فَلَمَّا دَخَلُوا عَلَيْهِ قَالُوا يَا أَيُّهَا الْعَزِيزُ مَسَّنَا وَأَهْلَنَا الضُّرُّ وَجِئْنَا بِبِضَاعَةٍ مُزْجَاةٍ فَأَوْفِ لَنَا الْكَيْلَ وَتَصَدَّقْ عَلَيْنَا ۖ إِنَّ اللَّهَ يَجْزِي الْمُتَصَدِّقِينَ
Maka ketika mereka masuk kepadanya, mereka berkata, “Wahai al-Aziz, kesengsaraan telah menyentuh kami dan keluarga kami, dan kami datang dengan barang dagangan yang tak seberapa. Maka penuhilah bagi kami takaran, dan bersedekahlah kepada kami. Sesungguhnya Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bersedekah.”
Terjemahan bertahap (17 jeda)
- فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
- دَخَلُواdakhaluumereka masuk
- عَلَيْهِ'alayhikepadanya
- قَالُواqaaluumereka berkata
- يَا أَيُّهَا الْعَزِيزُyaa ayyuhaa l-'aziizuwahai al-Aziz
- مَسَّنَاmassanaatelah menyentuh kami
- وَأَهْلَنَاwa-ahlanaadan keluarga kami
- الضُّرُّadh-dhurrukesengsaraan
- وَجِئْنَاwa-ji'naadan kami datang
- بِبِضَاعَةٍbi-bidhaa'atindengan barang dagangan
- مُزْجَاةٍmuzjaatinyang tak seberapa
- فَأَوْفِ لَنَاfa-awfi lanaamaka penuhilah bagi kami
- الْكَيْلَal-kaylatakaran
- وَتَصَدَّقْ عَلَيْنَاwa-tashaddaq 'alaynaadan bersedekahlah kepada kami
- إِنَّ اللَّهَinna llaahasesungguhnya Allah
- يَجْزِيyajziimemberi balasan
- الْمُتَصَدِّقِينَal-mutashaddiqiinaorang-orang yang bersedekah
Terjemahan per kata (22 kata)
- فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
- دَخَلُواdakhaluumereka masuk
- عَلَيْهِ'alayhiatasnya
- قَالُواqaaluumereka berkata
- يَاyaawahai
- أَيُّهَاayyuhaasekalian
- الْعَزِيزُl-'aziizuSang Digdaya
- مَسَّنَاmassanaamenimpa kami
- وَأَهْلَنَاwa-ahlanaadan keluarga kami
- الضُّرُّadh-dhurrukemudaratan
- وَجِئْنَاwa-ji'naadan kami mendatangkan
- بِبِضَاعَةٍbi-bidhaa'atindengan barang
- مُزْجَاةٍmuzjaatinyang tak berharga
- فَأَوْفِfa-awfimaka sempurnakanlah
- لَنَاlanaabagi kami
- الْكَيْلَal-kaylatakaran
- وَتَصَدَّقْwa-tashaddaqdan bersedekahlah
- عَلَيْنَا'alaynaaatas kami
- إِنَّinnasesungguhnya
- اللَّهَllaahaAllah
- يَجْزِيyajziimembalas
- الْمُتَصَدِّقِينَal-mutashaddiqiinaorang-orang yang bersedekah
Inti bacaan
Perubahan nada yang mencolok: saudara-saudara yang dulu percaya diri kini mengakui secara terbuka 'kami dan keluarga kami telah ditimpa kesengsaraan', kerendahan hati yang dipaksa oleh keadaan sulit, sebuah titik balik menuju kejujuran. Konkretnya: kesulitan yang dialami sering menjadi katalis yang memaksa kejujuran dan kerendahan hati yang sebelumnya tidak ada, mengenali bahwa masa sulit bisa menjadi kesempatan pertumbuhan karakter (memaksa pengakuan yang lebih jujur) membantu memaknai kesulitan bukan sekadar penderitaan sia-sia.
Penjelasan pilihan kata
'Barang dagangan yang tak seberapa' (bidaa'atin muzjaatin): akar muzjaat berarti sesuatu yang didorong maju dengan susah payah, dipakai untuk barang tukar yang kualitas atau jumlahnya rendah; sebuah pengakuan terbuka atas kemiskinan mereka, jauh berbeda dari kedatangan mereka yang pertama dengan modal penuh.
Tafsiran
Kedatangan ketiga ini jauh lebih putus asa dari dua kunjungan sebelumnya: mereka datang membawa barang dagangan yang nilainya rendah, dan secara terbuka meminta belas kasihan, bukan sekadar transaksi dagang biasa. Kerendahan hati mereka di sini kontras total dengan kesombongan mereka bertahun-tahun lalu, saat mereka merasa cukup berkuasa untuk menyingkirkan saudara mereka sendiri tanpa berpikir dua kali.
Renungan dan Hikmah
- Kerendahan hati dan permohonan belas kasihan yang mereka ajukan di sini adalah pembalikan total dari sikap mereka bertahun-tahun lalu, dari kekuatan yang cukup untuk menyingkirkan saudara sendiri, menjadi kerapuhan yang harus memohon belas kasihan orang asing. Krisis yang berkepanjangan telah mengubah kedudukan mereka secara mendasar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Vokatif SAMA dgn 12:78 (yaa ayyuhaa l-'aziiz) tapi terjemahan lain tiba-tiba 'Wahai yang mulia', diseragamkan 'Wahai al-'Aziiz' (cacat konsistensi terjemahan lain terdokumentasi). Konvensi zz: al-'Aziiz TAKRIF diterjemahkan 'Sang Digdaya' (KBBI: 'tidak terkalahkan'), indefinit diterjemahkan 'digdaya' (tanpa Maha), izzah diterjemahkan 'kedigdayaan' (satu kata, uji ayat argumen 35:10, 4:139, 10:65, 63:8), gelar Mesir diterjemahkan 'al-'Aziiz'. Pembeda in-formula: qawiyyun aziiz 7× (≠'kuat'), aziizin muqtadir 54:42 (≠'kuasa'), al-'aziiz al-jabbaar 59:23. Cabang alaa: 9:128 'berat terasa', 14:20/35:17 'tidak sulit'. Antonim internal: izz⟷dhull (3:26, 63:8, 27:34). jg 'The Incomparable'. Gelar raja Mesir (2032): 'a surname; like Qaysar'.