قَالَ لَمْ أَكُنْ لِأَسْجُدَ لِبَشَرٍ خَلَقْتَهُ مِنْ صَلْصَالٍ مِنْ حَمَإٍ مَسْنُونٍ
Ia berkata, “Aku tidak akan bersujud kepada manusia yang Engkau ciptakan dari tanah liat kering, dari lumpur hitam yang dibentuk.”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- قَالَ لَمْ أَكُنْ لِأَسْجُدَqaala lam akun li-asjudaia berkata, aku tidak akan bersujud
- لِبَشَرٍ خَلَقْتَهُli-basyarin khalaqtahukepada manusia yang Engkau ciptakan
- مِنْ صَلْصَالٍ مِنْ حَمَإٍ مَسْنُونٍmin shalshaalin min hama'in masnuunindari tanah liat kering, dari lumpur hitam yang dibentuk
Terjemahan per kata (11 kata)
- قَالَqaalaberkata
- لَمْlamtidak
- أَكُنْakunaku adalah
- لِأَسْجُدَli-asjudauntuk bersujud
- لِبَشَرٍli-basyarinbagi manusia
- خَلَقْتَهُkhalaqtahuEngkau menciptakannya
- مِنْmindari
- صَلْصَالٍshalshaalintanah liat kering
- مِنْmindari
- حَمَإٍhama'inlumpur hitam
- مَسْنُونٍmasnuuninyang dibentuk
Inti bacaan
Iblis mengulang alasan superioritas material yang sama, pola pembenaran diri yang sudah dikenal, tidak berubah meski diberi kesempatan menjelaskan.
Penjelasan pilihan kata
Iblis mengulang persis deskripsi material penciptaan Adam (sama dengan 15:26 dan 15:28) sebagai dasar keberatannya: pengulangan ini menegaskan bahwa penolakannya didasarkan tepat pada asal-usul material itu, sebagaimana dijelaskan lebih eksplisit di ayat lain (perbandingan tanah vs api).
Tafsiran
Jawaban Iblis di sini masih berupa pernyataan penolakan tanpa alasan eksplisit: alasan sesungguhnya (kebanggaan atas asal dari api dibanding tanah) baru akan diungkapkan di surah lain, namun pengulangan deskripsi material penciptaan Adam di sini sudah cukup mengisyaratkan bahwa keberatannya berpusat pada soal asal-usul, bukan soal lain.
Renungan dan Hikmah
- Alasan penolakan Iblis berpusat pada perbandingan asal-usul material, sebuah bentuk keangkuhan berbasis asal, bukan berbasis substansi atau nilai. Pola ini relevan sebagai peringatan terhadap sikap yang menilai seseorang dari asal-usulnya, bukan dari kelayakan atau perintah yang berlaku bagi semua.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, k-w-n, s-j-d, b-sh-r, kh-l-q, s-l-s-l, h-m-a, s-n-n): asjuda diterjemahkan 'bersujud' (akar s-j-d SJD); bashar diterjemahkan 'manusia'; khalaqtahu diterjemahkan 'Engkau menciptakannya' (akar kh-l-q). Selaras.