قَالَ لَنْ أُرْسِلَهُ مَعَكُمْ حَتَّىٰ تُؤْتُونِ مَوْثِقًا مِنَ اللَّهِ لَتَأْتُنَّنِي بِهِ إِلَّا أَنْ يُحَاطَ بِكُمْ ۖ فَلَمَّا آتَوْهُ مَوْثِقَهُمْ قَالَ اللَّهُ عَلَىٰ مَا نَقُولُ وَكِيلٌ

Ya'qub berkata, “Aku tidak akan mengutusnya bersama kalian sampai kalian memberiku janji teguh dari Allah bahwa kalian pasti membawanya kembali kepadaku, kecuali jika kalian dikepung.” Maka ketika mereka memberikan kepadanya janji teguh mereka, dia berkata, “Allah atas apa yang kita ucapkan adalah wakil.”

Terjemahan bertahap (18 jeda)

  1. قَالَqaalaYa'qub berkata
  2. لَنْ أُرْسِلَهُlan ursilahuaku tidak akan mengutusnya
  3. مَعَكُمْma'akumbersama kalian
  4. حَتَّىٰhattaasampai
  5. تُؤْتُونِtu'tuunikalian memberiku
  6. مَوْثِقًاmawtsiqanjanji teguh
  7. مِنَ اللَّهِmina llaahidari Allah
  8. لَتَأْتُنَّنِيla-ta'tunnaniikalian pasti membawa kepadaku
  9. بِهِbihidia
  10. إِلَّا أَنْillaa ankecuali jika
  11. يُحَاطَ بِكُمْyuhaatha bikumkalian dikepung
  12. فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
  13. آتَوْهُaatawhumereka memberikan kepadanya
  14. مَوْثِقَهُمْmawtsiqahumjanji teguh mereka
  15. قَالَqaaladia berkata
  16. اللَّهُAllaahuAllah
  17. عَلَىٰ مَا نَقُولُ'alaa maa naquuluatas apa yang kita ucapkan
  18. وَكِيلٌwakiilunwakil

Terjemahan per kata (24 kata)

  1. قَالَqaalaberkata
  2. لَنْlantidak akan
  3. أُرْسِلَهُursilahuaku mengirimnya
  4. مَعَكُمْma'akumbersama kalian
  5. حَتَّىٰhattaasampai
  6. تُؤْتُونِtu'tuunikalian memberiku
  7. مَوْثِقًاmawtsiqanjanji
  8. مِنَminadari
  9. اللَّهِllaahiAllah
  10. لَتَأْتُنَّنِيla-ta'tunnaniisungguh kalian akan membawanya kepadaku
  11. بِهِbihipadanya
  12. إِلَّاillaakecuali
  13. أَنْanbahwa
  14. يُحَاطَyuhaathadikepung
  15. بِكُمْbikumkepada kalian
  16. فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
  17. آتَوْهُaatawhumereka memberikannya
  18. مَوْثِقَهُمْmawtsiqahumjanji mereka
  19. قَالَqaalaberkata
  20. اللَّهُAllaahuAllah
  21. عَلَىٰ'alaaatas
  22. مَاmaaapa yang
  23. نَقُولُnaquulukita katakan
  24. وَكِيلٌwakiilunwakil

Inti bacaan

Ya'qub menuntut sumpah yang lebih kuat sebelum memberi izin, eskalasi standar akuntabilitas yang wajar mengingat pengalaman pahit sebelumnya, bukan ketidakpercayaan yang berlebihan tanpa dasar. Konkretnya: menaikkan standar komitmen/jaminan yang dituntut dari seseorang yang pernah gagal memenuhi kepercayaan sebelumnya adalah respons yang proporsional dan bijak, kepercayaan yang pernah dikhianati wajar dipulihkan secara bertahap dengan syarat yang lebih ketat, bukan diberikan kembali secara instan dan penuh.

Penjelasan pilihan kata

Ya'qub tidak lagi puas dengan janji verbal biasa (yang sudah terbukti gagal soal Yusuf): dia menuntut sumpah yang mengikat atas nama Allah sendiri. 'Wakil' (wakiil) di sini menandai Allah sebagai pihak yang menjamin dan mengawasi terpenuhinya sumpah itu, bukan sekadar saksi pasif.

Tafsiran

Ya'qub belajar dari kegagalan sebelumnya: kali ini dia tidak menerima jaminan lisan biasa, melainkan menuntut sumpah formal yang melibatkan Allah sebagai penjamin. Ini eskalasi kehati-hatian yang wajar dari seorang ayah yang pernah dikecewakan telak oleh jaminan serupa.

Renungan dan Hikmah

  • Kata مَوْثِقًا terpakai dua kali, dan dua-duanya di surah ini, di sini waktu janji itu diminta, dan di 12:80 waktu janji itu dipanggil kembali. Di 12:80 yang mengingatkannya bukan Ya'qub melainkan saudara tertua mereka sendiri, kepada saudara-saudaranya, sesudah semuanya berputus asa. Janji yang diucapkan di ayat ini akhirnya ditagih dari dalam, bukan dari pihak yang memintanya.
  • Tiga rangkaian di ayat ini tak berulang di mana pun: لَتَأْتُنَّنِي, يُحَاطَ بِكُمْ, dan مَوْثِقَهُمْ. Pengecualian yang dipasang Ya'qub patut diperhatikan, “kecuali jika kalian dikepung”, sebab ia membedakan gagal menepati karena keadaan dari gagal menepati karena kehendak. Perhatikan juga apa yang tidak dilakukannya: ia tak menuntut mereka mengakui apa pun tentang yang dahulu. Yang diminta jaminan ke depan, bukan pengakuan ke belakang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, r-s-l, a-t-y, w-ts-q, a-l-h, h-w-t, w-k-l): mawthiq diterjemahkan 'janji teguh' (akar w-ts-q); yuhaata bikum diterjemahkan 'kalian dikepung' (akar h-w-t); wa llaah alaa maa naquulu wakiil diterjemahkan 'Allah atas apa yang kita ucapkan adalah wakil', akar w-k-l (putaran 61: Allah wakiil/penjamin sumpah; terjemahan lain 'saksi'). gloss '(Ya'qub)/(oleh musuh)' dibuang.