قَالُوا إِنْ يَسْرِقْ فَقَدْ سَرَقَ أَخٌ لَهُ مِنْ قَبْلُ ۚ فَأَسَرَّهَا يُوسُفُ فِي نَفْسِهِ وَلَمْ يُبْدِهَا لَهُمْ ۚ قَالَ أَنْتُمْ شَرٌّ مَكَانًا ۖ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا تَصِفُونَ

Mereka berkata, “Jika dia mencuri, sungguh seorang saudara baginya telah mencuri sebelum ini.” Maka Yusuf menyembunyikannya dalam dirinya dan tidak menampakkannya kepada mereka. Dia berkata, “Kalian lebih buruk kedudukannya, dan Allah lebih mengetahui apa yang kalian gambarkan.”

Terjemahan bertahap (16 jeda)

  1. قَالُواqaaluumereka berkata
  2. إِنْ يَسْرِقْin yasriqjika dia mencuri
  3. فَقَدْ سَرَقَfa-qad saraqasungguh telah mencuri
  4. أَخٌ لَهُakhun lahuseorang saudara baginya
  5. مِنْ قَبْلُmin qablusebelum ini
  6. فَأَسَرَّهَاfa-asarrahaamaka menyembunyikannya
  7. يُوسُفُYuusufuYusuf
  8. فِي نَفْسِهِfii nafsihidalam dirinya
  9. وَلَمْ يُبْدِهَاwa-lam yubdihaadan tidak menampakkannya
  10. لَهُمْlahumkepada mereka
  11. قَالَqaaladia berkata
  12. أَنْتُمْantumkalian
  13. شَرٌّsyarrunlebih buruk
  14. مَكَانًاmakaanankedudukannya
  15. وَاللَّهُ أَعْلَمُwa-llaahu a'lamudan Allah lebih mengetahui
  16. بِمَا تَصِفُونَbi-maa tashifuunaapa yang kalian gambarkan

Terjemahan per kata (24 kata)

  1. قَالُواqaaluumereka berkata
  2. إِنْinjika
  3. يَسْرِقْyasriqmencuri
  4. فَقَدْfa-qadmaka sungguh
  5. سَرَقَsaraqamencuri
  6. أَخٌakhunsaudara
  7. لَهُlahubaginya
  8. مِنْmindari
  9. قَبْلُqablusebelumnya
  10. فَأَسَرَّهَاfa-asarrahaamaka menyembunyikannya
  11. يُوسُفُYuusufuYusuf
  12. فِيfiidalam
  13. نَفْسِهِnafsihidirinya
  14. وَلَمْwa-lamdan tidak
  15. يُبْدِهَاyubdihaamenampakkannya
  16. لَهُمْlahumkepada mereka
  17. قَالَqaalaberkata
  18. أَنْتُمْantumkalian
  19. شَرٌّsyarrunkeburukan
  20. مَكَانًاmakaanantempat
  21. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  22. أَعْلَمُa'lamulebih mengetahui
  23. بِمَاbi-maapada apa yang
  24. تَصِفُونَtashifuunakalian sifatkan

Inti bacaan

Kata-kata kejam yang membangkitkan tuduhan lama terhadap Yusuf dibalas dengan pengendalian diri luar biasa: 'Yusuf menyembunyikan kekesalan dalam hatinya dan tidak menampakkannya'. Konkretnya: menahan diri dari membalas provokasi yang menyakitkan secara terbuka (memilih menyimpan kekesalan daripada meledak) adalah kematangan emosional yang membutuhkan kekuatan besar, kemampuan menahan reaksi impulsif saat diprovokasi adalah keterampilan yang sangat berharga, terutama saat berada dalam posisi berkuasa untuk membalas.

Penjelasan pilihan kata

Tuduhan saudara-saudara ini ('seorang saudara baginya telah mencuri sebelum ini') merujuk pada tuduhan lama yang tidak pernah dikonfirmasi teks: sebuah klaim yang mereka lontarkan tanpa bukti, kemungkinan fitnah lama yang mereka lekatkan pada Yusuf sejak dulu. 'Menyembunyikannya dalam dirinya' (asarrahaa fii nafsihi) menandai kemarahan atau kepedihan yang ditahan Yusuf, tidak diperlihatkan sedikit pun kepada mereka.

Tafsiran

Tuduhan lama yang dilontarkan kepada Yusuf ini menyakitkan justru karena datang tanpa mereka sadari sedang berbicara kepada Yusuf sendiri: mereka menuduhnya pencuri di hadapannya sendiri, tanpa tahu siapa yang mereka hadapi. Yusuf menahan reaksinya sepenuhnya, membalas hanya dengan komentar tajam namun terkendali, tanpa membongkar identitasnya.

Renungan dan Hikmah

  • Menahan kemarahan atau kepedihan saat dihadapkan tuduhan tak berdasar yang menyakitkan, alih-alih membalas dengan mengungkap kekuasaan atau posisi sendiri, adalah bentuk pengendalian diri yang berat; Yusuf memilih membalas dengan kata-kata terukur, bukan reaksi sesaat, meski dia sepenuhnya mampu melakukan sebaliknya.
  • Ini bukan kali pertama Yusuf menyembunyikan reaksi sesungguhnya di balik ketenangan luar, pola yang sama menandai bagaimana dia menghadapi hampir seluruh krisis dalam kisah ini, dari pengkhianatan saudara-saudaranya sampai godaan istri al-Aziz, selalu dengan kendali diri yang ketat atas apa yang ditampakkan ke luar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: murni-2MP). Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras). ilm=pengetahuan (kata serapan 'ilmu'); a'lam=elatif; allama=kausatif 'mengajar'.