Ayat 13:1
المر ۚ تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ وَالَّذِي أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ الْحَقُّ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يُؤْمِنُونَ
Alif Laam Miim Raa. Itulah tanda-tanda Kitab. Dan yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu adalah kebenaran, tetapi kebanyakan manusia tidak beriman.
Terjemahan bertahap (12 jeda)
- المرAlif Laam Miim Raa–
- تِلْكَtilkaitulah
- آيَاتُaayaatutanda-tanda
- الْكِتَابِal-kitaabiKitab
- وَالَّذِيwa-lladziidan yang
- أُنْزِلَunziladiturunkan
- إِلَيْكَilaykakepadamu
- مِنْ رَبِّكَmin rabbikadari Tuhanmu
- الْحَقُّal-haqquadalah kebenaran
- وَلَٰكِنَّwa-laakinnatetapi
- أَكْثَرَ النَّاسِaktsara n-naasikebanyakan manusia
- لَا يُؤْمِنُونَlaa yu'minuunatidak beriman
Aplikasi
terjemahan ini menerjemahkan aayaat secara konsisten sebagai 'tanda-tanda', bukan sekadar 'ayat/pasal', kitab ini disebut kumpulan tanda yang menunjuk pada kebenaran, sama seperti fenomena alam yang juga disebut aayah di ayat-ayat berikutnya (13:2-4). Fakta bahwa 'kebanyakan manusia tidak beriman' meski kebenaran sudah turun menegaskan bahwa validitas suatu ajaran tidak diukur dari jumlah pengikutnya. Konkretnya: menyikapi teks ini sebagai rangkaian tanda yang perlu direnungkan makna-rujukannya, bukan sekadar bacaan hafalan, dan jangan menjadikan popularitas suatu pandangan sebagai ukuran kebenarannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.
Ayat 13:2
اللَّهُ الَّذِي رَفَعَ السَّمَاوَاتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ۖ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ ۖ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُسَمًّى ۚ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ بِلِقَاءِ رَبِّكُمْ تُوقِنُونَ
Allah yang meninggikan langit tanpa tiang yang kalian lihat, kemudian bersemayam di atas singgasana, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Dia mengatur urusan, Dia memerinci tanda-tanda, agar kalian meyakini pertemuan dengan Tuhan kalian.
Terjemahan bertahap (17 jeda)
- اللَّهُ الَّذِيAllaahu lladziiAllah yang
- رَفَعَrafa'ameninggikan
- السَّمَاوَاتِas-samaawaatilangit
- بِغَيْرِ عَمَدٍbi-ghayri amadintanpa tiang
- تَرَوْنَهَاtarawnahaayang kalian lihat
- ثُمَّ اسْتَوَىٰtsumma istawaakemudian bersemayam
- عَلَى الْعَرْشِalaa l-arshidi atas singgasana
- وَسَخَّرَwa-sakhkharadan menundukkan
- الشَّمْسَ وَالْقَمَرَash-shamsa wa-l-qamaramatahari dan bulan
- كُلٌّ يَجْرِيkullun yajriimasing-masing beredar
- لِأَجَلٍ مُسَمًّىli-ajalin musammanhingga waktu yang ditentukan
- يُدَبِّرُ الْأَمْرَyudabbiru l-amraDia mengatur urusan
- يُفَصِّلُyufassiluDia memerinci
- الْآيَاتِal-aayaatitanda-tanda
- لَعَلَّكُمْla'allakumagar kalian
- بِلِقَاءِ رَبِّكُمْbi-liqaa'i rabbikumakan pertemuan dengan Tuhan kalian
- تُوقِنُونَtuuqinuunameyakini
Aplikasi
Langit tanpa tiang yang tampak dan benda-benda langit yang beredar 'hingga waktu yang telah ditentukan' disebut sebagai 'tanda-tanda' yang dirinci Allah justru agar manusia 'meyakini pertemuan dengan Tuhan', keteraturan kosmis dipakai sebagai jembatan menuju kesadaran akan pertanggungjawaban, bukan sekadar informasi astronomis netral. Konkretnya: ketertiban alam yang bisa diamati sehari-hari (siklus matahari-bulan, hukum alam yang presisi) semestinya berfungsi sebagai pengingat bahwa hidup manusia juga berjalan menuju satu titik pertanggungjawaban, bukan berjalan tanpa arah atau konsekuensi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.
Ayat 13:3
وَهُوَ الَّذِي مَدَّ الْأَرْضَ وَجَعَلَ فِيهَا رَوَاسِيَ وَأَنْهَارًا ۖ وَمِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ جَعَلَ فِيهَا زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِ ۖ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Dan Dialah yang menghamparkan bumi, dan menjadikan padanya gunung-gunung yang kukuh dan sungai-sungai. Dan dari segala buah-buahan, Dia menjadikan padanya dua pasang. Dia menutupkan malam pada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.
