بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
Dengan nama Allah, Ar-Rahman, Sang Pengasih.
المر ۚ تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ وَالَّذِي أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ الْحَقُّ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يُؤْمِنُونَ
Alif Laam Miim Raa. Itulah tanda-tanda Kitab. Dan yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu adalah kebenaran, tetapi kebanyakan manusia tidak beriman.
Terjemahan bertahap (12 jeda)
- المرAlif Laam Miim Raa–
- تِلْكَtilkaitulah
- آيَاتُaayaatutanda-tanda
- الْكِتَابِal-kitaabiKitab
- وَالَّذِيwa-lladziidan yang
- أُنْزِلَunziladiturunkan
- إِلَيْكَilaykakepadamu
- مِنْ رَبِّكَmin rabbikadari Tuhanmu
- الْحَقُّal-haqquadalah kebenaran
- وَلَٰكِنَّwa-laakinnatetapi
- أَكْثَرَ النَّاسِaktsara n-naasikebanyakan manusia
- لَا يُؤْمِنُونَlaa yu'minuunatidak beriman
Terjemahan per kata (15 kata)
- المرAlif Laam Miim RaaAlif Lam Mim Ra
- تِلْكَtilkaitulah
- آيَاتُaayaatutanda-tanda
- الْكِتَابِal-kitaabiKitab
- وَالَّذِيwa-lladziidan yang
- أُنْزِلَunziladiturunkan
- إِلَيْكَilaykakepadamu
- مِنْmindari
- رَبِّكَrabbikaTuhanmu
- الْحَقُّal-haqqukebenaran
- وَلَٰكِنَّwa-laakinnatetapi
- أَكْثَرَaktsarakebanyakan
- النَّاسِn-naasimanusia
- لَاlaatidak
- يُؤْمِنُونَyu'minuunaberiman
Inti bacaan
terjemahan ini menerjemahkan aayaat secara konsisten sebagai 'tanda-tanda', bukan sekadar 'ayat/pasal', kitab ini disebut kumpulan tanda yang menunjuk pada kebenaran, sama seperti fenomena alam yang juga disebut aayah di ayat-ayat berikutnya (13:2-4). Fakta bahwa 'kebanyakan manusia tidak beriman' meski kebenaran sudah turun menegaskan bahwa validitas suatu ajaran tidak diukur dari jumlah pengikutnya. Konkretnya: menyikapi teks ini sebagai rangkaian tanda yang perlu direnungkan makna-rujukannya, bukan sekadar bacaan hafalan, dan jangan menjadikan popularitas suatu pandangan sebagai ukuran kebenarannya.
Penjelasan pilihan kata
Empat huruf pembuka ini (Alif Lam Mim Ra) termasuk deretan huruf-huruf terputus yang membuka 29 surah Al-Qur'an: maknanya tidak dijelaskan di dalam teks sendiri dan tidak diterjemahkan, hanya dieja sebagai nama-nama huruf. 'Tanda-tanda' (aayaat) di sini merujuk pada Kitab itu sendiri sebagai kumpulan tanda: kata yang sama dipakai secara konsisten di seluruh terjemahan ini untuk makna dasarnya (penunjuk/penanda), baik merujuk pada satuan teks Al-Qur'an, fenomena alam, maupun tanda-tanda lain, sebagaimana akan segera terlihat di ayat-ayat berikutnya.
Tafsiran
Ayat pembuka ini menetapkan dua klaim sekaligus: Kitab ini adalah kumpulan tanda, dan isinya adalah kebenaran, namun ditutup dengan pengamatan realistis bahwa kebanyakan orang tetap tidak percaya meski klaim ini diajukan secara terbuka. Pola ini akan berulang sepanjang surah: bukti dan tanda diajukan, namun penerimaannya tidak universal.
Renungan dan Hikmah
- Pengamatan bahwa 'kebanyakan manusia tidak beriman' meski kebenaran sudah disampaikan secara jelas adalah tema yang akan berulang sepanjang surah ini, bukan sekali disebut lalu ditinggalkan, melainkan benang yang menjalin argumen-argumen berikutnya tentang tanda-tanda di alam semesta yang dilewati begitu saja tanpa direnungkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.