لِيَجْزِيَ اللَّهُ كُلَّ نَفْسٍ مَا كَسَبَتْ ۚ إِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ

Agar Allah membalas setiap jiwa atas apa yang diusahakannya; sesungguhnya Allah cepat perhitungan-Nya.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. لِيَجْزِيَ اللَّهُli-yajziya llaahuagar Allah membalas
  2. كُلَّ نَفْسٍ مَا كَسَبَتْkulla nafsin maa kasabatsetiap jiwa atas apa yang diusahakannya
  3. إِنَّ اللَّهَinna llaahasesungguhnya Allah
  4. سَرِيعُ الْحِسَابِsarii'u l-hisaabicepat perhitungan-Nya

Terjemahan per kata (10 kata)

  1. لِيَجْزِيَli-yajziyaagar Dia membalas
  2. اللَّهُllaahuAllah
  3. كُلَّkullasetiap
  4. نَفْسٍnafsinjiwa
  5. مَاmaaapa yang
  6. كَسَبَتْkasabatdiusahakan
  7. إِنَّinnasesungguhnya
  8. اللَّهَllaahaAllah
  9. سَرِيعُsarii'ucepat
  10. الْحِسَابِl-hisaabiperhitungan

Inti bacaan

Tujuan dari keseluruhan gambaran dramatis ini dijelaskan: 'agar Allah membalas setiap jiwa atas apa yang diusahakannya', konsekuensi yang digambarkan bukan kekejaman sewenang-wenang, melainkan keadilan yang presisi dan cepat.

Penjelasan pilihan kata

'Cepat perhitungan-Nya' (sarii'u l-hisaab): tanpa kata 'Maha', konsisten dengan disiplin proyek ini terhadap bentuk indefinit/konstruk yang tidak membenarkan penambahan superlatif; 'membalas' (yajziya), akar yang sama dengan 'membalas' (najzii) di 12:22 dan ayat-ayat lain terjemahan ini, dipertahankan konsisten.

Tafsiran

Ayat ini menyimpulkan tujuan dari seluruh rangkaian peringatan tentang hari kiamat, bukan sekadar menakut-nakuti, melainkan menegaskan prinsip keadilan: setiap jiwa dibalas sesuai usahanya sendiri, dan proses ini akan berlangsung cepat, tanpa penundaan berkepanjangan.

Renungan dan Hikmah

  • Sesudah gambaran hari itu yang panjang dan berat, Allah baru menyebut tujuannya: agar setiap jiwa dibalas atas apa yang diusahakannya. Maksudnya diletakkan paling akhir. Gambaran yang menakutkan itu ternyata pembuka bagi kalimat tentang keadilan.
  • Yang dibalas setiap jiwa atas apa yang diusahakannya, bukan atas kelompoknya. Hitungannya satu per satu. Tidak ada yang menanggung kelebihan orang lain, dan tidak ada yang kehilangan miliknya sendiri karena orang di sekitarnya.
  • Allah menutup dengan menyebut diri-Nya cepat perhitungan-Nya. Bukan teliti atau adil, melainkan cepat. Yang ditekankan justru bahwa tidak ada penundaan, dan bagi yang menunggu keadilan, itu bagian yang paling melegakan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-z-y, a-l-h, k-l-l, n-f-s, k-s-b, s-r-', h-s-b): yajziya diterjemahkan 'membalas' (akar j-z-y); kasabat diterjemahkan 'diusahakannya' (akar k-s-b); sarii'u l-hisaab diterjemahkan 'Maha Cepat perhitungan' (akar s-r-' + akar h-s-b). gloss '(Demikian itu)/(-Nya)' dibuang.