لَهُمْ عَذَابٌ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَلَعَذَابُ الْآخِرَةِ أَشَقُّ ۖ وَمَا لَهُمْ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَاقٍ
Bagi mereka azab dalam kehidupan dunia, dan sungguh azab akhirat lebih berat, dan tidak ada bagi mereka dari Allah seorang pelindung.
Terjemahan bertahap (6 jeda)
- لَهُمْ عَذَابٌlahum adzaabunbagi mereka azab
- فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَاfii l-hayaati d-dunyaadalam kehidupan dunia
- وَلَعَذَابُ الْآخِرَةِwa-la-adzaabu l-aakhiratidan sungguh azab akhirat
- أَشَقُّashaqqulebih berat
- وَمَا لَهُمْwa-maa lahumdan tidak ada bagi mereka
- مِنَ اللَّهِ مِنْ وَاقٍmina llaahi min waaqindari Allah seorang pelindung
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar '-dz-b, h-y-y, d-n-w, a-kh-r, sh-q-q, a-l-h, w-q-y): ashaqq diterjemahkan 'lebih berat (sulit)' (akar sh-q-q); waaq diterjemahkan 'pelindung (penjaga)' (akar w-q-y). gloss '(yang pedih)' dibuang.
Aplikasi
Azab digambarkan berlapis dua: 'dalam kehidupan dunia' dan yang 'akhirat lebih berat', konsekuensi tidak berhenti di satu ranah saja, dan tidak ada pelindung dari Allah bagi yang mengalaminya. Konkretnya: akibat dari pilihan buruk kerap sudah terasa di kehidupan ini (kegelisahan, kerusakan hubungan, konsekuensi sosial) sebelum bicara soal akhirat sama sekali, sinyal-sinyal itu semestinya dibaca sebagai peringatan dini, bukan diabaikan karena akibat yang lebih besar terasa jauh.