وَآتَاكُمْ مِنْ كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ ۚ وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَتَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا ۗ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ
Dan Dia memberi kalian dari segala yang kalian mohonkan kepada-Nya. Dan jika kalian menghitung nikmat Allah, kalian tidak akan mampu menghitungnya. Sesungguhnya manusia benar-benar sangat zalim lagi sangat kufur.
Terjemahan bertahap (6 jeda)
- وَآتَاكُمْwa-aataakumdan Dia memberi kalian
- مِنْ كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُmin kulli maa sa'altumuuhudari segala yang kalian mohonkan kepada-Nya
- وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَتَ اللَّهِwa-in ta'udduu ni'mata llaahidan jika kalian menghitung nikmat Allah
- لَا تُحْصُوهَاlaa tuhsuuhaakalian tidak akan mampu menghitungnya
- إِنَّ الْإِنْسَانَinna l-insaanasesungguhnya manusia
- لَظَلُومٌ كَفَّارٌla-zhaluumun kaffaarunbenar-benar sangat zalim lagi sangat kufur
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar a-t-y, k-l-l, s-a-l, '-d-d, n-'-m, a-l-h, h-s-y, a-n-s, zh-l-m, k-f-r): sa'altumuuh diterjemahkan 'kalian mohonkan kepada-Nya' (akar s-'-l); ta'udduu diterjemahkan 'menghitung' (akar '-d-d); laa tuhsuuhaa diterjemahkan 'tidak mampu menghitungnya' (akar h-s-y); zhaluum/kaffaar diterjemahkan 'sangat zalim/sangat kufur' (akar zh-l-m, akar k-f-r). Selaras.
Aplikasi
Kontras tajam: kelimpahan pemberian yang 'tidak akan mampu dihitung' dihadapkan dengan diagnosis keras tentang manusia, 'sangat zalim lagi sangat kufur'. Konkretnya: kesadaran akan skala kelimpahan yang diterima (sebagian besar tidak disadari atau dianggap remeh) seharusnya memicu refleksi jujur tentang seberapa sering rasa syukur benar-benar dipraktikkan dibanding dianggap biasa saja, kecenderungan mengabaikan kelimpahan yang sudah ada adalah kecenderungan manusiawi yang perlu dilawan secara sadar.