Terjemahan bertahap (15 jeda)
- وَهُوَ الَّذِيwa-huwa lladziidan Dialah yang
- مَدَّmaddamenghamparkan
- الْأَرْضَal-ardabumi
- وَجَعَلَ فِيهَاwa-ja'ala fiihaadan menjadikan padanya
- رَوَاسِيَrawaasiyagunung-gunung yang kukuh
- وَأَنْهَارًاwa-anhaarandan sungai-sungai
- وَمِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِwa-min kulli ts-tsamaraatidan dari segala buah-buahan
- جَعَلَ فِيهَاja'ala fiihaaDia menjadikan padanya
- زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِzawjayni itsnaynidua pasang
- يُغْشِيyughshiiDia menutupkan
- اللَّيْلَal-laylamalam
- النَّهَارَan-nahaarapada siang
- إِنَّ فِي ذَٰلِكَinna fii dzaalikasesungguhnya pada yang demikian itu
- لَآيَاتٍla-aayaatinbenar-benar terdapat tanda-tanda
- لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَli-qawmin yatafakkaruunabagi kaum yang berpikir
Aplikasi
Ayat ini menautkan fenomena alam (gunung, sungai, buah berpasangan, pergantian malam-siang) sebagai tanda bukan bagi siapa saja, melainkan khusus 'bagi kaum yang berpikir' (yatafakkaruun), tanda itu perlu direnungkan aktif, bukan otomatis dipahami oleh siapa yang sekadar melihatnya. Konkretnya: mengamati keteraturan alam sekitar semestinya memicu perenungan sadar tentang keteraturan yang lebih besar, bukan dilewati sebagai pemandangan biasa, kebiasaan berpikir reflektif, bukan pengamatan pasif, adalah yang dituntut ayat ini.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.
Ayat 13:4
وَفِي الْأَرْضِ قِطَعٌ مُتَجَاوِرَاتٌ وَجَنَّاتٌ مِنْ أَعْنَابٍ وَزَرْعٌ وَنَخِيلٌ صِنْوَانٌ وَغَيْرُ صِنْوَانٍ يُسْقَىٰ بِمَاءٍ وَاحِدٍ وَنُفَضِّلُ بَعْضَهَا عَلَىٰ بَعْضٍ فِي الْأُكُلِ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ
Dan di bumi terdapat bagian-bagian yang berdampingan, kebun-kebun anggur, tanaman, dan pohon-pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama, dan Kami melebihkan sebagiannya atas sebagian lain dalam rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berakal.
Terjemahan bertahap (14 jeda)
- وَفِي الْأَرْضِwa-fii l-ardidan di bumi
- قِطَعٌ مُتَجَاوِرَاتٌqita'un mutajaawiraatunbagian-bagian yang berdampingan
- وَجَنَّاتٌwa-jannaatundan kebun-kebun
- مِنْ أَعْنَابٍmin a'naabinanggur
- وَزَرْعٌwa-zar'undan tanaman
- وَنَخِيلٌwa-nakhiilundan pohon-pohon kurma
- صِنْوَانٌ وَغَيْرُ صِنْوَانٍsinwaanun wa-ghayru sinwaaninyang bercabang dan yang tidak bercabang
- يُسْقَىٰ بِمَاءٍ وَاحِدٍyusqaa bi-maa'in waahidindisirami dengan air yang sama
- وَنُفَضِّلُwa-nufaddiludan Kami melebihkan
- بَعْضَهَا عَلَىٰ بَعْضٍba'dahaa alaa ba'dinsebagiannya atas sebagian lain
- فِي الْأُكُلِfii l-ukulidalam rasanya
- إِنَّ فِي ذَٰلِكَinna fii dzaalikasesungguhnya pada yang demikian itu
- لَآيَاتٍla-aayaatinbenar-benar terdapat tanda-tanda
- لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَli-qawmin ya'qiluunabagi kaum yang berakal
Aplikasi
Tanaman-tanaman yang bersebelahan, disirami oleh air yang sama, tetap menghasilkan rasa buah yang berbeda-beda, ayat ini menonjolkan variasi hasil dari kondisi input yang identik sebagai tanda 'bagi kaum yang mengerti' (ya'qiluun), bukan kebetulan tanpa makna. Konkretnya: perbedaan hasil antarindividu meski faktor-faktor luarnya tampak setara (pendidikan sama, kesempatan sama) bukan otomatis bukti ketidakadilan, ada faktor internal/kualitas yang tidak selalu terlihat, sehingga menuntut kejelian akal, bukan kesimpulan gegabah, saat menilai kesenjangan hasil.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.