وَقَالَ الشَّيْطَانُ لَمَّا قُضِيَ الْأَمْرُ إِنَّ اللَّهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ الْحَقِّ وَوَعَدْتُكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْ ۖ وَمَا كَانَ لِيَ عَلَيْكُمْ مِنْ سُلْطَانٍ إِلَّا أَنْ دَعَوْتُكُمْ فَاسْتَجَبْتُمْ لِي ۖ فَلَا تَلُومُونِي وَلُومُوا أَنْفُسَكُمْ ۖ مَا أَنَا بِمُصْرِخِكُمْ وَمَا أَنْتُمْ بِمُصْرِخِيَّ ۖ إِنِّي كَفَرْتُ بِمَا أَشْرَكْتُمُونِ مِنْ قَبْلُ ۗ إِنَّ الظَّالِمِينَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Dan setan berkata, ketika perkara telah diputuskan, “Sesungguhnya Allah menjanjikan kepada kalian janji yang benar, dan aku menjanjikan kepada kalian lalu aku mengingkarinya. Dan tidak ada bagiku atas kalian suatu keterangan, kecuali aku menyeru kalian lalu kalian memenuhi seruanku. Maka janganlah kalian mencelaku, dan celalah diri kalian sendiri. Aku bukanlah penolong kalian, dan kalian bukanlah penolongku. Sesungguhnya aku kufur terhadap apa yang kalian persekutukan aku sejak dahulu.” Sesungguhnya orang-orang yang zalim, bagi mereka azab yang pedih.

Terjemahan bertahap (17 jeda)

  1. وَقَالَ الشَّيْطَانُwa-qaala sy-syaythaanudan setan berkata
  2. لَمَّا قُضِيَ الْأَمْرُlammaa qudhiya l-amruketika perkara telah diputuskan
  3. إِنَّ اللَّهَ وَعَدَكُمْinna llaaha wa'adakumsesungguhnya Allah menjanjikan kepada kalian
  4. وَعْدَ الْحَقِّwa'da l-haqqijanji yang benar
  5. وَوَعَدْتُكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْwa-wa'adtukum fa-akhlaftukumdan aku menjanjikan kepada kalian lalu aku mengingkarinya
  6. وَمَا كَانَ لِيَ عَلَيْكُمْwa-maa kaana liya 'alaykumdan tidak ada bagiku atas kalian
  7. مِنْ سُلْطَانٍmin sulthaaninsuatu keterangan
  8. إِلَّا أَنْ دَعَوْتُكُمْillaa an da'awtukumkecuali aku menyeru kalian
  9. فَاسْتَجَبْتُمْ لِيfa-istajabtum liilalu kalian memenuhi seruanku
  10. فَلَا تَلُومُونِيfa-laa taluumuuniimaka janganlah kalian mencelaku
  11. وَلُومُوا أَنْفُسَكُمْwa-luumuu anfusakumdan celalah diri kalian sendiri
  12. مَا أَنَا بِمُصْرِخِكُمْmaa anaa bi-mushrikhikumaku bukanlah penolong kalian
  13. وَمَا أَنْتُمْ بِمُصْرِخِيَّwa-maa antum bi-mushrikhiyyadan kalian bukanlah penolongku
  14. إِنِّي كَفَرْتُinnii kafartusesungguhnya aku kufur
  15. بِمَا أَشْرَكْتُمُونِ مِنْ قَبْلُbi-maa asyraktumuuni min qabluapa yang kalian persekutukan aku sejak dahulu
  16. إِنَّ الظَّالِمِينَinna zh-zhaalimiinasesungguhnya orang-orang yang zalim
  17. لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌlahum 'adzaabun aliimunbagi mereka azab yang pedih

Terjemahan per kata (44 kata)

