وَالَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يَفْرَحُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ ۖ وَمِنَ الْأَحْزَابِ مَنْ يُنْكِرُ بَعْضَهُ ۚ قُلْ إِنَّمَا أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ اللَّهَ وَلَا أُشْرِكَ بِهِ ۚ إِلَيْهِ أَدْعُو وَإِلَيْهِ مَآبِ
Dan orang-orang yang Kami beri Kitab bergembira dengan apa yang diturunkan kepadamu, dan di antara golongan-golongan ada yang mengingkari sebagiannya. Katakanlah, “Sesungguhnya aku hanya diperintah untuk menyembah Allah dan tidak mempersekutukan-Nya. Kepada-Nya aku menyeru, dan kepada-Nya tempat kembaliku.”
Terjemahan bertahap (10 jeda)
- وَالَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَwa-lladziina aataynaahumu l-kitaabadan orang-orang yang Kami beri Kitab
- يَفْرَحُونَyafrahuunabergembira
- بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَbi-maa unzila ilaykadengan apa yang diturunkan kepadamu
- وَمِنَ الْأَحْزَابِwa-mina l-ahzaabidan di antara golongan-golongan
- مَنْ يُنْكِرُ بَعْضَهُman yunkiru ba'dhahuada yang mengingkari sebagiannya
- قُلْqulkatakanlah
- إِنَّمَا أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ اللَّهَinnamaa umirtu an a'buda llaahasesungguhnya aku hanya diperintah untuk menyembah Allah
- وَلَا أُشْرِكَ بِهِwa-laa usyrika bihidan tidak mempersekutukan-Nya
- إِلَيْهِ أَدْعُوilayhi ad'uukepada-Nya aku menyeru
- وَإِلَيْهِ مَآبِwa-ilayhi ma'aabidan kepada-Nya tempat kembaliku
Terjemahan per kata (25 kata)
- وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
- آتَيْنَاهُمُaataynaahumuKami beri mereka
- الْكِتَابَl-kitaabaKitab
- يَفْرَحُونَyafrahuunamereka bergembira
- بِمَاbi-maadengan apa yang
- أُنْزِلَunziladiturunkan
- إِلَيْكَilaykakepadamu
- وَمِنَwa-minadan dari
- الْأَحْزَابِl-ahzaabigolongan-golongan
- مَنْmanorang yang
- يُنْكِرُyunkirumengingkari
- بَعْضَهُba'dhahusebagiannya
- قُلْqulkatakanlah
- إِنَّمَاinnamaasesungguhnya hanyalah
- أُمِرْتُumirtuaku diperintahkan
- أَنْanuntuk
- أَعْبُدَa'budaaku mengabdi
- اللَّهَllaahaAllah
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- أُشْرِكَusyrikadipersekutukan
- بِهِbihidengan-Nya
- إِلَيْهِilayhikepada-Nya
- أَدْعُوad'uuaku menyeru
- وَإِلَيْهِwa-ilayhidan kepada-Nya
- مَآبِma'aabitempat kembali
Inti bacaan
Ahli Kitab yang menerima wahyu sebelumnya digambarkan terbagi dua: yang bergembira dengan apa yang diturunkan (karena mengenali kesinambungannya), dan golongan lain yang mengingkari sebagiannya, sementara jawaban Nabi hanya soal tugasnya sendiri: menyembah Allah tanpa mempersekutukan-Nya. Konkretnya: menghadapi perpecahan pendapat/penerimaan atas suatu kebenaran dari pihak luar, respons yang pas bukan larut dalam perdebatan mereka, melainkan tetap fokus dan konsisten pada komitmen sendiri, sebagaimana jawaban Nabi yang tidak terseret memperdebatkan siapa benar siapa salah, hanya menegaskan posisinya sendiri.
Penjelasan pilihan kata
'Menyembah' (a'buda) dan 'menyeru' (ad'uu) dua akar berbeda yang berdampingan: menyembah menandai ketundukan ritual/total, menyeru menandai ajakan aktif kepada orang lain; keduanya dipertahankan terpisah karena memang dua tindakan berbeda yang disebutkan berurutan, bukan sinonim yang bisa disatukan.
Tafsiran
Ayat ini mencatat respons beragam terhadap wahyu: sebagian dari mereka yang memiliki kitab sebelumnya menyambutnya dengan gembira, sementara golongan lain menolak sebagiannya. Respons terhadap penolakan ini bukan perdebatan, melainkan penegasan sederhana tentang inti misi: menyembah Allah semata dan mengajak kepada-Nya.
Renungan dan Hikmah
- Ayat ini mencatat bahwa respons terhadap wahyu ini tidak seragam bahkan di antara ahli kitab sendiri, sebagian menyambut gembira, sebagian menolak sebagian; sebuah pengakuan keragaman respons yang tidak coba diseragamkan atau dijelaskan lebih jauh oleh teks.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-t-y, k-t-b, f-r-h, n-z-l, h-z-b, n-k-r, b-'-d, q-w-l, a-m-r, '-b-d, a-l-h, sh-r-k, d-'-w, a-w-b): yafrahuun diterjemahkan 'bergembira' (akar f-r-h); yunkiru diterjemahkan 'mengingkari' (akar n-k-r); a'buda diterjemahkan 'menyembah' (akar '-b-d) + ilayhi ad'uu diterjemahkan 'kepada-Nya aku menyeru' (akar d-'-w), dua akar berdampingan; ma'aab diterjemahkan 'tempat kembali' (akar '-w-b). gloss '(kitab)/(Nabi Muhammad)/(Yahudi dan Nasrani)/(manusia)' dibuang.