إِلَّا مَنِ اسْتَرَقَ السَّمْعَ فَأَتْبَعَهُ شِهَابٌ مُبِينٌ

kecuali yang mencuri-curi pendengaran, maka dia dikejar oleh nyala api yang terang.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. إِلَّا مَنِ اسْتَرَقَ السَّمْعَillaa mani staraqa s-sam'akecuali yang mencuri-curi pendengaran
  2. فَأَتْبَعَهُ شِهَابٌ مُبِينٌfa-atba'ahu syihaabun mubiinunmaka dia dikejar oleh nyala api yang terang

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. إِلَّاillaakecuali
  2. مَنِmanisiapa yang
  3. اسْتَرَقَstaraqamencuri
  4. السَّمْعَs-sam'apendengaran
  5. فَأَتْبَعَهُfa-atba'ahumaka mengejarnya
  6. شِهَابٌsyihaabunnyala api
  7. مُبِينٌmubiinunyang nyata

Inti bacaan

Konsekuensi spesifik bagi upaya mencuri informasi secara tidak sah, pengejaran yang dijelaskan sebagai respons terhadap pelanggaran terhadap batas akses yang sah, sebuah metafora tentang integritas pengetahuan yang dijaga ketat.

Penjelasan pilihan kata

'Mencuri-curi pendengaran' (istaraqa s-sam'a): gambaran setan yang berusaha menguping percakapan di langit; 'nyala api yang terang' (shihaab mubiin), konsekuensi langsung dari usaha itu, sejalan dengan gambaran penjagaan langit yang aktif di ayat sebelumnya, bukan pasif.

Tafsiran

Ayat ini memberikan gambaran konkret bagaimana penjagaan langit (15:17) bekerja, bukan penjagaan pasif, melainkan respons aktif yang mengejar setiap upaya pelanggaran, sebuah citra yang memperkuat kesan bahwa ranah langit sepenuhnya di bawah kendali Allah.

Renungan dan Hikmah

  • Kata yang Allah pakai mencuri-curi, bukan mendengar. Perbuatannya sembunyi-sembunyi dan sepotong-sepotong. Keterangan yang diperoleh dengan cara begitu memang tidak pernah utuh.
  • Ayat ini kekecualian dari penjagaan yang disebut sebelumnya, tetapi yang dikecualikan pun dikejar nyala api. Celahnya ada, dan tidak menguntungkan. Sebagian pintu dibiarkan terbuka justru supaya terlihat ke mana ia bermuara.
  • Api yang mengejarnya Allah sebut terang. Ia kelihatan. Yang dilakukan dalam gelap berakhir dengan sesuatu yang justru menerangi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.