تُؤْتِي أُكُلَهَا كُلَّ حِينٍ بِإِذْنِ رَبِّهَا ۗ وَيَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثَالَ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ
ia memberikan buahnya setiap waktu dengan izin Tuhannya. Dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan untuk manusia, agar mereka mengambil pelajaran.
Terjemahan bertahap (6 jeda)
- تُؤْتِي أُكُلَهَاtu'tii ukulahaaia memberikan buahnya
- كُلَّ حِينٍkulla hiininsetiap waktu
- بِإِذْنِ رَبِّهَاbi-idzni rabbihaadengan izin Tuhannya
- وَيَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثَالَwa-yadribu llaahu l-amtsaaladan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan
- لِلنَّاسِli-n-naasiuntuk manusia
- لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَla'allahum yatadzakkaruunaagar mereka mengambil pelajaran
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar a-t-y, a-k-l, k-l-l, h-y-n, a-dz-n, r-b-b, d-r-b, a-l-h, m-ts-l, n-w-s, dz-k-r): tu'tii ukulahaa diterjemahkan 'memberikan buahnya' (akar '-t-y + akar '-k-l); idhn diterjemahkan 'izin' (akar '-dz-n); yatadhakkaruun diterjemahkan 'mengambil pelajaran' (akar dz-k-r). Selaras.
Aplikasi
Pohon yang baik itu 'memberikan buahnya setiap waktu', bukan sesekali atau musiman, menandakan bahwa kebaikan yang berakar kuat menghasilkan buah secara konsisten, bukan sporadis. Konkretnya: ucapan atau tindakan baik yang genuin semestinya menghasilkan dampak baik secara berkelanjutan, bukan hanya di momen-momen tertentu yang mudah dilihat orang, konsistensi sepanjang waktu adalah ciri pembeda antara kebaikan yang berakar sungguhan dan kebaikan yang pura-pura atau musiman.