وَمَا أَهْلَكْنَا مِنْ قَرْيَةٍ إِلَّا وَلَهَا كِتَابٌ مَعْلُومٌ
Dan Kami tidak membinasakan suatu negeri, kecuali baginya ada ketetapan yang diketahui.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَمَا أَهْلَكْنَا مِنْ قَرْيَةٍwa-maa ahlaknaa min qaryatindan Kami tidak membinasakan suatu negeri
- إِلَّا وَلَهَا كِتَابٌ مَعْلُومٌillaa wa-lahaa kitaabun ma'luumunkecuali baginya ada ketetapan yang diketahui
Terjemahan per kata (8 kata)
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- أَهْلَكْنَاahlaknaaKami binasakan
- مِنْmindari
- قَرْيَةٍqaryatinnegeri
- إِلَّاillaakecuali
- وَلَهَاwa-lahaadan baginya
- كِتَابٌkitaabunKitab
- مَعْلُومٌma'luumunyang diketahui
Inti bacaan
Prinsip ketentuan yang sudah ditetapkan sebelumnya ('ada ketentuan yang ditetapkan baginya') menegaskan lagi bahwa konsekuensi besar mengikuti pola yang tertata, bukan kejadian acak tanpa alasan.
Penjelasan pilihan kata
'Ketetapan yang diketahui' (kitaabun ma'luumun), di sini kitaab bukan merujuk pada Kitab suci, melainkan makna dasarnya yang lebih luas: sesuatu yang tertulis/ditetapkan, dalam hal ini waktu kebinasaan setiap negeri.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan bahwa kebinasaan bukan tindakan sewenang-wenang atau tiba-tiba tanpa dasar: setiap negeri punya waktu yang sudah ditetapkan, sebuah prinsip keteraturan di balik peristiwa yang tampak dari luar sebagai bencana mendadak.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut tak ada negeri yang dibinasakan kecuali baginya ada ketetapan yang diketahui. Ada jadwalnya. Yang tampak mendadak sudah tercatat sejak lama.
- Ketetapan itu Dia sebut diketahui. Bukan dirahasiakan. Yang tak diketahui manusia bukan berarti tak diketahui siapa pun.
- Ayat sebelumnya menyuruh membiarkan mereka makan dan bersenang-senang. Ini yang menyusul. Kelonggaran itu diberi keterangan: ia punya batas yang sudah ditulis.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).