ذَرْهُمْ يَأْكُلُوا وَيَتَمَتَّعُوا وَيُلْهِهِمُ الْأَمَلُ ۖ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ
Biarkanlah mereka makan dan bersenang-senang, dan angan-angan melalaikan mereka, maka kelak mereka akan mengetahui.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- ذَرْهُمْdzarhumbiarkanlah mereka
- يَأْكُلُوا وَيَتَمَتَّعُواya'kuluu wa-yatamatta'uumakan dan bersenang-senang
- وَيُلْهِهِمُ الْأَمَلُwa-yulhihimu l-amaludan angan-angan melalaikan mereka
- فَسَوْفَ يَعْلَمُونَfa-sawfa ya'lamuunamaka kelak mereka akan mengetahui
Terjemahan per kata (7 kata)
- ذَرْهُمْdzarhumbiarkanlah mereka
- يَأْكُلُواya'kuluumereka makan
- وَيَتَمَتَّعُواwa-yatamatta'uudan mereka bersenang-senang
- وَيُلْهِهِمُwa-yulhihimudan melalaikan mereka
- الْأَمَلُl-amaluangan-angan
- فَسَوْفَfa-sawfamaka kelak
- يَعْلَمُونَya'lamuunamengetahui
Inti bacaan
Instruksi untuk 'membiarkan' mereka yang lalai dengan angan-angan kosong tanpa perlu intervensi paksa, mempercayakan pemahaman akan datang pada waktunya sendiri, bukan dipaksakan segera. Konkretnya: tidak setiap orang yang lalai perlu segera dikoreksi dengan paksaan, kadang membiarkan konsekuensi alami dari pilihan seseorang menjadi guru yang lebih efektif daripada terus-menerus memaksakan koreksi yang belum siap diterima.
Penjelasan pilihan kata
'Melalaikan' (yulhihimu): akar yang berbeda dari 'lalai' (ghaafil) yang sudah diteliti di kisah Yusuf; di sini menandai keterlenaan yang disebabkan oleh sesuatu yang menyita perhatian (angan-angan), bukan sekadar tidak memperhatikan.
Tafsiran
Ayat ini berisi perintah yang terdengar seperti pembiaran, namun sebenarnya adalah peringatan tersirat: kesenangan sesaat dan angan-angan kosong akan berakhir dengan pengetahuan yang menyakitkan tentang kesalahan mereka.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut tiga hal: makan, bersenang-senang, dan dilalaikan oleh angan-angan. Dua yang pertama tidak dipersoalkan di mana pun. Yang mengubah keduanya menjadi masalah kehadiran yang ketiga.
- Yang diperintahkan Allah di sini sebuah pembiaran, bukan sebuah tindakan. Ada saat ketika yang diminta justru berhenti. Menahan diri jauh lebih sulit dikerjakan daripada kedengarannya, terutama oleh orang yang merasa bertanggung jawab.
- Kalimatnya berhenti pada mereka akan mengetahui, tanpa menyebut apa yang akan diketahui. Isinya dibiarkan kosong. Sebuah kalimat yang tidak diselesaikan kadang lebih menggantung daripada ancaman yang dirinci.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; orang-kedua ayat ini murni 2MS/2FS, '-mu/engkau' terjemahan lain SAH. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).