وَالَّذِينَ يَصِلُونَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَنْ يُوصَلَ وَيَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ وَيَخَافُونَ سُوءَ الْحِسَابِ
Dan orang-orang yang menyambungkan apa yang Allah perintahkan untuk disambungkan, dan takut kepada Tuhan mereka, dan takut kepada hisab yang buruk,
Terjemahan bertahap (6 jeda)
- وَالَّذِينَ يَصِلُونَwa-lladziina yasiluunadan orang-orang yang menyambungkan
- مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِmaa amara llaahu bihiapa yang Allah perintahkan
- أَنْ يُوصَلَan yuusalauntuk disambungkan
- وَيَخْشَوْنَ رَبَّهُمْwa-yakhshawna rabbahumdan takut kepada Tuhan mereka
- وَيَخَافُونَwa-yakhaafuunadan takut
- سُوءَ الْحِسَابِsuu'a l-hisaabihisab yang buruk
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar w-s-l, a-m-r, a-l-h, kh-sh-y, r-b-b, kh-w-f, s-w-a, h-s-b): yasiluuna diterjemahkan 'menyambungkan' (akar w-s-l); yakhshawn/yakhaafuun diterjemahkan 'takut' (akar kh-sh-y, akar kh-w-f); suu'a l-hisaab diterjemahkan 'hisab yang buruk' (akar h-s-b). gloss '(seperti silaturahmi)' dibuang (teks umum, tak menyempit).
Aplikasi
Ciri kedua: menyambungkan 'apa yang Allah perintahkan untuk disambungkan', cakupan yang sengaja dijaga umum (bukan dipersempit ke silaturahmi kerabat saja), disertai takut kepada Tuhan dan takut pada hisab yang buruk. Konkretnya: menjaga hubungan/ikatan yang seharusnya terus dirawat (baik kekerabatan, kemitraan, maupun komitmen sosial lain) adalah kewajiban yang berlaku luas, bukan hanya kewajiban keluarga sempit, memutus hubungan yang seharusnya dijaga adalah pelanggaran yang sama seriusnya dengan pelanggaran lain yang lebih 'kelihatan religius'.