مَا تَسْبِقُ مِنْ أُمَّةٍ أَجَلَهَا وَمَا يَسْتَأْخِرُونَ

Tidak ada suatu umat pun yang mendahului ajalnya, dan tidak pula menangguhkannya.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. مَا تَسْبِقُ مِنْ أُمَّةٍ أَجَلَهَاmaa tasbiqu min ummatin ajalahaatidak ada suatu umat pun yang mendahului ajalnya
  2. وَمَا يَسْتَأْخِرُونَwa-maa yasta'khiruunadan tidak pula menangguhkannya

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. مَاmaatidaklah
  2. تَسْبِقُtasbiqumendahului
  3. مِنْmindari
  4. أُمَّةٍummatinumat
  5. أَجَلَهَاajalahaaajalnya
  6. وَمَاwa-maadan tidaklah
  7. يَسْتَأْخِرُونَyasta'khiruunamereka mengundurkan

Inti bacaan

Waktu yang tetap dan tidak bisa dipercepat atau ditunda diulang kembali, prinsip yang konsisten muncul di berbagai konteks untuk menegaskan pentingnya menerima ritme waktu yang sudah ditetapkan.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini melanjutkan langsung prinsip dari ayat sebelumnya: waktu yang sudah ditetapkan (kitaabun ma'luumun) tidak bisa dimajukan atau ditunda oleh siapa pun, menegaskan kepastian penuh dari ketetapan itu.

Tafsiran

Ayat pendek ini menyimpulkan prinsip ketetapan waktu dengan tegas: tidak ada ruang negosiasi, baik untuk mempercepat maupun menunda nasib yang sudah ditentukan bagi setiap umat.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut dua arah sekaligus: tak bisa dipercepat, tak bisa ditunda. Dua-duanya. Ruang tawar-menawar ditutup dari kedua sisi.
  • Yang disebut umat, bukan orang. Satuannya kelompok. Bahkan bangsa yang besar punya waktunya sendiri.
  • Allah menaruhnya sesudah menyebut kitab yang sudah ditentukan. Sebagai penegasan. Yang tertulis diikuti keterangan bahwa ia tak bisa digeser.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar s-b-q, a-m-m, a-j-l, a-kh-r): tasbiqu diterjemahkan 'mendahului' (akar s-b-q); ajal diterjemahkan 'ajal'; yasta'khiruun diterjemahkan 'menangguhkan' (akar '-kh-r). gloss '(-nya)' dibuang.