وَقَدْ مَكَرَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلِلَّهِ الْمَكْرُ جَمِيعًا ۖ يَعْلَمُ مَا تَكْسِبُ كُلُّ نَفْسٍ ۗ وَسَيَعْلَمُ الْكُفَّارُ لِمَنْ عُقْبَى الدَّارِ

Dan sungguh telah membuat muslihat orang-orang sebelum mereka, tetapi milik Allah muslihat itu semuanya. Dia mengetahui apa yang diperbuat oleh setiap jiwa, dan orang-orang kufar akan mengetahui untuk siapa tempat kesudahan.

Terjemahan bertahap (6 jeda)

  1. وَقَدْ مَكَرَwa-qad makaradan sungguh telah membuat muslihat
  2. الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْalladziina min qablihimorang-orang sebelum mereka
  3. فَلِلَّهِ الْمَكْرُ جَمِيعًاfa-li-llaahi l-makru jamii'antetapi milik Allah muslihat itu semuanya
  4. يَعْلَمُ مَا تَكْسِبُ كُلُّ نَفْسٍya'lamu maa taksibu kullu nafsinDia mengetahui apa yang diperbuat oleh setiap jiwa
  5. وَسَيَعْلَمُ الْكُفَّارُwa-sa-ya'lamu l-kuffaarudan orang-orang kufar akan mengetahui
  6. لِمَنْ عُقْبَى الدَّارِli-man 'uqbaa d-daariuntuk siapa tempat kesudahan

Terjemahan per kata (18 kata)

  1. وَقَدْwa-qadpadahal sungguh
  2. مَكَرَmakaramembuat tipu daya
  3. الَّذِينَalladziinaorang-orang yang
  4. مِنْmindari
  5. قَبْلِهِمْqablihimsebelum mereka
  6. فَلِلَّهِfa-li-llaahimaka milik Allah
  7. الْمَكْرُl-makrutipu daya
  8. جَمِيعًاjamii'ansemuanya
  9. يَعْلَمُya'lamumengetahui
  10. مَاmaaapa yang
  11. تَكْسِبُtaksibuusahakan
  12. كُلُّkullusetiap
  13. نَفْسٍnafsinjiwa
  14. وَسَيَعْلَمُwa-sa-ya'lamudan kelak akan mengetahui
  15. الْكُفَّارُl-kuffaaruorang-orang kufar
  16. لِمَنْli-manbagi siapa
  17. عُقْبَى'uqbaakesudahan
  18. الدَّارِd-daarinegeri

Inti bacaan

Tipu daya yang direncanakan pihak-pihak sebelumnya digambarkan tetap berada 'dalam kekuasaan Allah' secara keseluruhan (falillaahi l-makru jamii'an), bukan kekuatan independen yang bisa lolos dari kerangka yang lebih besar. Konkretnya: menghadapi rencana jahat atau manipulasi pihak lain, ketenangan yang beralasan bisa datang dari kesadaran bahwa tipu daya sekompleks apa pun tetap beroperasi dalam batas yang tidak sepenuhnya mereka kendalikan sendiri, ini bukan alasan untuk pasif, tapi alasan untuk tidak panik berlebihan.

Penjelasan pilihan kata

'Muslihat' (makr) muncul dua kali di ayat ini: sekali untuk muslihat manusia yang menolak (echo langsung dari 13:33), sekali untuk penegasan bahwa muslihat itu sendiri, dalam pengertian yang lebih dalam, berada sepenuhnya dalam kekuasaan Allah. Dipertahankan 'muslihat' konsisten di kedua kemunculan, bukan diganti 'tipu daya': akar yang sama dipertahankan sama, meski subjeknya berbeda (manusia yang menolak, lalu Allah).

Tafsiran

Ayat ini menggemakan langsung 13:33 (muslihat orang-orang kufar yang membuatnya tampak indah bagi mereka) dan memperluasnya ke generasi-generasi sebelumnya: pola muslihat manusia terhadap kebenaran bukan hal baru, dan pada akhirnya, muslihat itu sendiri sepenuhnya berada dalam kendali Allah, bukan benar-benar lepas dari-Nya.

Renungan dan Hikmah

  • Muslihat yang sama yang membuat kesesatan tampak indah bagi orang-orang kufar masa kini (13:33) di sini ditempatkan dalam konteks sejarah panjang, generasi-generasi sebelumnya melakukan hal serupa, namun ayat ini menegaskan bahwa muslihat itu sendiri, pada akhirnya, tidak pernah benar-benar lepas dari kendali Allah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).