يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ ۖ وَيُضِلُّ اللَّهُ الظَّالِمِينَ ۚ وَيَفْعَلُ اللَّهُ مَا يَشَاءُ
Allah meneguhkan orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh dalam kehidupan dunia dan di akhirat, dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim, dan Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.
Terjemahan bertahap (6 jeda)
- يُثَبِّتُ اللَّهُyutsabbitu llaahuAllah meneguhkan
- الَّذِينَ آمَنُواalladziina aamanuuorang-orang yang beriman
- بِالْقَوْلِ الثَّابِتِbi-l-qawli ts-tsaabitidengan ucapan yang teguh
- فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِfii l-hayaati d-dunyaa wa-fii l-aakhiratidalam kehidupan dunia dan di akhirat
- وَيُضِلُّ اللَّهُ الظَّالِمِينَwa-yudhillu llaahu zh-zhaalimiinadan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim
- وَيَفْعَلُ اللَّهُ مَا يَشَاءُwa-yaf'alu llaahu maa yasyaa'udan Allah berbuat apa yang Dia kehendaki
Terjemahan per kata (18 kata)
- يُثَبِّتُyutsabbitumeneguhkan
- اللَّهُllaahuAllah
- الَّذِينَalladziinaorang-orang yang
- آمَنُواaamanuuberiman
- بِالْقَوْلِbi-l-qawlidengan perkataan
- الثَّابِتِts-tsaabitiyang kukuh
- فِيfiidalam
- الْحَيَاةِl-hayaatikehidupan
- الدُّنْيَاd-dunyaadunia
- وَفِيwa-fiidan pada
- الْآخِرَةِl-aakhiratiakhirat
- وَيُضِلُّwa-yudhilludan Dia menyesatkan
- اللَّهُllaahuAllah
- الظَّالِمِينَzh-zhaalimiinayang zalim
- وَيَفْعَلُwa-yaf'aludan Dia melakukan
- اللَّهُllaahuAllah
- مَاmaaapa yang
- يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
Inti bacaan
Peneguhan bagi orang beriman disebut berlaku 'dalam kehidupan dunia dan di akhirat', bukan hanya jaminan di masa depan, melainkan kestabilan yang dirasakan sejak sekarang, lewat 'ucapan yang teguh' (al-qawl ath-thaabit). Konkretnya: kekuatan memegang keyakinan atau prinsip yang teguh semestinya menghasilkan ketenangan yang terasa dalam kehidupan sehari-hari saat ini, bukan hanya janji abstrak untuk nanti, orang yang goyah dalam ucapannya sendiri (plin-plan, mudah terombang-ambing) mungkin perlu memeriksa fondasi keyakinannya, bukan hanya keteguhan sikapnya.
Penjelasan pilihan kata
'Teguh' (tsaabit) di sini kata yang sama persis dengan 'kokoh' yang menggambarkan akar pohon yang baik di 14:24: menghubungkan perumpamaan pohon secara eksplisit dengan keteguhan iman orang beriman. 'Menyesatkan' (yudillu): akar yang sama yang berulang sejak 13:27, 13:33, 14:4, kini dipasangkan langsung dengan 'meneguhkan' sebagai dua kutub yang kontras.
Tafsiran
Ayat ini menjelaskan makna perumpamaan pohon secara langsung: 'ucapan yang teguh' adalah kalimat baik yang berakar kokoh itu, dan keteguhannya berlaku baik di dunia maupun di akhirat, bukan hanya sementara. Kontrasnya, orang-orang zalim mengalami penyesatan, dua nasib yang sepenuhnya bergantung pada kehendak Allah.
Renungan dan Hikmah
- Kata 'teguh' yang sama persis dengan yang menggambarkan akar pohon yang baik di 14:24 kini diterapkan langsung pada keteguhan iman, perumpamaan pohon bukan sekadar ilustrasi lepas, melainkan penjelasan bergambar yang langsung dikaitkan kembali dengan realitas keimanan yang dijelaskannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar ts-b-t, a-l-h, a-m-n, q-w-l, h-y-y, d-n-w, a-kh-r, d-l-l, zh-l-m, f-'-l, sh-y-a): yuthabbitu diterjemahkan 'meneguhkan' (akar ts-b-t); al-qawl ath-thaabit diterjemahkan 'ucapan yang teguh' (akar q-w-l + akar ts-b-t); yudillu diterjemahkan 'menyesatkan' (akar d-l-l putaran 78, setelah pilihan mereka). footnote-marker dibuang.