وَالْجَانَّ خَلَقْنَاهُ مِنْ قَبْلُ مِنْ نَارِ السَّمُومِ

Dan jin, Kami telah menciptakannya sebelumnya dari api yang sangat panas.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَالْجَانَّ خَلَقْنَاهُ مِنْ قَبْلُwa-l-jaanna khalaqnaahu min qabludan jin, Kami telah menciptakannya sebelumnya
  2. مِنْ نَارِ السَّمُومِmin naari s-samuumidari api yang sangat panas

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. وَالْجَانَّwa-l-jaannadan jin
  2. خَلَقْنَاهُkhalaqnaahuKami menciptakannya
  3. مِنْmindari
  4. قَبْلُqablusebelumnya
  5. مِنْmindari
  6. نَارِnaariapi
  7. السَّمُومِs-samuumiangin panas

Inti bacaan

Penciptaan jin dari api yang sangat panas dicatat sebagai fakta terpisah, asal-usul yang berbeda untuk jenis makhluk yang berbeda, disampaikan secara deskriptif tanpa elaborasi filosofis lebih lanjut.

Penjelasan pilihan kata

'Jin' (jaann) di sini merujuk pada bangsa jin secara umum, diciptakan dari api: disebut secara singkat sebagai latar sebelum narasi penciptaan Adam dan penolakan Iblis (yang termasuk golongan jin, sebagaimana ditegaskan di 18:50) dilanjutkan.

Tafsiran

Ayat ini menyisipkan catatan kronologis singkat (jin diciptakan lebih dahulu dari api), sebagai latar penting sebelum kisah penciptaan Adam dan penolakan Iblis, karena asal-usul yang berbeda ini (tanah vs api) menjadi inti argumen keangkuhan Iblis nanti.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut jin diciptakan sebelum manusia. Urutannya disebutkan. Yang lebih dahulu ada bukan berarti lebih tinggi kedudukannya, dan itu terbukti pada ayat-ayat sesudahnya.
  • Bahan yang Allah sebut api yang sangat panas. Disandingkan dengan tanah liat kering pada ayat sebelumnya. Dua bahan yang berlawanan disebut berdekatan, dan perbandingan itu kemudian dipakai untuk menolak sujud.
  • Allah menyebutkan bahan keduanya sebelum kisah penolakan sujud. Pembacanya sudah tahu. Alasan yang nanti dipakai Iblis sudah dibeberkan lebih dahulu, dan itu membuatnya bisa ditimbang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-n-n, kh-l-q, q-b-l, n-w-r, s-m-m): jaann diterjemahkan 'jin'; khalaqnaahu diterjemahkan 'menciptakannya' (akar kh-l-q); naar as-samuum diterjemahkan 'api yang sangat panas'. Selaras.