  1. وَقَالَwa-qaaladan berkata
  2. الشَّيْطَانُsy-syaythaanusetan
  3. لَمَّاlammaaketika
  4. قُضِيَqudhiyadiputuskan
  5. الْأَمْرُl-amruurusan
  6. إِنَّinnasesungguhnya
  7. اللَّهَllaahaAllah
  8. وَعَدَكُمْwa'adakummenjanjikan kepada kalian
  9. وَعْدَwa'dajanji
  10. الْحَقِّl-haqqihak
  11. وَوَعَدْتُكُمْwa-wa'adtukumdan aku menjanjikan kepada kalian
  12. فَأَخْلَفْتُكُمْfa-akhlaftukummaka aku menyalahi kalian
  13. وَمَاwa-maadan tidaklah
  14. كَانَkaanaadalah
  15. لِيَliyabagiku
  16. عَلَيْكُمْ'alaykumatas kalian
  17. مِنْmindari
  18. سُلْطَانٍsulthaaninketerangan
  19. إِلَّاillaakecuali
  20. أَنْanbahwa
  21. دَعَوْتُكُمْda'awtukumaku menyeru kalian
  22. فَاسْتَجَبْتُمْfa-istajabtummaka kalian memenuhinya
  23. لِيliibagiku
  24. فَلَاfa-laamaka janganlah
  25. تَلُومُونِيtaluumuuniikalian mencelaku
  26. وَلُومُواwa-luumuudan celalah kalian
  27. أَنْفُسَكُمْanfusakumdiri kalian
  28. مَاmaatidaklah
  29. أَنَاanaaaku
  30. بِمُصْرِخِكُمْbi-mushrikhikumyang menolong kalian
  31. وَمَاwa-maadan tidaklah
  32. أَنْتُمْantumkalian
  33. بِمُصْرِخِيَّbi-mushrikhiyyayang menolongku
  34. إِنِّيinniisesungguhnya aku
  35. كَفَرْتُkafartuaku mengingkari
  36. بِمَاbi-maapada apa yang
  37. أَشْرَكْتُمُونِasyraktumuunikalian mempersekutukanku
  38. مِنْmindari
  39. قَبْلُqablusebelumnya
  40. إِنَّinnasesungguhnya
  41. الظَّالِمِينَzh-zhaalimiinayang zalim
  42. لَهُمْlahumbagi mereka
  43. عَذَابٌ'adzaabunazab
  44. أَلِيمٌaliimunyang pedih

Inti bacaan

Pengakuan setan sendiri di ayat ini justru membongkar mitos 'setan menggoda hingga tak berdaya menolak', ia mengaku eksplisit 'tidak ada bagiku atas kalian sultaan (kekuasaan/otoritas paksa), kecuali aku menyeru kalian, lalu kalian menyahutku', dan menutup dengan 'jangan cerca aku, cercalah diri kalian sendiri'. Konkretnya: menyalahkan godaan eksternal (dari orang lain, lingkungan, atau dorongan apa pun) sebagai alasan penuh atas pilihan buruk sendiri adalah pengelakan yang menurut ayat ini bahkan sumber godaan itu sendiri tidak akan mendukung, ajakan hanya berhasil karena ada respons yang menyetujuinya; tanggung jawab akhir tetap pada yang menyahut, bukan yang mengajak.

Penjelasan pilihan kata

'Keterangan' (sultaan): akar yang sama dengan yang dipakai di 14:10-11 (permintaan bukti dari kaum-kaum penolak); di sini setan mengakui secara terbuka tidak pernah memiliki otoritas atau bukti sungguhan atas manusia, hanya kemampuan menyeru. 'Menyeru' dan 'memenuhi seruan' (da'awtukum/istajabtum): pengakuan bahwa manusia sendiri yang memilih menanggapi seruan itu, bukan dipaksa.

Tafsiran

Pengakuan setan ini luar biasa jujur dan tanpa penyesalan: dia tidak meminta maaf, melainkan menyalahkan balik manusia yang memilih mengikutinya, sambil menegaskan dia sendiri tidak pernah punya kekuasaan sungguhan atas mereka. Penolakan tegas terhadap penyekutuan dirinya dengan Allah ('aku kufur terhadap apa yang kalian persekutukan aku') menutup pengakuan ini dengan setan sendiri menjauhkan diri dari tuduhan yang pernah menguntungkannya.

Renungan dan Hikmah

  • Pengakuan setan bahwa dia tidak pernah punya 'keterangan' atau otoritas sungguhan atas manusia, hanya kemampuan menyeru, yang manusia sendiri memilih menanggapinya; menegaskan tanggung jawab pribadi atas pilihan yang diambil, tidak bisa dialihkan sepenuhnya kepada godaan eksternal.
  • Setan di sini digambarkan tanpa kekuasaan memaksa sungguhan, hanya kapasitas mengajak yang bisa ditolak, gambaran yang berbeda dari citra populer setan sebagai kekuatan yang mengendalikan manusia secara langsung tanpa pilihan bebas dari pihak manusia sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, sh-t-n, q-d-y, a-m-r, a-l-h, w-'-d, h-q-q, kh-l-f, k-w-n, s-l-t, d-'-w, j-w-b, l-w-m, n-f-s, s-r-kh, k-f-r, sh-r-k, q-b-l, zh-l-m, '-dz-b, a-l-m): maa kaana liya alaykum min sultaan illaa an da'awtukum fa-stajabtum diterjemahkan 'tidak ada bagiku atas kalian sultaan, kecuali aku menyeru lalu kalian menyahut', akar s-l-t (putaran 82: setan TAK PUNYA kuasa-paksa/hujah, hanya ajakan yang disahut BEBAS, tanggung jawab pada manusia); da'awtukum (akar d-'-w) + istajabtum (akar j-w-b); wa'da l-haqq diterjemahkan 'janji yang benar' (akar w-'-d + akar h-q-q); musrikh diterjemahkan 'penolong (penjawab jeritan)' (akar s-r-kh). gloss '(hisab)/(sekadar)/(dengan Allah)' dibuang.