وَيَقُولُ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْلَا أُنْزِلَ عَلَيْهِ آيَةٌ مِنْ رَبِّهِ ۗ إِنَّمَا أَنْتَ مُنْذِرٌ ۖ وَلِكُلِّ قَوْمٍ هَادٍ

Dan orang-orang yang kufur berkata, “Mengapa tidak diturunkan kepadanya suatu tanda dari Tuhannya?” Sesungguhnya engkau hanyalah pemberi peringatan, dan bagi setiap kaum ada pemberi petunjuk.

Terjemahan bertahap (8 jeda)
  1. وَيَقُولُwa-yaquuludan berkata
  2. الَّذِينَ كَفَرُواalladziina kafaruuorang-orang yang kufur
  3. لَوْلَا أُنْزِلَ عَلَيْهِlawlaa unzila alayhimengapa tidak diturunkan kepadanya
  4. آيَةٌ مِنْ رَبِّهِaayatun min rabbihisuatu tanda dari Tuhannya
  5. إِنَّمَا أَنْتَinnamaa antasesungguhnya engkau hanyalah
  6. مُنْذِرٌmundzirunpemberi peringatan
  7. وَلِكُلِّ قَوْمٍwa-li-kulli qawmindan bagi setiap kaum
  8. هَادٍhaadinpemberi petunjuk
Catatan pilihan kata (ringkas)

Akar akar a-y (aayah) diterjemahkan 'tanda' (keputusan Pak FD 16 Jul, tanpa pengecualian; lih.). Ayat ini termasuk 55 yang SENGAJA ditunda di rollout pertama karena terjemahan lain memakai 'bukti/mukjizat/keterangan', kata yang bisa menerjemahkan bayyinah/sultaan, bukan aayah. Diselesaikan setelah pemilahan per-LEMA (bukan akar: akar byn mencakup bayyinah/bayna/mubiin yang beda-beda) dan pembacaan teks per-ayat. Padanan pesaing (bayyinah/sultaan) SENGAJA dipertahankan, hanya aayah yang diganti. sebagian penerjemah: 'And those who ignore warning say: “Oh, that a proof were but sent down upon him from his Lord!” Thou art but a warner; and for every people is a guide.'

Aplikasi

Tuntutan orang kufur agar 'diturunkan tanda' dijawab dengan pengalihan peran: Nabi hanyalah pemberi peringatan, dan 'bagi setiap kaum ada pemberi petunjuk', bukan tugas pembawa pesan untuk memuaskan tuntutan bukti spektakuler. Konkretnya: menunda keyakinan sampai mendapat 'bukti ajaib' yang menurut selera sendiri adalah taktik menghindar, bukan pencarian jujur, petunjuk sudah tersedia bagi siapa yang mau memperhatikan apa yang sudah disampaikan, bukan menunggu tontonan luar biasa.