فَلَمَّا دَخَلُوا عَلَىٰ يُوسُفَ آوَىٰ إِلَيْهِ أَبَوَيْهِ وَقَالَ ادْخُلُوا مِصْرَ إِنْ شَاءَ اللَّهُ آمِنِينَ

Maka ketika mereka masuk kepada Yusuf, Yusuf merangkul kedua orang tuanya mendekat, dan dia berkata, “Masuklah ke Mesir, insyaallah dalam keadaan aman.”

Terjemahan bertahap (8 jeda)

  1. فَلَمَّا دَخَلُواfa-lammaa dakhaluumaka ketika mereka masuk
  2. عَلَىٰ يُوسُفَ'alaa Yuusufakepada Yusuf
  3. آوَىٰ إِلَيْهِaawaa ilayhidia merangkul mendekat
  4. أَبَوَيْهِabawayhikedua orang tuanya
  5. وَقَالَwa-qaaladan dia berkata
  6. ادْخُلُوا مِصْرَidkhuluu Mishramasuklah ke Mesir
  7. إِنْ شَاءَ اللَّهُin syaa'a llaahuinsyaallah
  8. آمِنِينَaaminiinadalam keadaan aman

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
  2. دَخَلُواdakhaluumereka masuk
  3. عَلَىٰ'alaaatas
  4. يُوسُفَYuusufaYusuf
  5. آوَىٰaawaamelindungi
  6. إِلَيْهِilayhikepadanya
  7. أَبَوَيْهِabawayhikedua orang tuanya
  8. وَقَالَwa-qaaladan berkata
  9. ادْخُلُواidkhuluumasuklah kalian
  10. مِصْرَMishraMesir
  11. إِنْinjika
  12. شَاءَsyaa'amenghendaki
  13. اللَّهُllaahuAllah
  14. آمِنِينَaaminiinadalam keadaan aman

Inti bacaan

Penyambutan penuh sukacita tetap disertai kerendahan hati: 'Masuklah ke Mesir, insya Allah dalam keadaan aman', bahkan di puncak kebahagiaan, ekspresi kepastian tetap dibingkai dengan kesadaran bahwa hasil akhir tetap di luar kendali penuh manusia.

Penjelasan pilihan kata

'Merangkul mendekat' (aawaa ilayhi) memakai akar yang sama dengan gestur Yusuf kepada Benyamin di 12:69: kata dan tindakan yang sama, kini diperluas kepada kedua orang tuanya. 'Kedua orang tuanya' (abawayhi) merujuk pada bentuk dual yang sama dengan 'kedua leluhurmu' (abawayka) di 12:6, tapi konteksnya berbeda: di sana merujuk pada Ibrahim dan Ishaq (leluhur jauh), di sini merujuk pada orang tua Yusuf sendiri secara langsung.

Tafsiran

Pertemuan kembali Yusuf dengan kedua orang tuanya digambarkan dengan gestur fisik yang sama seperti pertemuannya dengan Benyamin: sebuah pola konsisten yang menandai bagaimana Yusuf menyambut anggota keluarganya yang kembali. Undangannya untuk masuk ke Mesir 'dalam keadaan aman' menutup rangkaian panjang ketidakamanan yang telah menimpa keluarga ini sejak Yusuf pertama kali dilemparkan ke sumur.

Renungan dan Hikmah

  • Gestur 'merangkul mendekat' yang sama yang dulu diberikan Yusuf kepada Benyamin secara rahasia di penjara Mesir (12:69) kini diberikan secara terbuka kepada kedua orang tuanya, pola penyambutan yang konsisten, kini dilakukan di depan seluruh keluarga tanpa perlu lagi disembunyikan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar d-kh-l, a-w-y, a-b-w, q-w-l, m-s-r, sh-y-a, a-l-h, a-m-n): aawaa diterjemahkan 'merangkul (menempatkan)' (akar '-w-y); abawayhi diterjemahkan 'kedua orang tuanya'; aaminiin diterjemahkan 'aman' (akar '-m-n). Selaras.