وَإِنَّا لَنَحْنُ نُحْيِي وَنُمِيتُ وَنَحْنُ الْوَارِثُونَ

Dan sesungguhnya Kamilah yang menghidupkan dan mematikan, dan Kamilah yang mewarisi.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَإِنَّا لَنَحْنُ نُحْيِي وَنُمِيتُwa-innaa la-nahnu nuhyii wa-numiitudan sesungguhnya Kamilah yang menghidupkan dan mematikan
  2. وَنَحْنُ الْوَارِثُونَwa-nahnu l-waaritsuunadan Kamilah yang mewarisi

Terjemahan per kata (6 kata)

  1. وَإِنَّاwa-innaadan sesungguhnya Kami
  2. لَنَحْنُla-nahnusungguh Kamilah
  3. نُحْيِيnuhyiiKami menghidupkan
  4. وَنُمِيتُwa-numiitudan Kami mematikan
  5. وَنَحْنُwa-nahnudan Kami
  6. الْوَارِثُونَl-waaritsuunapara pewaris

Inti bacaan

Kepemilikan dan pewarisan akhir ditegaskan: 'Kamilah yang mewarisi', segala yang dimiliki sementara oleh siapa pun pada akhirnya kembali, sebuah pengingat tentang sifat sementara dari kepemilikan duniawi.

Penjelasan pilihan kata

'Yang mewarisi' (waaritsuun): menegaskan bahwa pada akhirnya segala sesuatu kembali kepada Allah setelah kematian pemiliknya, melengkapi rangkaian kendali penuh atas hidup dan mati yang disebut sebelumnya dalam ayat ini.

Tafsiran

Ayat ini menutup rangkaian tanda ciptaan fisik (langit, bumi, air) dengan menegaskan kendali atas hidup, mati, dan kepemilikan akhir: menyiapkan transisi menuju argumen berikutnya tentang kebangkitan (15:24-25).

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut Dialah yang menghidupkan, mematikan, dan mewarisi. Tiga, dengan penegasan berulang. Awal, akhir, dan sesudah semuanya.
  • Yang ketiga Dia sebut mewarisi. Kata dari dunia harta. Yang tertinggal sesudah semua pemiliknya pergi kembali kepada Yang tak pernah pergi.
  • Allah menaruh ayat ini sesudah menyebut Dia menyediakan penghidupan bagi kalian dan yang bukan kalian beri rezeki. Berdampingan. Yang memberi bekal juga yang menerima kembali semuanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar h-y-y, m-w-t, w-r-ts): nuhyii/numiit diterjemahkan 'menghidupkan/mematikan' (akar h-y-y, akar m-w-t); waarithuun diterjemahkan 'yang mewarisi' (akar w-r-ts). gloss '(pulalah)' dibuang.