قُلْ هَٰذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ ۚ عَلَىٰ بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِي ۖ وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Katakanlah, “Inilah jalanku, aku mengajak kepada Allah dengan pandangan yang jelas, aku dan orang yang mengikutiku. Dan mahasuci Allah, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan.”

Terjemahan bertahap (8 jeda)
  1. قُلْqulkatakanlah
  2. هَٰذِهِ سَبِيلِيhaadzihi sabiiliiinilah jalanku
  3. أَدْعُو إِلَى اللَّهِad'uu ilaa llaahiaku mengajak kepada Allah
  4. عَلَىٰ بَصِيرَةٍalaa basiiratindengan pandangan yang jelas
  5. أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِيanaa wa-mani ittaba'aniiaku dan orang yang mengikutiku
  6. وَسُبْحَانَ اللَّهِwa-subhaana llaahidan mahasuci Allah
  7. وَمَا أَنَاwa-maa anaadan aku bukanlah
  8. مِنَ الْمُشْرِكِينَmina l-mushrikiinatermasuk orang-orang yang mempersekutukan
Catatan pilihan kata (ringkas)

alaa BASIiRATIN, 'dengan bukti yang nyata' (terjemahan lain): cabang basiirah = mata-hati/hujjah; passthrough + catatan (bukan belahan: lema beda dari basiir). Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (probe 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (-amandemen: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = passthrough (cabang mata-hati didokumentasi). ⚠ Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. Lih.. sebagian penerjemah: 'Say thou: “This is my path. I invite to God with insight, I and whoso follows me. And glory1 be to God! of dariir'; glos ilahi: 'He who sees all things, both what are apparent and what are occult, WITHOUT ANY ORGAN'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.

Aplikasi

Deklarasi metode yang jelas: 'mengajak kepada Allah dengan bukti yang nyata (basiirah)', kejelasan metode (berbasis bukti, bukan klaim membuta) dinyatakan sebagai ciri khas jalan yang diikuti bersama para pengikutnya. Konkretnya: mendefinisikan metode yang dipakai dalam mengajak orang lain menuju kebenaran secara eksplisit (berbasis bukti dan kejelasan, bukan tekanan atau klaim tanpa dasar) memberi kerangka yang jelas untuk dipegang konsisten, kejelasan metode ini juga menjadi standar untuk mengevaluasi diri sendiri, apakah benar-benar konsisten dengan prinsip yang diklaim.