اللَّهُ الَّذِي رَفَعَ السَّمَاوَاتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ۖ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ ۖ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُسَمًّى ۚ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ بِلِقَاءِ رَبِّكُمْ تُوقِنُونَ
Allah yang meninggikan langit tanpa tiang yang kalian lihat, kemudian bersemayam di atas singgasana, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Dia mengatur urusan, Dia memerinci tanda-tanda, agar kalian meyakini pertemuan dengan Tuhan kalian.
Terjemahan bertahap (17 jeda)
- اللَّهُ الَّذِيAllaahu lladziiAllah yang
- رَفَعَrafa'ameninggikan
- السَّمَاوَاتِas-samaawaatilangit
- بِغَيْرِ عَمَدٍbi-ghayri 'amadintanpa tiang
- تَرَوْنَهَاtarawnahaayang kalian lihat
- ثُمَّ اسْتَوَىٰtsumma istawaakemudian bersemayam
- عَلَى الْعَرْشِ'alaa l-'arsyidi atas singgasana
- وَسَخَّرَwa-sakhkharadan menundukkan
- الشَّمْسَ وَالْقَمَرَasy-syamsa wa-l-qamaramatahari dan bulan
- كُلٌّ يَجْرِيkullun yajriimasing-masing beredar
- لِأَجَلٍ مُسَمًّىli-ajalin musammanhingga waktu yang ditentukan
- يُدَبِّرُ الْأَمْرَyudabbiru l-amraDia mengatur urusan
- يُفَصِّلُyufashshiluDia memerinci
- الْآيَاتِal-aayaatitanda-tanda
- لَعَلَّكُمْla'allakumagar kalian
- بِلِقَاءِ رَبِّكُمْbi-liqaa'i rabbikumakan pertemuan dengan Tuhan kalian
- تُوقِنُونَtuuqinuunameyakini
Terjemahan per kata (26 kata)
- اللَّهُAllaahuAllah
- الَّذِيlladziiyang
- رَفَعَrafa'ameninggikan
- السَّمَاوَاتِas-samaawaatilangit
- بِغَيْرِbi-ghayritanpa
- عَمَدٍ'amadintiang
- تَرَوْنَهَاtarawnahaakalian melihatnya
- ثُمَّtsummakemudian
- اسْتَوَىٰistawaaDia menuju
- عَلَى'alaaatas
- الْعَرْشِl-'arsyiArasy
- وَسَخَّرَwa-sakhkharadan Dia menundukkan
- الشَّمْسَasy-syamsamatahari
- وَالْقَمَرَwa-l-qamaradan bulan
- كُلٌّkullunmasing-masing
- يَجْرِيyajriimengalir
- لِأَجَلٍli-ajalinsampai waktu
- مُسَمًّىmusammanyang ditentukan
- يُدَبِّرُyudabbirumengatur
- الْأَمْرَl-amraurusan
- يُفَصِّلُyufashshiluDia menjelaskan
- الْآيَاتِal-aayaatitanda-tanda
- لَعَلَّكُمْla'allakumagar kalian
- بِلِقَاءِbi-liqaa'ipada pertemuan
- رَبِّكُمْrabbikumTuhan kalian
- تُوقِنُونَtuuqinuunakalian yakin
Inti bacaan
Langit tanpa tiang yang tampak dan benda-benda langit yang beredar 'hingga waktu yang telah ditentukan' disebut sebagai 'tanda-tanda' yang dirinci Allah justru agar manusia 'meyakini pertemuan dengan Tuhan', keteraturan kosmis dipakai sebagai jembatan menuju kesadaran akan pertanggungjawaban, bukan sekadar informasi astronomis netral. Konkretnya: ketertiban alam yang bisa diamati sehari-hari (siklus matahari-bulan, hukum alam yang presisi) semestinya berfungsi sebagai pengingat bahwa hidup manusia juga berjalan menuju satu titik pertanggungjawaban, bukan berjalan tanpa arah atau konsekuensi.
Penjelasan pilihan kata
'Tanpa tiang yang kalian lihat' (bi-ghayri amadin tarawnahaa), frasa ini terbuka untuk dua pembacaan yang sama-sama didukung gramatikal: langit tanpa tiang sama sekali (tak terlihat karena tak ada), atau langit bertiang namun tiangnya tak terlihat oleh mata. Kedua pembacaan hidup berdampingan dalam tafsir klasik; tidak ada yang mengunci makna tunggal di kata Arabnya sendiri. 'Bersemayam di atas singgasana' (istawaa alaa l-arsh) dipertahankan literal alih-alih diberi tafsir teologis tambahan: cara Allah 'bersemayam' tidak dijelaskan lebih jauh oleh ayat ini sendiri.
Tafsiran
Ayat ini membuka argumen tentang tanda-tanda penciptaan dengan citra kosmik berskala besar: langit yang menjulang, matahari dan bulan yang beredar teratur menurut jangka waktu tertentu. Pengaturan yang tertib ini disebut secara eksplisit bertujuan mengarahkan manusia pada satu keyakinan: bahwa akan ada pertemuan dengan Tuhan mereka, sebuah kesimpulan yang dituntut logis dari keteraturan yang teramati.
Renungan dan Hikmah
- Frasa 'tanpa tiang yang kalian lihat' secara gramatikal terbuka untuk dua pembacaan berbeda (tiada tiang sama sekali, atau tiang yang tak kasat mata), teks sendiri tidak mengunci satu makna tunggal, dan kejujuran membaca berarti mengakui keterbukaan ini alih-alih memaksakan satu tafsir sebagai satu-satunya yang benar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.