وَإِنَّ رَبَّكَ هُوَ يَحْشُرُهُمْ ۚ إِنَّهُ حَكِيمٌ عَلِيمٌ

Sesungguhnya hanya Tuhanmulah yang akan mengumpulkan mereka. Sesungguhnya Dia penuh hikmah lagi berilmu.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَإِنَّ رَبَّكَ هُوَ يَحْشُرُهُمْwa-inna rabbaka huwa yahsyuruhumsesungguhnya Tuhanmulah yang akan mengumpulkan mereka
  2. إِنَّهُ حَكِيمٌ عَلِيمٌinnahu hakiimun 'aliimunsesungguhnya Dia penuh hikmah lagi berilmu

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. وَإِنَّwa-innadan sungguh
  2. رَبَّكَrabbakaTuhanmu
  3. هُوَhuwaDia
  4. يَحْشُرُهُمْyahsyuruhummengumpulkan mereka
  5. إِنَّهُinnahusesungguhnya Dia
  6. حَكِيمٌhakiimunbijaksana
  7. عَلِيمٌ'aliimunberilmu

Inti bacaan

Pengumpulan akhir dijelaskan sebagai wewenang yang tidak dibagi, memberi kejelasan tentang otoritas tunggal yang menangani proses pertanggungjawaban akhir.

Penjelasan pilihan kata

'Penuh hikmah' (hakiim) dan 'berilmu' (aliim): dua gelar yang sudah mapan dari 12:6 (dengan urutan terbalik di sana, 'berilmu lagi penuh hikmah'), perbedaan urutan mengikuti urutan asli tiap ayat dalam bahasa Arabnya, bukan pilihan bebas.

Tafsiran

Ayat ini menutup argumen kebangkitan dengan menyebut dua gelar yang menegaskan bahwa pengumpulan kembali manusia bukan tindakan sewenang, melainkan berdasar hikmah dan pengetahuan penuh: jawaban langsung atas pengetahuan tentang generasi terdahulu dan terkemudian di ayat sebelumnya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut hanya Tuhanmu yang akan mengumpulkan mereka. Kata hanya dipakai. Tugas itu tak dibagikan kepada siapa pun, termasuk kepada yang sedang diajak bicara.
  • Dua sifat yang Dia sebut: penuh hikmah dan berilmu. Pertimbangan dan pengetahuan. Pengumpulan yang menakutkan itu dijalankan oleh Yang menimbang, bukan yang tergesa.
  • Ayat-ayat sebelumnya merekam orang yang ingin segera melihat akibat. Ini jawabannya. Waktu pengumpulan bukan urusan yang bisa didesak oleh yang menunggunya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: sebutan 'Maha Bijaksana' diterjemahkan 'penuh hikmah' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU terjemahan: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. hukm = pemakaian diteruskan terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:5712:4012:67 tiga terjemahan).