لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ ۗ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ ۚ وَمَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَالٍ
Baginya ada yang bergiliran, dari depannya dan dari belakangnya, yang menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tidak ada yang dapat menolaknya, dan tidak ada bagi mereka, selain Dia, seorang pelindung.
Terjemahan bertahap (16 jeda)
- لَهُ مُعَقِّبَاتٌlahu mu'aqqibaatunbaginya ada yang bergiliran
- مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِmin bayni yadayhidari depannya
- وَمِنْ خَلْفِهِwa-min khalfihidan dari belakangnya
- يَحْفَظُونَهُyahfazhuunahuyang menjaganya
- مِنْ أَمْرِ اللَّهِmin amri llaahiatas perintah Allah
- إِنَّ اللَّهَinna llaahasesungguhnya Allah
- لَا يُغَيِّرُlaa yughayyirutidak mengubah
- مَا بِقَوْمٍmaa bi-qawminkeadaan suatu kaum
- حَتَّىٰ يُغَيِّرُواhattaa yughayyiruuhingga mereka mengubah
- مَا بِأَنْفُسِهِمْmaa bi-anfusihimapa yang ada pada diri mereka
- وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُwa-idzaa araada llaahudan apabila Allah menghendaki
- بِقَوْمٍ سُوءًاbi-qawmin suu'ankeburukan terhadap suatu kaum
- فَلَا مَرَدَّ لَهُfa-laa maradda lahumaka tidak ada yang dapat menolaknya
- وَمَا لَهُمْwa-maa lahumdan tidak ada bagi mereka
- مِنْ دُونِهِmin duunihiselain Dia
- مِنْ وَالٍmin waalinseorang pelindung
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar '-q-b, b-y-n, y-d-y, kh-l-f, h-f-zh, a-m-r, a-l-h, gh-y-r, q-w-m, n-f-s, r-w-d, s-w-a, r-d-d, d-w-n, w-l-y): mu'aqqibaat diterjemahkan 'yang bergiliran (malaikat)' (akar '-q-b); yahfazhuunahu diterjemahkan 'menjaganya' (akar h-f-zh putaran 60; malaikat menjaga ATAS PERINTAH Allah); laa yughayyiru maa bi-qawm hattaa yughayyiruu maa bi-anfusihim diterjemahkan 'tidak mengubah keadaan kaum hingga mereka mengubah diri mereka' (akar gh-y-r); waal diterjemahkan 'pelindung (wali)' (akar w-l-y WLY). gloss '(manusia)/(malaikat-malaikat)' dibuang.
Aplikasi
Prinsip sentral ayat ini, 'Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri', menempatkan perubahan nasib sebagai fungsi dari inisiatif internal, bukan sesuatu yang datang begitu saja dari luar meski dijaga malaikat 'atas perintah Allah'. Konkretnya: menunggu perbaikan keadaan (pribadi, keluarga, bangsa) tanpa mengubah sikap/kebiasaan/pilihan diri sendiri lebih dulu adalah keliru secara struktural menurut ayat ini, perubahan kondisi eksternal disyaratkan oleh perubahan internal yang diusahakan sendiri, bukan ditunggu secara pasif.