Ayat 15:24
وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنْكُمْ وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَأْخِرِينَ
Sungguh, Kami benar-benar mengetahui orang-orang yang terdahulu di antara kalian, dan Kami mengetahui pula orang-orang yang terkemudian.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنْكُمْwa-la-qad 'alimnaa l-mustaqdimiina minkumsungguh Kami benar-benar mengetahui orang-orang yang terdahulu di antara kalian
- وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَأْخِرِينَwa-la-qad 'alimnaa l-musta'khiriinadan Kami mengetahui pula orang-orang yang terkemudian
Terjemahan per kata (7 kata)
- وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
- عَلِمْنَا'alimnaaKami mengetahui
- الْمُسْتَقْدِمِينَl-mustaqdimiinaorang-orang yang terdahulu
- مِنْكُمْminkumdari kalian
- وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
- عَلِمْنَا'alimnaaKami mengetahui
- الْمُسْتَأْخِرِينَl-musta'khiriinaorang-orang yang datang kemudian
Inti bacaan
Cakupan pengetahuan yang menyeluruh lintas generasi ('orang-orang yang terdahulu. dan orang-orang yang terkemudian'), kesadaran menyeluruh yang tidak terbatas pada satu momen waktu saja.
Penjelasan pilihan kata
'Mengetahui' (alimnaa): akar -l-m dalam bentuk verba, mengikuti terjemahan seragam yang sudah ditetapkan (band. 12:96, 13:9).
Tafsiran
Ayat ini menegaskan pengetahuan Allah yang mencakup seluruh generasi manusia, tanpa batas waktu: mempersiapkan argumen tentang kebangkitan yang akan ditegaskan di ayat berikutnya.
Renungan dan Hikmah
- Dua ujung waktu disebut sekaligus. Yang terdahulu dan yang terkemudian. Allah menaruh keduanya dalam satu kalimat.
- Yang diketahui bukan peristiwanya, melainkan orangnya. Bukan daftar kejadian. Daftar manusia.
- Ayat ini menyiapkan argumen berikutnya. Allah menyebut pengetahuan-Nya lebih dahulu. Kebangkitan disebut sesudahnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: murni-2MP). Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).
Ayat 15:25
وَإِنَّ رَبَّكَ هُوَ يَحْشُرُهُمْ ۚ إِنَّهُ حَكِيمٌ عَلِيمٌ
Sesungguhnya hanya Tuhanmulah yang akan mengumpulkan mereka. Sesungguhnya Dia penuh hikmah lagi berilmu.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَإِنَّ رَبَّكَ هُوَ يَحْشُرُهُمْwa-inna rabbaka huwa yahsyuruhumsesungguhnya Tuhanmulah yang akan mengumpulkan mereka
- إِنَّهُ حَكِيمٌ عَلِيمٌinnahu hakiimun 'aliimunsesungguhnya Dia penuh hikmah lagi berilmu
Terjemahan per kata (7 kata)
- وَإِنَّwa-innadan sungguh
- رَبَّكَrabbakaTuhanmu
- هُوَhuwaDia
- يَحْشُرُهُمْyahsyuruhummengumpulkan mereka
- إِنَّهُinnahusesungguhnya Dia
- حَكِيمٌhakiimunbijaksana
- عَلِيمٌ'aliimunberilmu
Inti bacaan
Pengumpulan akhir dijelaskan sebagai wewenang yang tidak dibagi, memberi kejelasan tentang otoritas tunggal yang menangani proses pertanggungjawaban akhir.
Penjelasan pilihan kata
'Penuh hikmah' (hakiim) dan 'berilmu' (aliim): dua gelar yang sudah mapan dari 12:6 (dengan urutan terbalik di sana, 'berilmu lagi penuh hikmah'), perbedaan urutan mengikuti urutan asli tiap ayat dalam bahasa Arabnya, bukan pilihan bebas.
Tafsiran
Ayat ini menutup argumen kebangkitan dengan menyebut dua gelar yang menegaskan bahwa pengumpulan kembali manusia bukan tindakan sewenang, melainkan berdasar hikmah dan pengetahuan penuh: jawaban langsung atas pengetahuan tentang generasi terdahulu dan terkemudian di ayat sebelumnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut hanya Tuhanmu yang akan mengumpulkan mereka. Kata hanya dipakai. Tugas itu tak dibagikan kepada siapa pun, termasuk kepada yang sedang diajak bicara.
- Dua sifat yang Dia sebut: penuh hikmah dan berilmu. Pertimbangan dan pengetahuan. Pengumpulan yang menakutkan itu dijalankan oleh Yang menimbang, bukan yang tergesa.
- Ayat-ayat sebelumnya merekam orang yang ingin segera melihat akibat. Ini jawabannya. Waktu pengumpulan bukan urusan yang bisa didesak oleh yang menunggunya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: sebutan 'Maha Bijaksana' diterjemahkan 'penuh hikmah' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU terjemahan: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. hukm = pemakaian diteruskan terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:57≡12:40≡12:67 tiga terjemahan).