يَمْحُو اللَّهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ ۖ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَابِ

Allah menghapus apa yang Dia kehendaki dan menetapkan, dan di sisi-Nya induk Kitab.

Terjemahan bertahap (5 jeda)

  1. يَمْحُو اللَّهُyamhuu llaahuAllah menghapus
  2. مَا يَشَاءُmaa yasyaa'uapa yang Dia kehendaki
  3. وَيُثْبِتُwa-yutsbitudan menetapkan
  4. وَعِنْدَهُwa-'indahudan di sisi-Nya
  5. أُمُّ الْكِتَابِummu l-kitaabiinduk Kitab

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. يَمْحُوyamhuuDia menghapus
  2. اللَّهُllaahuAllah
  3. مَاmaaapa yang
  4. يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
  5. وَيُثْبِتُwa-yutsbitudan Dia menetapkan
  6. وَعِنْدَهُwa-'indahudan di sisi-Nya
  7. أُمُّummuinduk
  8. الْكِتَابِl-kitaabiKitab

Inti bacaan

Allah digambarkan 'menghapus apa yang Dia kehendaki dan menetapkan' (yamhuu. wa yuthbitu), kuasa untuk merevisi, bukan sistem yang kaku dan sekali-jadi, sementara di sisi-Nya tetap ada 'induk Kitab' yang menyeluruh dan konsisten. Konkretnya: perubahan keadaan (baik yang terasa sebagai kemunduran maupun perbaikan) tidak berarti tanpa arah atau kacau, ada kerangka yang lebih besar dan koheren di baliknya, sehingga perubahan yang dialami semestinya disikapi dengan ketenangan, bukan kepanikan seolah semuanya acak.

Penjelasan pilihan kata

'Induk Kitab' (ummu l-kitaab) dipertahankan literal, tanpa menambahkan identifikasi seperti 'Lauhulmahfuz' yang tidak ada di kata Arabnya sendiri: itu adalah penjelasan tradisi tafsir, bukan bagian dari teks. 'Menghapus' dan 'menetapkan' (yamhuu/yutsbitu) dua tindakan berlawanan yang dipasangkan, menandai kuasa Allah untuk mengubah atau meneguhkan sesuatu sesuai kehendak-Nya.

Tafsiran

Ayat pendek ini menyatakan otoritas penuh Allah atas apa yang dihapus atau ditetapkan, dengan 'induk Kitab' sebagai rujukan sumber yang berada di sisi-Nya: teks tidak menjelaskan lebih lanjut apa persisnya 'induk Kitab' ini, membiarkannya sebagai konsep yang disebut tanpa detail tambahan.

Renungan dan Hikmah

  • 'Induk Kitab' disebut tanpa penjelasan lebih lanjut tentang wujud atau sifatnya, mengidentifikasinya secara spesifik (misalnya sebagai catatan takdir tertentu) adalah tafsir tambahan, bukan sesuatu yang dinyatakan eksplisit oleh ayat ini sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar m-h-w, a-l-h, sh-y-a, ts-b-t, '-n-d, a-m-m, k-t-b): yamhuu diterjemahkan 'menghapus' (akar m-h-w); yuthbitu diterjemahkan 'menetapkan' (akar ts-b-t); ummu l-kitaab diterjemahkan 'induk Kitab' (akar '-m-m + akar k-t-b; terjemahan lain menambah '(Lauhulmahfuz)', dibuang, itu tafsir). gloss '(Lauhulmahfuz)' dibuang.