِكُمْ ۖ فَلَمَّا آتَوْهُ مَوْثِقَهُمْ قَالَ اللَّهُ عَلَىٰ مَا نَقُولُ وَكِيلٌ

Ya'qub berkata, “Aku tidak akan mengutusnya bersama kalian sampai kalian memberiku janji teguh dari Allah bahwa kalian pasti membawanya kembali kepadaku, kecuali jika kalian dikepung.” Maka ketika mereka memberikan kepadanya janji teguh mereka, dia berkata, “Allah atas apa yang kita ucapkan adalah wakil.”

Terjemahan bertahap (18 jeda)
  1. قَالَqaalaYa'qub berkata
  2. لَنْ أُرْسِلَهُlan ursilahuaku tidak akan mengutusnya
  3. مَعَكُمْma'akumbersama kalian
  4. حَتَّىٰhattaasampai
  5. تُؤْتُونِtu'tuunikalian memberiku
  6. مَوْثِقًاmawtsiqanjanji teguh
  7. مِنَ اللَّهِmina llaahidari Allah
  8. لَتَأْتُنَّنِيla-ta'tunnaniikalian pasti membawa kepadaku
  9. بِهِbihidia
  10. إِلَّا أَنْillaa ankecuali jika
  11. يُحَاطَ بِكُمْyuhaata bikumkalian dikepung
  12. فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
  13. آتَوْهُaatawhumereka memberikan kepadanya
  14. مَوْثِقَهُمْmawtsiqahumjanji teguh mereka
  15. قَالَqaaladia berkata
  16. اللَّهُAllaahuAllah
  17. عَلَىٰ مَا نَقُولُalaa maa naquuluatas apa yang kita ucapkan
  18. وَكِيلٌwakiilunwakil
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar q-w-l, r-s-l, a-t-y, w-ts-q, a-l-h, h-w-t, w-k-l): mawthiq diterjemahkan 'janji teguh' (akar w-ts-q); yuhaata bikum diterjemahkan 'kalian dikepung' (akar h-w-t); wa llaah alaa maa naquulu wakiil diterjemahkan 'Allah atas apa yang kita ucapkan adalah wakil', akar w-k-l (putaran 61: Allah wakiil/penjamin sumpah; terjemahan lain 'saksi'). gloss '(Ya'qub)/(oleh musuh)' dibuang.

Aplikasi

Ya'qub menuntut sumpah yang lebih kuat sebelum memberi izin, eskalasi standar akuntabilitas yang wajar mengingat pengalaman pahit sebelumnya, bukan ketidakpercayaan yang berlebihan tanpa dasar. Konkretnya: menaikkan standar komitmen/jaminan yang dituntut dari seseorang yang pernah gagal memenuhi kepercayaan sebelumnya adalah respons yang proporsional dan bijak, kepercayaan yang pernah dikhianati wajar dipulihkan secara bertahap dengan syarat yang lebih ketat, bukan diberikan kembali secara instan dan penuh.