وَيَقُولُ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْلَا أُنْزِلَ عَلَيْهِ آيَةٌ مِنْ رَبِّهِ ۗ قُلْ إِنَّ اللَّهَ يُضِلُّ مَنْ يَشَاءُ وَيَهْدِي إِلَيْهِ مَنْ أَنَابَ

Dan orang-orang yang kufur berkata, “Mengapa tidak diturunkan kepadanya suatu tanda dari Tuhannya?” Katakanlah, “Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk ke arah-Nya bagi siapa yang bertobat.”

Terjemahan bertahap (8 jeda)

  1. وَيَقُولُ الَّذِينَ كَفَرُواwa-yaquulu lladziina kafaruudan orang-orang yang kufur berkata
  2. لَوْلَا أُنْزِلَ عَلَيْهِlawlaa unzila 'alayhimengapa tidak diturunkan kepadanya
  3. آيَةٌ مِنْ رَبِّهِaayatun min rabbihisuatu tanda dari Tuhannya
  4. قُلْqulkatakanlah
  5. إِنَّ اللَّهَ يُضِلُّinna llaaha yudhillusesungguhnya Allah menyesatkan
  6. مَنْ يَشَاءُman yasyaa'usiapa yang Dia kehendaki
  7. وَيَهْدِي إِلَيْهِwa-yahdii ilayhidan memberi petunjuk ke arah-Nya
  8. مَنْ أَنَابَman anaababagi siapa yang bertobat

Terjemahan per kata (19 kata)

  1. وَيَقُولُwa-yaquuludan ia berkata
  2. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  3. كَفَرُواkafaruukufur
  4. لَوْلَاlawlaamengapa tidak
  5. أُنْزِلَunziladiturunkan
  6. عَلَيْهِ'alayhiatasnya
  7. آيَةٌaayatuntanda
  8. مِنْmindari
  9. رَبِّهِrabbihiTuhannya
  10. قُلْqulkatakanlah
  11. إِنَّinnasesungguhnya
  12. اللَّهَllaahaAllah
  13. يُضِلُّyudhilluDia menyesatkan
  14. مَنْmanorang yang
  15. يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
  16. وَيَهْدِيwa-yahdiidan Dia memberi petunjuk
  17. إِلَيْهِilayhikepadanya
  18. مَنْmanorang yang
  19. أَنَابَanaabakembali

Inti bacaan

Permintaan tanda diulang lagi dari orang kufur (bandingkan 13:7), tetapi jawabannya kini digeser ke soal penyesatan dan petunjuk: Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki dan memberi petunjuk bagi 'orang yang bertobat' (man anaaba), inisiatif berbalik/kembali menjadi syarat yang disebutkan eksplisit. Konkretnya: petunjuk bukan sesuatu yang datang dari luar begitu saja saat dituntut, melainkan terkait dengan kesediaan seseorang untuk kembali (anaaba), sikap terbuka untuk berubah arah adalah prasyarat yang harus diusahakan, bukan menunggu bukti eksternal turun.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini mengulang pertanyaan yang persis sama dengan 13:7 kata demi kata: tuntutan akan tanda spektakuler yang sama, muncul kembali setelah jeda tentang sifat-sifat orang saleh dan orang yang berbuat kerusakan. 'Menyesatkan' (yudillu) akar yang sama dengan 'kesia-siaan' (dalaal) di 13:14 dan 'kekeliruan' di 12:95: bentuk kausatif di sini menandai Allah membiarkan seseorang tersesat, bukan memaksanya.

Tafsiran

Pertanyaan yang sama dari 13:7 muncul kembali, kali ini dijawab lebih langsung: bukan dengan menjanjikan tanda baru, melainkan dengan menjelaskan bahwa penyesatan dan petunjuk keduanya berada di tangan Allah, terkait dengan sikap batin seseorang (bertobat atau tidak), bukan soal kekurangan bukti eksternal.

Renungan dan Hikmah

  • Pertanyaan yang sama persis dari 13:7 diulang di sini, tapi jawabannya kini eksplisit, sebuah pola pengulangan pertanyaan dengan jawaban yang diperdalam, menunjukkan bahwa keluhan yang sama terus muncul namun direspons dengan penjelasan yang semakin lengkap seiring surah berlanjut.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah) diterjemahkan 'tanda'. Ayat ini termasuk 55 yang SENGAJA ditunda di rollout pertama karena terjemahan lain memakai 'bukti/mukjizat/keterangan', kata yang bisa menerjemahkan bayyinah/sultaan, bukan aayah. Diselesaikan setelah pemilahan per-LEMA (bukan akar: akar byn mencakup bayyinah/bayna/mubiin yang beda-beda) dan pembacaan teks per-ayat. Padanan pesaing (bayyinah/sultaan) SENGAJA dipertahankan, hanya aayah yang diganti.