وَفِي الْأَرْضِ قِطَعٌ مُتَجَاوِرَاتٌ وَجَنَّاتٌ مِنْ أَعْنَابٍ وَزَرْعٌ وَنَخِيلٌ صِنْوَانٌ وَغَيْرُ صِنْوَانٍ يُسْقَىٰ بِمَاءٍ وَاحِدٍ وَنُفَضِّلُ بَعْضَهَا عَلَىٰ بَعْضٍ فِي الْأُكُلِ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ

Dan di bumi terdapat bagian-bagian yang berdampingan, kebun-kebun anggur, tanaman, dan pohon-pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama, dan Kami melebihkan sebagiannya atas sebagian lain dalam rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berakal.

Terjemahan bertahap (14 jeda)

  1. وَفِي الْأَرْضِwa-fii l-ardhidan di bumi
  2. قِطَعٌ مُتَجَاوِرَاتٌqitha'un mutajaawiraatunbagian-bagian yang berdampingan
  3. وَجَنَّاتٌwa-jannaatundan kebun-kebun
  4. مِنْ أَعْنَابٍmin a'naabinanggur
  5. وَزَرْعٌwa-zar'undan tanaman
  6. وَنَخِيلٌwa-nakhiilundan pohon-pohon kurma
  7. صِنْوَانٌ وَغَيْرُ صِنْوَانٍshinwaanun wa-ghayru shinwaaninyang bercabang dan yang tidak bercabang
  8. يُسْقَىٰ بِمَاءٍ وَاحِدٍyusqaa bi-maa'in waahidindisirami dengan air yang sama
  9. وَنُفَضِّلُwa-nufadhdhiludan Kami melebihkan
  10. بَعْضَهَا عَلَىٰ بَعْضٍba'dhahaa 'alaa ba'dhinsebagiannya atas sebagian lain
  11. فِي الْأُكُلِfii l-ukulidalam rasanya
  12. إِنَّ فِي ذَٰلِكَinna fii dzaalikasesungguhnya pada yang demikian itu
  13. لَآيَاتٍla-aayaatinbenar-benar terdapat tanda-tanda
  14. لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَli-qawmin ya'qiluunabagi kaum yang berakal

Terjemahan per kata (27 kata)

  1. وَفِيwa-fiidan pada
  2. الْأَرْضِl-ardhibumi
  3. قِطَعٌqitha'unpotongan
  4. مُتَجَاوِرَاتٌmutajaawiraatunyang berdampingan
  5. وَجَنَّاتٌwa-jannaatundan taman-taman
  6. مِنْmindari
  7. أَعْنَابٍa'naabinanggur
  8. وَزَرْعٌwa-zar'undan tanaman
  9. وَنَخِيلٌwa-nakhiilundan pohon kurma
  10. صِنْوَانٌshinwaanunbercabang
  11. وَغَيْرُwa-ghayrudan bukan
  12. صِنْوَانٍshinwaanintidak bercabang
  13. يُسْقَىٰyusqaadisirami
  14. بِمَاءٍbi-maa'indengan air
  15. وَاحِدٍwaahidinsatu
  16. وَنُفَضِّلُwa-nufadhdhiludan Kami melebihkan
  17. بَعْضَهَاba'dhahaasebagiannya
  18. عَلَىٰ'alaaatas
  19. بَعْضٍba'dhinsebagian
  20. فِيfiidalam
  21. الْأُكُلِl-ukulibuah
  22. إِنَّinnasesungguhnya
  23. فِيfiipada
  24. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  25. لَآيَاتٍla-aayaatinbenar-benar tanda-tanda
  26. لِقَوْمٍli-qawminbagi kaum
  27. يَعْقِلُونَya'qiluunayang mengerti

Inti bacaan

Tanaman-tanaman yang bersebelahan, disirami oleh air yang sama, tetap menghasilkan rasa buah yang berbeda-beda, ayat ini menonjolkan variasi hasil dari kondisi input yang identik sebagai tanda 'bagi kaum yang mengerti' (ya'qiluun), bukan kebetulan tanpa makna. Konkretnya: perbedaan hasil antarindividu meski faktor-faktor luarnya tampak setara (pendidikan sama, kesempatan sama) bukan otomatis bukti ketidakadilan, ada faktor internal/kualitas yang tidak selalu terlihat, sehingga menuntut kejelian akal, bukan kesimpulan gegabah, saat menilai kesenjangan hasil.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini melanjutkan langsung ayat sebelumnya, sekarang menajamkan poinnya: tanah yang sama, air yang sama, namun hasil yang berbeda-beda rasanya. Ini contoh yang lebih spesifik dan konkret dari prinsip 'tanda dalam keberagaman' yang baru disebut secara umum. Penutup ayat memakai 'kaum yang berakal' (ya'qiluun), berbeda tipis dari 'kaum yang berpikir' (yatafakkaruun) di ayat sebelumnya: dua kata berbeda untuk dua kapasitas kognitif yang berdekatan tapi tidak identik, dipertahankan terpisah alih-alih disamakan.

Tafsiran

Argumen ini bergerak dari observasi umum ke detail yang mengundang pertanyaan spesifik: bagaimana mungkin tanah yang sama dan air yang sama menghasilkan buah dengan rasa yang begitu beragam? Pertanyaan implisit ini dibiarkan terbuka bagi pembaca untuk merenungkannya sendiri, bukan dijawab langsung oleh ayat.

Renungan dan Hikmah

  • Dua kata berbeda untuk kapasitas berpikir, 'berpikir' (yatafakkaruun, 13:3) dan 'berakal' (ya'qiluun, di sini); dipakai berturutan untuk dua level tanda yang berbeda kedalamannya: tanda umum di alam (butuh perenungan) dan tanda spesifik yang lebih menuntut penalaran (butuh akal). 'Berakal' (ql) sendiri konsisten dengan padanan yang sama di 12:2 dan 12:109; 'berpikir' (fkr) muncul pertama kali di rangkaian ini, dan dipertahankan berbeda dari 'berakal sehat' (lbb, dipakai di 12:111 untuk kata yang berbeda lagi); tiga akar berbeda untuk cara berpikir, tiga padanan berbeda, bukan disamakan jadi satu kata umum.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.