وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ إِلَّا رِجَالًا نُوحِي إِلَيْهِمْ مِنْ أَهْلِ الْقُرَىٰ ۗ أَفَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَيَنْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۗ وَلَدَارُ الْآخِرَةِ خَيْرٌ لِلَّذِينَ اتَّقَوْا ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

Dan Kami tidak mengutus sebelummu kecuali laki-laki yang Kami wahyukan kepada mereka, dari penduduk negeri-negeri. Maka tidakkah mereka berjalan di bumi, lalu memperhatikan bagaimana akhir orang-orang sebelum mereka? Dan sungguh negeri akhirat lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa; tidakkah kalian berakal?

Terjemahan bertahap (15 jeda)
  1. وَمَا أَرْسَلْنَاwa-maa arsalnaadan Kami tidak mengutus
  2. مِنْ قَبْلِكَmin qablikasebelummu
  3. إِلَّا رِجَالًاillaa rijaalankecuali laki-laki
  4. نُوحِي إِلَيْهِمْnuuhii ilayhimKami wahyukan kepada mereka
  5. مِنْ أَهْلِ الْقُرَىٰmin ahli l-quraadari penduduk negeri-negeri
  6. أَفَلَمْ يَسِيرُواa-fa-lam yasiiruumaka tidakkah mereka berjalan
  7. فِي الْأَرْضِfii l-ardidi bumi
  8. فَيَنْظُرُواfa-yanzhuruulalu memperhatikan
  9. كَيْفَ كَانَkayfa kaanabagaimana
  10. عَاقِبَةُ الَّذِينَaaqibatu lladziinaakhir orang-orang yang
  11. مِنْ قَبْلِهِمْmin qablihimsebelum mereka
  12. وَلَدَارُ الْآخِرَةِwa-la-daaru l-aakhiratidan sungguh negeri akhirat
  13. خَيْرٌkhayrunlebih baik
  14. لِلَّذِينَ اتَّقَوْاlilladziina ittaqawbagi orang-orang yang bertakwa
  15. أَفَلَا تَعْقِلُونَa-fa-laa ta'qiluunatidakkah kalian berakal
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar r-s-l, q-b-l, r-j-l, w-h-y, a-h-l, q-r-y, s-y-r, a-r-d, n-zh-r, k-y-f, k-w-n, '-q-b, d-w-r, a-kh-r, kh-y-r, w-q-y, '-q-l): arsalnaa…rijaalan nuuhii ilayhim diterjemahkan 'mengutus laki-laki yang Kami wahyukan kepada mereka' (akar w-h-y; para nabi adalah manusia penerima wahyu, normatif spt 10:2); aaqibah diterjemahkan 'akhir/akibat' (akar '-q-b); ta'qiluun diterjemahkan 'berakal' (akar '-q-l putaran EQL). gloss '(Nabi Muhammad)/(yang mendustakan rasul)' dibuang.

Aplikasi

Anjuran berulang untuk melakukan perjalanan dan mengamati riwayat generasi sebelumnya, metode investigasi empiris yang terus ditekankan sebagai cara memverifikasi klaim tentang pola sejarah.