لِلَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِرَبِّهِمُ الْحُسْنَىٰ ۚ وَالَّذِينَ لَمْ يَسْتَجِيبُوا لَهُ لَوْ أَنَّ لَهُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا وَمِثْلَهُ مَعَهُ لَافْتَدَوْا بِهِ ۚ أُولَٰئِكَ لَهُمْ سُوءُ الْحِسَابِ وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ ۖ وَبِئْسَ الْمِهَادُ

Bagi orang-orang yang memenuhi seruan Tuhan mereka, yang terbaik. Dan orang-orang yang tidak memenuhi seruan-Nya, sekiranya mereka memiliki semua yang ada di bumi dan sebanyak itu lagi bersamanya, niscaya mereka menebus diri dengannya. Mereka itulah yang mendapat hisab yang buruk, dan tempat mereka Jahanam, dan itu seburuk-buruk tempat.

Terjemahan bertahap (11 jeda)

  1. لِلَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِرَبِّهِمُli-lladziina istajaabuu li-rabbihimubagi orang-orang yang memenuhi seruan Tuhan mereka
  2. الْحُسْنَىٰal-husnaayang terbaik
  3. وَالَّذِينَ لَمْ يَسْتَجِيبُوا لَهُwa-lladziina lam yastajiibuu lahudan orang-orang yang tidak memenuhi seruan-Nya
  4. لَوْ أَنَّ لَهُمْlaw anna lahumsekiranya mereka memiliki
  5. مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًاmaa fii l-ardhi jamii'ansemua yang ada di bumi
  6. وَمِثْلَهُ مَعَهُwa-mitslahu ma'ahudan sebanyak itu lagi bersamanya
  7. لَافْتَدَوْا بِهِla-ftadaw bihiniscaya mereka menebus diri dengannya
  8. أُولَٰئِكَ لَهُمْulaa'ika lahummereka itulah yang mendapat
  9. سُوءُ الْحِسَابِsuu'u l-hisaabihisab yang buruk
  10. وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُwa-ma'waahum jahannamudan tempat mereka Jahanam
  11. وَبِئْسَ الْمِهَادُwa-bi'sa l-mihaadudan itu seburuk-buruk tempat

Terjemahan per kata (27 kata)

  1. لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
  2. اسْتَجَابُواistajaabuumereka memenuhi
  3. لِرَبِّهِمُli-rabbihimukepada Tuhan mereka
  4. الْحُسْنَىٰal-husnaayang terbaik
  5. وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
  6. لَمْlamtidak
  7. يَسْتَجِيبُواyastajiibuumereka memenuhi
  8. لَهُlahubaginya
  9. لَوْlawsekiranya
  10. أَنَّannabahwa
  11. لَهُمْlahumbagi mereka
  12. مَاmaaapa yang
  13. فِيfiidi
  14. الْأَرْضِl-ardhibumi
  15. جَمِيعًاjamii'ansemuanya
  16. وَمِثْلَهُwa-mitslahudan sebanyak itu
  17. مَعَهُma'ahubersamanya
  18. لَافْتَدَوْاla-ftadawsungguh mereka akan menebus
  19. بِهِbihidengannya
  20. أُولَٰئِكَulaa'ikamereka itu
  21. لَهُمْlahumbagi mereka
  22. سُوءُsuu'ukeburukan
  23. الْحِسَابِl-hisaabiperhitungan
  24. وَمَأْوَاهُمْwa-ma'waahumdan tempat tinggal mereka
  25. جَهَنَّمُjahannamuJahanam
  26. وَبِئْسَwa-bi'sadan seburuk-buruk
  27. الْمِهَادُl-mihaaduhamparan

Inti bacaan

Ditekankan bahwa sekalipun seseorang memiliki 'semua yang ada di bumi dan sebanyak itu lagi', kekayaan itu tidak akan cukup untuk menebus diri dari akibat mengabaikan seruan Tuhan. Konkretnya: menumpuk kekayaan atau status sebagai bentuk perlindungan implisit dari konsekuensi moral tindakan sendiri adalah kalkulasi yang keliru, beberapa akibat tidak bisa dibeli lepas dengan harta, betapa pun besar jumlahnya, sehingga integritas tidak boleh dianggap bisa 'dinegosiasikan' lewat kekayaan.

Penjelasan pilihan kata

'Memenuhi seruan' (istajaabuu) di sini akar yang sama dengan 'mengabulkan' (yastajiibuun) di 13:14, dua penerapan berbeda dari akar yang sama: di sana tentang berhala yang tidak bisa mengabulkan permohonan penyembahnya, di sini tentang manusia yang memenuhi atau menolak seruan Allah. Kata yang sama menjembatani dua arah relasi: siapa memohon kepada siapa, dan siapa memenuhi seruan siapa.

Tafsiran

Ayat ini menutup rangkaian argumen panjang tentang tanda-tanda, pengetahuan, dan perumpamaan dengan konsekuensi konkret bagi dua kelompok: yang menyambut seruan Allah mendapat yang terbaik, yang menolaknya menghadapi kerugian sedemikian besar hingga seluruh kekayaan bumi pun tidak cukup untuk menebusnya. Skala hiperbolik ini (kekayaan dunia dua kali lipat) menegaskan betapa seriusnya konsekuensi yang dimaksud.

Renungan dan Hikmah

  • Akar 'memenuhi/mengabulkan seruan' yang sama muncul dua kali di rangkaian ini dengan arah relasi terbalik, 13:14 tentang berhala yang tak mampu mengabulkan permohonan manusia, 13:18 tentang manusia yang diminta memenuhi seruan Allah. Kata yang sama menyoroti kontras antara seruan yang sia-sia (kepada berhala) dan seruan yang berkonsekuensi nyata (kepada Allah).
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-w-b, r-b-b, h-s-n, a-r-d, j-m-', m-ts-l, f-d-y, s-w-a, h-s-b, a-w-y, b-a-s, m-h-d): istajaabuu diterjemahkan 'memenuhi (seruan)' (akar j-w-b); al-husnaa diterjemahkan 'yang terbaik'; iftadaw diterjemahkan 'menebus diri' (akar f-d-y); suu'u l-hisaab diterjemahkan 'hisab yang buruk' (akar h-s-b); mihaad diterjemahkan 'tempat (hamparan)'. gloss berat terjemahan lain dibuang.