قَالُوا تَاللَّهِ لَقَدْ آثَرَكَ اللَّهُ عَلَيْنَا وَإِنْ كُنَّا لَخَاطِئِينَ

Mereka berkata, “Demi Allah, sungguh Allah telah melebihkanmu di atas kami, dan sesungguhnya kami benar-benar orang-orang yang bersalah.”

Terjemahan bertahap (6 jeda)

  1. قَالُواqaaluumereka berkata
  2. تَاللَّهِta-llaahidemi Allah
  3. لَقَدْ آثَرَكَ اللَّهُla-qad aatsaraka llaahusungguh Allah telah melebihkanmu
  4. عَلَيْنَا'alaynaadi atas kami
  5. وَإِنْ كُنَّاwa-in kunnaadan sesungguhnya kami
  6. لَخَاطِئِينَla-khaathi'iinabenar-benar orang-orang yang bersalah

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. قَالُواqaaluumereka berkata
  2. تَاللَّهِta-llaahidemi Allah
  3. لَقَدْla-qadsungguh
  4. آثَرَكَaatsarakamelebihkanmu
  5. اللَّهُllaahuAllah
  6. عَلَيْنَا'alaynaaatas kami
  7. وَإِنْwa-indan tidaklah
  8. كُنَّاkunnaakami adalah
  9. لَخَاطِئِينَla-khaathi'iinabenar-benar orang-orang yang bersalah

Inti bacaan

Pengakuan penuh dan langsung tanpa alasan pembenaran: 'sesungguhnya kami benar-benar orang-orang yang bersalah', kejujuran total tanpa upaya meminimalkan kesalahan yang sudah jelas.

Penjelasan pilihan kata

Pengakuan ini datang tanpa diminta atau dituntut: begitu identitas Yusuf terungkap, saudara-saudaranya langsung mengakui kesalahan mereka secara terbuka dan tanpa syarat, tanpa alasan pembenaran atau pengurangan tanggung jawab.

Tafsiran

Ini pengakuan bersalah paling langsung dan tanpa syarat sepanjang seluruh kisah: berbeda dari pengakuan-pengakuan sebagian yang muncul sebelumnya (seperti perubahan sikap mereka soal Benyamin), di sini mereka mengakui secara total, tanpa mencoba membenarkan diri sedikit pun. Momen pengungkapan Yusuf sepertinya melucuti semua pertahanan diri yang mungkin masih mereka pegang.

Renungan dan Hikmah

  • Mengakui kesalahan secara total dan tanpa syarat, tanpa mencoba mencari pembenaran atau mengurangi tanggung jawab sendiri, begitu kebenaran akhirnya terungkap; bukan mempertahankan diri lebih lama atau menunggu dituntut; adalah bentuk pertobatan yang jujur, dan menjadi fondasi bagi rekonsiliasi yang akan menyusul.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, a-l-h, a-ts-r, k-w-n, kh-t-a): aathara diterjemahkan 'melebihkan (mengutamakan)' (akar '-ts-r); khaati'iin diterjemahkan 'orang-orang yang bersalah' (akar kh-t-'). Selaras.