قَالُوا تَاللَّهِ إِنَّكَ لَفِي ضَلَالِكَ الْقَدِيمِ

Mereka berkata, “Demi Allah, sesungguhnya engkau benar-benar dalam kekeliruanmu yang dahulu.”

Terjemahan bertahap (6 jeda)
  1. قَالُواqaaluumereka berkata
  2. تَاللَّهِta-llaahidemi Allah
  3. إِنَّكَinnakasesungguhnya engkau
  4. لَفِيla-fiibenar-benar dalam
  5. ضَلَالِكَdalaalikakekeliruanmu
  6. الْقَدِيمِal-qadiimiyang dahulu
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar q-w-l, a-l-h, d-l-l, q-d-m): dalaal diterjemahkan 'kekeliruan' (akar d-l-l putaran 78, di sini makna ringan 'keliru/menyimpang dari pandangan lazim'); qadiim diterjemahkan 'yang dahulu' (akar q-d-m). gloss '(keluarga Yusuf)' dibuang.

Aplikasi

Respons skeptis langsung muncul persis seperti yang diantisipasi, 'engkau benar-benar dalam kekeliruanmu yang dahulu', sebuah pengingat bahwa prasangka yang sudah terbentuk sering menolak informasi baru bahkan sebelum diverifikasi.