يَا بَنِيَّ اذْهَبُوا فَتَحَسَّسُوا مِنْ يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلَا تَيْأَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ ۖ إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ

Wahai anak-anakku, pergilah, lalu carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya, dan janganlah kalian berputus asa dari kelegaan Allah. Sesungguhnya tidak ada yang berputus asa dari kelegaan Allah kecuali kaum yang kafir.”

Terjemahan bertahap (11 jeda)
  1. يَا بَنِيَّyaa baniyyawahai anak-anakku
  2. اذْهَبُواidzhabuupergilah
  3. فَتَحَسَّسُواfa-tahassasuulalu carilah berita
  4. مِنْ يُوسُفَmin Yuusufatentang Yusuf
  5. وَأَخِيهِwa-akhiihidan saudaranya
  6. وَلَا تَيْأَسُواwa-laa tay'asuudan janganlah kalian berputus asa
  7. مِنْ رَوْحِ اللَّهِmin rawhi llaahidari kelegaan Allah
  8. إِنَّهُinnahusesungguhnya
  9. لَا يَيْأَسُlaa yay'asutidak berputus asa
  10. مِنْ رَوْحِ اللَّهِmin rawhi llaahidari kelegaan Allah
  11. إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَillaa l-qawmu l-kaafiruunakecuali kaum yang kafir
Aplikasi

Ketahanan harapan yang luar biasa: setelah bertahun-tahun kehilangan dan duka, Ya'qub tetap menginstruksikan anak-anaknya untuk terus mencari dan 'janganlah kalian berputus asa dari rawh Allah', putus asa sendiri disebut sebagai bentuk pengingkaran. Konkretnya: mempertahankan harapan aktif (terus mencari, terus berusaha) meski setelah bertahun-tahun kekecewaan adalah kekuatan karakter yang luar biasa, putus asa total bukan sekadar kelelahan emosional yang wajar, melainkan penyerahan diri yang perlu dilawan secara aktif, terutama saat masih ada kemungkinan nyata untuk terus berusaha.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar b-n-y, dz-h-b, h-s-s, a-kh-w, y-a-s, r-w-h, a-l-h, q-w-m, k-f-r): tahassasuu diterjemahkan 'carilah berita' (akar h-s-s); laa tay'asuu diterjemahkan 'jangan berputus asa' (akar y-'-s); rawh allaah diterjemahkan 'rawh (kelapangan/rahmat) Allah' (akar r-w-h; terjemahan lain 'rahmat Allah', terjemahan ini menjaga makna akar 'kelapangan/kelegaan'). Selaras.